Tragis, Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Bangunan Koperasi Merah Putih PALI

Oleh Redaksi KABARPALI | 08 Februari 2026
Rumah duka


PALI [kabarpali.com] - Warga Simpang Bandara, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), digegerkan oleh peristiwa tragis meninggalnya seorang anak akibat tenggelam, Minggu petang (8/2/2026).

Korban diketahui bernama Rayan bin Son, bocah laki-laki berusia sekira 5 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area bangunan Koperasi Merah Putih yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, sesaat setelah waktu Magrib.

Menurut keterangan Dino, warga setempat, Rayan diketahui bermain sejak siang menjelang petang. Hingga menjelang Magrib, korban yang merupakan anak kedua itu tak kunjung pulang ke rumah, sehingga membuat orangtuanya khawatir dan melakukan pencarian. Upaya tersebut berakhir duka setelah korban ditemukan telah meninggal dunia di lokasi bangunan tersebut.

Dino menuturkan, Rayan terjatuh ke dalam galian septic tank di area bangunan koperasi yang terisi penuh air dan berkedalaman sekira 1,5 - 2 meter. Korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya tenggelam.

“Anak itu masuk ke galian septic tank bangunan koperasi yang penuh air. Kemungkinan besar korban tenggelam dan tidak bisa menyelamatkan diri,” ujarnya.

Diketahui, bangunan Koperasi Merah Putih di Simpang Bandara memang masih dalam proses pengerjaan dan belum selesai dibangun.

Sementara itu, Lurah Handayani Mulya, Sarnadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa galian septic tank tidak ditutup oleh tukang, sehingga anak kemungkinan jatuh dan masuk galian.

“Betul kejadian tersebut. Saat ini kami sedang di rumah duka,” ujarnya melalui sambungan telepon.[red]

BERITA LAINNYA

101952 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79101 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39417 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25966 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23566 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] - Warga Simpang Bandara, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), digegerkan oleh peristiwa tragis meninggalnya seorang anak akibat tenggelam, Minggu petang (8/2/2026).

Korban diketahui bernama Rayan bin Son, bocah laki-laki berusia sekira 5 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area bangunan Koperasi Merah Putih yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, sesaat setelah waktu Magrib.

Menurut keterangan Dino, warga setempat, Rayan diketahui bermain sejak siang menjelang petang. Hingga menjelang Magrib, korban yang merupakan anak kedua itu tak kunjung pulang ke rumah, sehingga membuat orangtuanya khawatir dan melakukan pencarian. Upaya tersebut berakhir duka setelah korban ditemukan telah meninggal dunia di lokasi bangunan tersebut.

Dino menuturkan, Rayan terjatuh ke dalam galian septic tank di area bangunan koperasi yang terisi penuh air dan berkedalaman sekira 1,5 - 2 meter. Korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya tenggelam.

“Anak itu masuk ke galian septic tank bangunan koperasi yang penuh air. Kemungkinan besar korban tenggelam dan tidak bisa menyelamatkan diri,” ujarnya.

Diketahui, bangunan Koperasi Merah Putih di Simpang Bandara memang masih dalam proses pengerjaan dan belum selesai dibangun.

Sementara itu, Lurah Handayani Mulya, Sarnadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa galian septic tank tidak ditutup oleh tukang, sehingga anak kemungkinan jatuh dan masuk galian.

“Betul kejadian tersebut. Saat ini kami sedang di rumah duka,” ujarnya melalui sambungan telepon.[red]

BERITA TERKAIT

Bekarang di Danau Sebetung: Menjaga Tradisi, Merawat Ikan untuk Generasi Mendatang

09 Agustus 2026 235

PALI [kabarpali.com] — Ribuan warga memadati Danau Sebetung, Desa Mangku [...]

BPS PALI Imbau Pelaku Usaha yang Belum Tercatat Segera Laporkan Diri untuk Sensus Ekonomi 2026

05 Agustus 2026 370

PALI [kabarpali.com] – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penukal Abab [...]

Sufmi Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI di Tengah Polemik Laporan Penghinaan Wartawan

30 Juli 2026 507

Jakarta [kabarpali.com] – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad [...]

close button