Baru ditempati, Kondisi Bangunan Sekolah Rp1,7 Miliar Memprihatinkan

Kondisi bangunan SDN 21 Penukal Kabupaten PALI, yang mengalami kerusakan.
11 September 2019 Comments | Headline, PENDIDIKAN, PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR | Oleh Redaksi KABARPALI


Penukal [kabarpali.com] – Serapan anggaran yang besar, ternyata tak selalu bisa menjadi jaminan sebuah pembangunan akan relatif berkualitas. Demikianlah halnya, yang terjadi pada bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan.

Bangunan gedung yang menggunakan anggaran dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia 2018 senilai Rp1,7 Miliar itu, rampung dikerjakan pada sekitar delapan bulan lalu. Ditempati mulai tahun ajaran baru, Juli 2019, kini dibeberapa bagian gedung sudah nampak kerusakan yang terbilang parah, dan berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.

Dari kunjungan media ini ke sekolah yang terletak di Desa Babat Kecamatan Penukal itu, Sabtu (7/9/2019), nampak keramik lantai teras sudah miring, karena timbunan pondasi mulai amblas. Bahkan di beberapa bagian keramik sudah banyak yang pecah.   

Diungkapkan Kepala SDN 21 Penukal, Dedi Hendri SPd, belum lama ini seorang siswanya mengalami kecelakaan karena terpeleset di keramik pecah tersebut, dan menderita luka-luka di bagian wajah. Ia pun merasa prihatin atas rusaknya bangunan yang baru ditempati itu.

“Bangunan ini baru ditempati sekitar dua bulan lalu. Yakni memasuki tahun ajaran baru 2019/2020. Sebelumnya kami numpang di SDN 4 Penukal, dan masih bernama SDN 15 Penukal. Sekarang kami sudah pindah semua ke SDN 21 ini. Karena SDN 15 tidak punya gedung,” tuturnya, di kantor SDN 21 Penukal.

Namun begitu, tambah Dedi, meski menempati gedung yang baru selesai, ternyata di beberapa bagian sudah nampak rusak. Hal itu dikhawatirkan bisa semakin parah dan menghambat kegiatan belajar mengajar di sana.

“Kalian bisa lihat sendiri. Keramiknya sudah banyak yang pecah dan amblas. Pondasi juga mulai nampak menggantung. Lampu di teras sejumlah 11 titik juga tak ada. Hal ini membuat kami was-was bisa mengancam keselamatan. Oleh karenanya kami mohon pada Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, kiranya bisa menginstruksikan kepada Panitia Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) ini agar bisa memperbaiki kembali,” harap Dedi.

Sebab, lanjut Dedi, kerusakan tersebut bukan terjadi setelah kepindahan mereka. Melainkan telah ada sebelum mereka menempati gedung sekolah itu.

Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten PALI, Kamriadi SPd MSi, mengatakan bahwa bangunan itu dikerjakan pada tahun anggaran 2018, artinya sudah hampir 9 bulan yang lalu. Sehingga wajar jika sudah ada kerusakan.

“Kami akan segera memberitahu kepala sekolahnya. Karena intinya harus di rawat. Sebab Pembangunannya di tahun 2018. Artinya sudah hampir 9 bulan,” singkatnya, melalui pesan WhatsApp, Senin (9/9/2019).

Sedangkan Ketua Panitia Pembangunan USB SDN 21 Penukal, Marsudi SPd, hingga berita ini ditayangkan belum berkenan merespon konfirmasi via telepon maupun pesan singkat dari media ini.[red]

BERITA LAINNYA

12144 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

12036 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

9532 KaliJajaran Polda Tembak Mati Bandar Besar Sabu di PALI

PALI [kabarpali.com] - Seorang bandar narkoba kelas kakap di Kabupaten PALI [...]

06 September 2018

8786 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018

8211 KaliTerima Fee Proyek, Bupati Muara Enim Ahmad Yani Resmi Pakai Rompi Oranye

BUPATI Muara Enim, Ahmad Yani resmi ditahan KPK. Yani ditahan setelah diperiksa [...]

