Pria Bacok Istri dan Anak di Simpang Raja, Ternyata Sudah 3 Kali dipenjara Kasus yang Sama

Oleh Redaksi KABARPALI | 30 Agustus 2018
Kedua korban saat di Rumah Sakit.


Talang Ubi [kabarpali.com] - Penyakit psikologi yang dialami oleh Irawan bin Cik Edi (38), nampaknya memang sudah parah. Pria yang membacok anak tiri dan istrinya, Rabu (29/08/2018) di Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi, ternyata sudah kali ketiga ini menginap di penjara akibat kasus yang sama. 

Kemarin, Irawan (38) warga Simpang Raja RT 20 RW 5, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diamankan petugas setelah tega membacok secara membabi buta istrinya sendiri bernama Kanik (39), dan anak tirinya DS, yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dari informasi yang didapat, peristiwa mengerikan tersebut berawal ketika korban (Kanik) mau mengantar anaknya sekolah dengan mengendarai sepeda motor. Waktu korban sedang mengeluarkan motor, pelaku tiba tiba marah serta melarang korban mengantar mengantar anak tirinya ke sekolah, Rabu (29/08/2018), sekira pukul 06.30 WIB di kediaman mereka.

Maka terjadilah cekcok mulut antar suami istri ini. Rupanya pelaku yang tersulut emosi masuk ke dalam rumah dan mengambil senjata tajam jenis parang, lalu mengayunkan parang tersebut ke tubuh istrinya. 

Anak tiri pelaku yang menyaksikan langsung ibunya dibacok, spontan mencoba melerai keduanya. Namun, ia justru terkena sambaran parang ayah tirinya juga.

Atas kejadian ini istri pelaku mengalami lima luka bacok, tiga luka di bagian kepala, satu luka di bagian dahi, dan satu luka di bagian tangan sebelah kanan sedangkan anak tiri pelaku  mengalami satu luka bacokan di bagian tangan sebelah kiri.

Tetangga korban yang melihat kejadian tersebut pun langsung membawa korban dan anaknya ke RSUD Talang Ubi serta melaporkan ke Polsek Talang Ubi. 

Atas laporan tersebut Plh Kapolsek Talang Ubi, Iptu Roni Hermawan didampingi Katim Elang ; Aipda Hairil Rozi segera menuju ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mencoba melarikan diri.

”Saat ini para Korban yang mengalami luka bacok sedang mendapatkan perawatan di RSUD Talang Ubi, sedangkan pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Talang Ubi,”  tutup Kapolsek.

Terpisah, beberapa warga yang mengaku kenal dengan pelaku menuturkan bahwa pelaku memang sudah tiga kali ini melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap istrinya yang berbeda. 

"Pelaku pernah dipenjara akibat menganiaya istrinya yang pertama dulu, orang Jambi. Kemudian istri kedua orang Cinta Kasih,  juga dianiaya pelaku, sehingga ia kembali menghuni sel tahanan. Nah, ini juga mengalami hal yang sama, pada istrinya ketiga," terang salah seorang tetangga pelaku.[red]

BERITA LAINNYA

54512 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

22731 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20211 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19795 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

19031 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

Talang Ubi [kabarpali.com] - Penyakit psikologi yang dialami oleh Irawan bin Cik Edi (38), nampaknya memang sudah parah. Pria yang membacok anak tiri dan istrinya, Rabu (29/08/2018) di Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi, ternyata sudah kali ketiga ini menginap di penjara akibat kasus yang sama. 

Kemarin, Irawan (38) warga Simpang Raja RT 20 RW 5, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diamankan petugas setelah tega membacok secara membabi buta istrinya sendiri bernama Kanik (39), dan anak tirinya DS, yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dari informasi yang didapat, peristiwa mengerikan tersebut berawal ketika korban (Kanik) mau mengantar anaknya sekolah dengan mengendarai sepeda motor. Waktu korban sedang mengeluarkan motor, pelaku tiba tiba marah serta melarang korban mengantar mengantar anak tirinya ke sekolah, Rabu (29/08/2018), sekira pukul 06.30 WIB di kediaman mereka.

Maka terjadilah cekcok mulut antar suami istri ini. Rupanya pelaku yang tersulut emosi masuk ke dalam rumah dan mengambil senjata tajam jenis parang, lalu mengayunkan parang tersebut ke tubuh istrinya. 

Anak tiri pelaku yang menyaksikan langsung ibunya dibacok, spontan mencoba melerai keduanya. Namun, ia justru terkena sambaran parang ayah tirinya juga.

Atas kejadian ini istri pelaku mengalami lima luka bacok, tiga luka di bagian kepala, satu luka di bagian dahi, dan satu luka di bagian tangan sebelah kanan sedangkan anak tiri pelaku  mengalami satu luka bacokan di bagian tangan sebelah kiri.

Tetangga korban yang melihat kejadian tersebut pun langsung membawa korban dan anaknya ke RSUD Talang Ubi serta melaporkan ke Polsek Talang Ubi. 

Atas laporan tersebut Plh Kapolsek Talang Ubi, Iptu Roni Hermawan didampingi Katim Elang ; Aipda Hairil Rozi segera menuju ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mencoba melarikan diri.

”Saat ini para Korban yang mengalami luka bacok sedang mendapatkan perawatan di RSUD Talang Ubi, sedangkan pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Talang Ubi,”  tutup Kapolsek.

Terpisah, beberapa warga yang mengaku kenal dengan pelaku menuturkan bahwa pelaku memang sudah tiga kali ini melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap istrinya yang berbeda. 

"Pelaku pernah dipenjara akibat menganiaya istrinya yang pertama dulu, orang Jambi. Kemudian istri kedua orang Cinta Kasih,  juga dianiaya pelaku, sehingga ia kembali menghuni sel tahanan. Nah, ini juga mengalami hal yang sama, pada istrinya ketiga," terang salah seorang tetangga pelaku.[red]

BERITA TERKAIT

Korupsi KUR, Begini Motif yang dilakukan Mantan Kepala Bank di PALI

22 Mei 2024 1050

PALI [kabarpali.com] - Seorang mantan Kepala Bank milik pemerintah di Unit [...]

Mantan Kepala Bank di Betung Abab Jadi Tersangka Korupsi KUR

21 Mei 2024 2613

PALI [kabarpali.com] – Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab [...]

Berbagai Pihak Desak Polri Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Robi di PALI

21 Mei 2024 2935

PALI [kabarpali.com] – Kematian tragis Robi Oktavian (21), warga Desa [...]

close button