Persoalan Sinyal, 'Sirekap' Lambat Input Data

Oleh Redaksi KABARPALI | 13 Desember 2020
Ilustrasi/net


PALI [kabarpali.com] - Perekapan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 2020, melalui aplikasi online Komisi Pemilihan Umum (KPU) 'Sirekap' berjalan sangat lambat. Penyebabnya, ditenggarai akibat persoalan sinyal.
 
 
Pasca pelaksanaan pemungutan suara Pilkada, 9 Desember lalu, masyarakat di Bumi Serepat Serasan masih penasaran terhadap hasil penghitungan suara para Paslon. Sehingga masih rancu siapa sebenarnya yang meraih suara terbanyak.
 
Sedangkan, berdasarkan penghitungan suara oleh Tim Pemenangan Paslon, masing-masing mengklaim telah menjadi pemenang Pilkada PALI. 
 
Aplikasi Sirekap yang digadang-gadang akan mempercepat penghitungan suara berdasar fom C1 dari masing-masing TPS, hingga kini belum selesai 100% menginput datanya.
 
Terbukti Minggu (13/12/2020), empat hari sejak pelaksanaan pemungutan suara, Sirekap baru menayangkan hasil hitung suara 73,53% yakni data 300 TPS dari 408 TPS, dengan hasil Paslon Nomor 1 Devi Harianto - Darmadi Suhaimi (DHDS) mendapat 50,2 % dan Paslon Nomor 2 Heri Amalindo - Soemarjono (HERO) memperoleh 49,8%.
 
Menurut Sunario SE, Ketua KPU PALI, lambatnya rekapitulasi melalui aplikasi Sirekap tersebut, akibat persoalan sinyal di PALI yang tidak stabil. Bahkan ada sekitar 40% wilayah terkategori blankspot atau tak ada sinyal seluler sama sekali.
 
"Akibatnya petugas di TPS kesulitan untuk mengirim data hasil penghitungan. Namun demikian, tahapan rekapitulasi penghitungan suara melalui rapat pleno terbuka di tingkat Kecamatan dan Kabupaten tetap berjalan sesuai jadwal," terangnya, Minggu (13/12/2020).
 
Oleh karena itu, Sunario menghimbau masyarakat PALI agar bersabar, dan menunggu hasil pleno KPU sesuai tahapan resmi. Agar tidak ada informasi yang menyesatkan.
 
Ditambahkannya, KPU PALI melaksanakan rapat pleno terbuka untuk rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI secara berjenjang. Mulai tingkat PPK sampai ke KPU Kabupaten PALI.
 
"Untuk tingkat PPK dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2020, dan tingkat Kabupaten akan dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2020," imbuhnya.[red]
 

BERITA LAINNYA

101444 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

77834 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

38693 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

24992 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

22959 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Perekapan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 2020, melalui aplikasi online Komisi Pemilihan Umum (KPU) 'Sirekap' berjalan sangat lambat. Penyebabnya, ditenggarai akibat persoalan sinyal.
 
 
Pasca pelaksanaan pemungutan suara Pilkada, 9 Desember lalu, masyarakat di Bumi Serepat Serasan masih penasaran terhadap hasil penghitungan suara para Paslon. Sehingga masih rancu siapa sebenarnya yang meraih suara terbanyak.
 
Sedangkan, berdasarkan penghitungan suara oleh Tim Pemenangan Paslon, masing-masing mengklaim telah menjadi pemenang Pilkada PALI. 
 
Aplikasi Sirekap yang digadang-gadang akan mempercepat penghitungan suara berdasar fom C1 dari masing-masing TPS, hingga kini belum selesai 100% menginput datanya.
 
Terbukti Minggu (13/12/2020), empat hari sejak pelaksanaan pemungutan suara, Sirekap baru menayangkan hasil hitung suara 73,53% yakni data 300 TPS dari 408 TPS, dengan hasil Paslon Nomor 1 Devi Harianto - Darmadi Suhaimi (DHDS) mendapat 50,2 % dan Paslon Nomor 2 Heri Amalindo - Soemarjono (HERO) memperoleh 49,8%.
 
Menurut Sunario SE, Ketua KPU PALI, lambatnya rekapitulasi melalui aplikasi Sirekap tersebut, akibat persoalan sinyal di PALI yang tidak stabil. Bahkan ada sekitar 40% wilayah terkategori blankspot atau tak ada sinyal seluler sama sekali.
 
"Akibatnya petugas di TPS kesulitan untuk mengirim data hasil penghitungan. Namun demikian, tahapan rekapitulasi penghitungan suara melalui rapat pleno terbuka di tingkat Kecamatan dan Kabupaten tetap berjalan sesuai jadwal," terangnya, Minggu (13/12/2020).
 
Oleh karena itu, Sunario menghimbau masyarakat PALI agar bersabar, dan menunggu hasil pleno KPU sesuai tahapan resmi. Agar tidak ada informasi yang menyesatkan.
 
Ditambahkannya, KPU PALI melaksanakan rapat pleno terbuka untuk rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI secara berjenjang. Mulai tingkat PPK sampai ke KPU Kabupaten PALI.
 
"Untuk tingkat PPK dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2020, dan tingkat Kabupaten akan dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2020," imbuhnya.[red]
 

BERITA TERKAIT

Prabowo Usulkan Kepala Daerah Tak Usah dipilih Langsung Rakyat, Cukup diwakili DPRD Saja

06 Januari 2026 245

Jakarta [kabarpali.com] — Presiden Prabowo Subianto mengemukakan wacana [...]

Rapat Paripurna DPRD PALI: Wabup Iwan Tuaji Jawab Pandangan Fraksi Terkait Raperda APBD 2026

05 November 2025 400

PALI [kabarpali.com] — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

DPRD PALI Bahas Raperda APBD 2026, Sejumlah Fraksi Tekankan Kemandirian Fiskal

03 November 2025 444

PALI [kabarpali.com] — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten [...]

close button