04 September 2019

Penukal [kabarpali.com] – Serapan anggaran yang besar, ternyata tak selalu bisa menjadi jaminan sebuah pembangunan akan relatif berkualitas. Demikianlah halnya, yang terjadi pada bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan.

Bangunan gedung yang menggunakan anggaran dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia 2018 senilai Rp1,7 Miliar itu, rampung dikerjakan pada sekitar delapan bulan lalu. Ditempati mulai tahun ajaran baru, Juli 2019, kini dibeberapa bagian gedung sudah nampak kerusakan yang terbilang parah, dan berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.

Dari kunjungan media ini ke sekolah yang terletak di Desa Babat Kecamatan Penukal itu, Sabtu (7/9/2019), nampak keramik lantai teras sudah miring, karena timbunan pondasi mulai amblas. Bahkan di beberapa bagian keramik sudah banyak yang pecah.   

Diungkapkan Kepala SDN 21 Penukal, Dedi Hendri SPd, belum lama ini seorang siswanya mengalami kecelakaan karena terpeleset di keramik pecah tersebut, dan menderita luka-luka di bagian wajah. Ia pun merasa prihatin atas rusaknya bangunan yang baru ditempati itu.

“Bangunan ini baru ditempati sekitar dua bulan lalu. Yakni memasuki tahun ajaran baru 2019/2020. Sebelumnya kami numpang di SDN 4 Penukal, dan masih bernama SDN 15 Penukal. Sekarang kami sudah pindah semua ke SDN 21 ini. Karena SDN 15 tidak punya gedung,” tuturnya, di kantor SDN 21 Penukal.

Namun begitu, tambah Dedi, meski menempati gedung yang baru selesai, ternyata di beberapa bagian sudah nampak rusak. Hal itu dikhawatirkan bisa semakin parah dan menghambat kegiatan belajar mengajar di sana.

“Kalian bisa lihat sendiri. Keramiknya sudah banyak yang pecah dan amblas. Pondasi juga mulai nampak menggantung. Lampu di teras sejumlah 11 titik juga tak ada. Hal ini membuat kami was-was bisa mengancam keselamatan. Oleh karenanya kami mohon pada Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, kiranya bisa menginstruksikan kepada Panitia Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) ini agar bisa memperbaiki kembali,” harap Dedi.

Sebab, lanjut Dedi, kerusakan tersebut bukan terjadi setelah kepindahan mereka. Melainkan telah ada sebelum mereka menempati gedung sekolah itu.

Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten PALI, Kamriadi SPd MSi, mengatakan bahwa bangunan itu dikerjakan pada tahun anggaran 2018, artinya sudah hampir 9 bulan yang lalu. Sehingga wajar jika sudah ada kerusakan.

“Kami akan segera memberitahu kepala sekolahnya. Karena intinya harus di rawat. Sebab Pembangunannya di tahun 2018. Artinya sudah hampir 9 bulan,” singkatnya, melalui pesan WhatsApp, Senin (9/9/2019).

Sedangkan Ketua Panitia Pembangunan USB SDN 21 Penukal, Marsudi SPd, hingga berita ini ditayangkan belum berkenan merespon konfirmasi via telepon maupun pesan singkat dari media ini.[red]

BERITA TERKAIT

Tak Ikut Demo, Mahasiswa Serasan PALI Bantu Korban Puting Beliung Saja

29 September 2019 1567

PALI [kabarpali.com] - Disaat banyak mahasiswa di kota-kota besar [...]

Dinyatakan Kompeten, LSP P-1 SMKN I Penukal Serahkan 198 Sertifikasi Peserta Didik

25 September 2019 931

Penukal [kabarpali.com] – Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama [...]

DPRD PALI Sisakan 9 Raperda Sebagai ‘PR’ Dewan yang Baru

22 September 2019 281

PALI [kabarpali.com] – Sebanyak 31 Peraturan Daerah (Perda) diakui Dewan [...]