Dua Pemuda Pelaku Pembegal Guru di Kabupaten PALI Diringkus

Oleh Redaksi KABARPALI | 16 Mei 2018
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Penukal Abab.


Penukal [kabarpali.com] - Polsek Penukal Abab berhasil meringkus dua pemuda yang melakukan begal guru di wilayah Penukal Abab, beberapa waktu lalu.

Kedua pemuda yakni DA (21), warga Dusun III, Desa Sungai Langan, Kecamatan Penukal dan AS (19), warga Dusun II Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Informasi yang dihimpun wartawan, penangkapan terhadap keduanya berlangsung Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 08.00, setelah petugas mendapatkan informasi bahwa keduanya baru saja bangun tidur di salah satu pondok keluarganya di Talang Kukui, Desa Sungai Langan, Kecamatan Penukal tempat persembunyiannya usai melakukan pembegalan.

Dari lokasi penggerebekan, petugas berhasil menemukan barang bukti senjata api rakitan (senpira) yang selalu digunakannya dalam menjalankan aksi begal berbentuk pistol patahan beserta satu amunisi dan kecepek yang ditemukan tak jauh dari tubuhnya.

Selain itu, juga uang tunai sebanyak Rp60 ribu sisa hasil jualan sepeda motor yang dibegalnya.

Keduanya langsung digiring ke Polsek Penukal Abab, mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari pengakuan pelaku Denis Andespa mengakui, bahwa aksinya tersebut dilakukan dengan cara membuntuti sepeda motor korban melihat kondisi jalan sepi langsung menyelip pelaku dan mencegat motornya.

"Kondisi jalan sepi, lalu kami menyalipnya dan memaksa merempas motor korban sambil menodongkan senjata," aku Denis, Kamis (17/5/2018).

Sementara itu, Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS, mengatakan bahwa kedua pelaku begal ini cukup meresahkan masyarakat pengguna sepeda motor, karena setiap kali menjalankan aksinya selalu menggunakan Senpira, dan tidak segan melukai korban apa bila melawan.

"Pelaku begal terhadap korban Ernawati ini ada tiga orang. Yang beraksi ketika korban sedang melintas di jalan Talang Nangka, Desa Mangku Negara. Namun yang telah kita tangkap baru dua. Satu pelaku lagi berinisial Cb (Dpo) sedang dilakukan pengejaran oleh anggota kita. Karena keberadaanya sudah kita ketahui," kata Iptu Acep.

Dikatakan mantan Kapolsek Penukal Utara itu, kedua pelaku dijerat pasal 365 tindak pencurian disertai kekerasan dan undang-undang darurat atas kepemilikan senjata api rakitan. [red]

BERITA LAINNYA

54514 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

22734 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20211 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19795 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

19031 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

Penukal [kabarpali.com] - Polsek Penukal Abab berhasil meringkus dua pemuda yang melakukan begal guru di wilayah Penukal Abab, beberapa waktu lalu.

Kedua pemuda yakni DA (21), warga Dusun III, Desa Sungai Langan, Kecamatan Penukal dan AS (19), warga Dusun II Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Informasi yang dihimpun wartawan, penangkapan terhadap keduanya berlangsung Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 08.00, setelah petugas mendapatkan informasi bahwa keduanya baru saja bangun tidur di salah satu pondok keluarganya di Talang Kukui, Desa Sungai Langan, Kecamatan Penukal tempat persembunyiannya usai melakukan pembegalan.

Dari lokasi penggerebekan, petugas berhasil menemukan barang bukti senjata api rakitan (senpira) yang selalu digunakannya dalam menjalankan aksi begal berbentuk pistol patahan beserta satu amunisi dan kecepek yang ditemukan tak jauh dari tubuhnya.

Selain itu, juga uang tunai sebanyak Rp60 ribu sisa hasil jualan sepeda motor yang dibegalnya.

Keduanya langsung digiring ke Polsek Penukal Abab, mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari pengakuan pelaku Denis Andespa mengakui, bahwa aksinya tersebut dilakukan dengan cara membuntuti sepeda motor korban melihat kondisi jalan sepi langsung menyelip pelaku dan mencegat motornya.

"Kondisi jalan sepi, lalu kami menyalipnya dan memaksa merempas motor korban sambil menodongkan senjata," aku Denis, Kamis (17/5/2018).

Sementara itu, Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS, mengatakan bahwa kedua pelaku begal ini cukup meresahkan masyarakat pengguna sepeda motor, karena setiap kali menjalankan aksinya selalu menggunakan Senpira, dan tidak segan melukai korban apa bila melawan.

"Pelaku begal terhadap korban Ernawati ini ada tiga orang. Yang beraksi ketika korban sedang melintas di jalan Talang Nangka, Desa Mangku Negara. Namun yang telah kita tangkap baru dua. Satu pelaku lagi berinisial Cb (Dpo) sedang dilakukan pengejaran oleh anggota kita. Karena keberadaanya sudah kita ketahui," kata Iptu Acep.

Dikatakan mantan Kapolsek Penukal Utara itu, kedua pelaku dijerat pasal 365 tindak pencurian disertai kekerasan dan undang-undang darurat atas kepemilikan senjata api rakitan. [red]

BERITA TERKAIT

Korupsi KUR, Begini Motif yang dilakukan Mantan Kepala Bank di PALI

22 Mei 2024 1050

PALI [kabarpali.com] - Seorang mantan Kepala Bank milik pemerintah di Unit [...]

Mantan Kepala Bank di Betung Abab Jadi Tersangka Korupsi KUR

21 Mei 2024 2613

PALI [kabarpali.com] – Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab [...]

Berbagai Pihak Desak Polri Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Robi di PALI

21 Mei 2024 2935

PALI [kabarpali.com] – Kematian tragis Robi Oktavian (21), warga Desa [...]

close button