Perusda PALI Bakal Fokus Garap Tiga Proyek

Oleh Redaksi KABARPALI | 24 Januari 2018
Direktur Utama Perusda PALI; Zulyardi Sofjan.


PALI [kabarpali.com - Semenjak berdiri pada medio 2013 dengan dasar hukum Peraturan Bupati (Perbup), serta kemudian disahkan melalui Peraturan Daerah (Perda) April 2017, Perusahaan Daerah (Perusda) PALI ; PT Anugerah PALI Corporation, mulai menggerakkan roda bisnisnya, dengan menelusuri peluang peluang yang ada di Bumi Serepat Serasan. 
 
Hingga awal tahun ini, perusahaan plat merah yang berkantor di kawasan Komperta Pendopo itu, tercatat sudah menjajaki tiga potensi usaha yang digadang-gadang akan menambah Pemasukan Asli Daerah (PAD) PALI. 
 
Ketiga peluang bisnis itu, sebagaimana dipaparkan oleh Direktur Utama (Dirut) Perusda PALI ; Zulyardi Sofjan, yakni berupa penggarapan produksi migas di Lapangan Deras, Kecamatan Penukal. 
 
Lalu ada pembelian quota gas Pertamina sebanyak 6,5 MM untuk pembangkit listrik dan supliyer bahan bakar minyak, yang menggandeng koperasi Setia Kawan, dengan konsep usaha SPBU Mini berkapasitas 6000 liter. 
 
"Ketiganya sudah on progress. Khusus pengelolaan lapangan migas Deras, Insya Allah beberapa bulan ke depan, sudah akan penanda tanganan kesepakatan kerjasama dengan investor," tutur Zulyardi, didampingi Direktur Operasional; Edi Rahmadi dan Manajer ; Dodi Setiadi, Selasa (23/1/2018).
 
Sedangkan proses pembelian quota gas Pertamina dan penyediaan bahan bakar minyak untuk masyarakat, juga sedang berjalan. Ia memprediksi pada akhir tahun atau tahun depan, ketiganya diharap sudah bisa menyumbang keuntungan bagi keuangan daerah. 
 
Kesan lamanya proses tersebut, tambah Zulyardi, karena banyaknya tahapan yang mesti dilalui. Sebagai contoh rencana pengelolahan lapangan migas Deras. Dimulai dari prosedur pengambil alihan lahan, lobi ke investor, dan lainnya, tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat.
 
"Selain mekanismenya tidak sederhana. Juga dibutuhkan investasi yang tidak sedikit. Mencapai Rp6,5 Miliar. Oleh karenanya kita harus cari investor, karena tidak mungkin berharap dari APBD," urai Zulyardi. 
 
Khusus usaha penyediaan BBM murah untuk masyarakat, saat ini telah memasuki tahapan land clearing (pembersihan lahan) di tiga titik, untuk mendirikan SPBU mini. Semuanya terdapat 10 titik yang tersebar di beberapa desa di PALI. 
 
"Usaha ini selain akan berkontribusi pada pendapatan PALI, juga diharap akan meringankan beban ekonomi masyarakat. Karena harga yang akan kita jual nanti pasti lebih murah dari harga eceran di daerah daerah yang telah ada," pungkasnya.[red]

BERITA LAINNYA

101849 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

78860 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39254 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25639 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23424 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com - Semenjak berdiri pada medio 2013 dengan dasar hukum Peraturan Bupati (Perbup), serta kemudian disahkan melalui Peraturan Daerah (Perda) April 2017, Perusahaan Daerah (Perusda) PALI ; PT Anugerah PALI Corporation, mulai menggerakkan roda bisnisnya, dengan menelusuri peluang peluang yang ada di Bumi Serepat Serasan. 
 
Hingga awal tahun ini, perusahaan plat merah yang berkantor di kawasan Komperta Pendopo itu, tercatat sudah menjajaki tiga potensi usaha yang digadang-gadang akan menambah Pemasukan Asli Daerah (PAD) PALI. 
 
Ketiga peluang bisnis itu, sebagaimana dipaparkan oleh Direktur Utama (Dirut) Perusda PALI ; Zulyardi Sofjan, yakni berupa penggarapan produksi migas di Lapangan Deras, Kecamatan Penukal. 
 
Lalu ada pembelian quota gas Pertamina sebanyak 6,5 MM untuk pembangkit listrik dan supliyer bahan bakar minyak, yang menggandeng koperasi Setia Kawan, dengan konsep usaha SPBU Mini berkapasitas 6000 liter. 
 
"Ketiganya sudah on progress. Khusus pengelolaan lapangan migas Deras, Insya Allah beberapa bulan ke depan, sudah akan penanda tanganan kesepakatan kerjasama dengan investor," tutur Zulyardi, didampingi Direktur Operasional; Edi Rahmadi dan Manajer ; Dodi Setiadi, Selasa (23/1/2018).
 
Sedangkan proses pembelian quota gas Pertamina dan penyediaan bahan bakar minyak untuk masyarakat, juga sedang berjalan. Ia memprediksi pada akhir tahun atau tahun depan, ketiganya diharap sudah bisa menyumbang keuntungan bagi keuangan daerah. 
 
Kesan lamanya proses tersebut, tambah Zulyardi, karena banyaknya tahapan yang mesti dilalui. Sebagai contoh rencana pengelolahan lapangan migas Deras. Dimulai dari prosedur pengambil alihan lahan, lobi ke investor, dan lainnya, tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat.
 
"Selain mekanismenya tidak sederhana. Juga dibutuhkan investasi yang tidak sedikit. Mencapai Rp6,5 Miliar. Oleh karenanya kita harus cari investor, karena tidak mungkin berharap dari APBD," urai Zulyardi. 
 
Khusus usaha penyediaan BBM murah untuk masyarakat, saat ini telah memasuki tahapan land clearing (pembersihan lahan) di tiga titik, untuk mendirikan SPBU mini. Semuanya terdapat 10 titik yang tersebar di beberapa desa di PALI. 
 
"Usaha ini selain akan berkontribusi pada pendapatan PALI, juga diharap akan meringankan beban ekonomi masyarakat. Karena harga yang akan kita jual nanti pasti lebih murah dari harga eceran di daerah daerah yang telah ada," pungkasnya.[red]

BERITA TERKAIT

Sumur Cantik, Cerita dari Perut Bumi yang Menghidupi Negeri

10 Juni 2026 74

Muara Enim | RB - Di antara hamparan hijau yang membentang di Kabupaten Muara [...]

Daya Beli Masyarakat Menurun, Dinkop UKM PALI Siapkan Terobosan PALI Night Culinary

06 Juni 2026 470

PALI [kabarpali.com] – Di tengah melemahnya daya beli masyarakat akibat [...]

Ancaman Super El Niño Mengintai, Mungkinkah Bencana 1997–1998 Terulang?

01 Juni 2026 307

kabarpali.com - Dunia kembali menghadapi kekhawatiran akan munculnya fenomena [...]

close button