Perlu Mendesak, Baiknya Pemohon E-KTP Datang Langsung ke Capil

Oleh Redaksi KABARPALI | 21 Juli 2017
ilustrasi/net


PALI [kabarpali.com] – Nampaknya warga Kabupaten PALI yang belum mengantongi E-KTP mesti banyak bersabar. Sebab, ketersediaan blangko (material cetak) E-KTP yang terbatas belum mencukupi untuk mencetak seluruh permohonan E-KTP yang sudah terdata di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) PALI.

Seperti dijelaskan Kepala Disdukcapil PALI ; Rismaliza SH MSi, hingga saat ini daftar antri yang sudah dicetak baru sampai bulan Desember 2016. Artinya, masih ada ribuan permohonan E-KTP yang belum bisa dicetak, terhitung Januari hingga Juli tahun ini.

“Kemaren kita sempat disuplai 10 ribu blangko E-KTP dari pusat. Namun kini sudah habis. Bahkan kemaren sempat meminjam 500 buah dari Kabupaten MUBA. Mesti merasa keberatan, mereka pun bersedia meminjamkan dulu. Namun itu pun dicetak satu hari habis,” ujar Rismaliza pada kabarpali.com, di kantornya, Rabu (19/7).

Tambah Rizma, saat ini mereka sudah mengajukan permohonan suplai blangko E-KTP ke pusat melalui provinsi. Namun belum ada realisasi. Oleh karenanya, kemungkinan ia akan berangkat ke Jakarta untuk lakukan lobi-lobi agar bisa sedikit disegerakan.

“Kalau dulu agak cepat karena kita langsung minta ke Jakarta. Sekarang tidak boleh lagi, harus melalui provinsi. Sebenarnya polemik terbatasnya blangko E-KTP ini kan bukan dialami oleh PALI saja, namun seluruh Indonesia. Karena sekarang lagi menunggu lelang kedua, bulan Agustus ini,” tuturnya didampingi staf juru cetak E-KTP.

Oleh karenanya, tukas Rizma, ia menyarankan agar warga yang perlu mendesak untuk datang saja ke kantor Disdukcapil, agar jika masih ada persediaan blangko bisa didahulukan cetaknya. Namun itu pun yang sudah rekam atau perubahan, bukan rekam data baru.

“Datang saja bagi yang urgent. Kami memang mendahulukan yang datang, karena dipastikan mereka perlu mendesak. Meski demikian, nanti kalau sudah disuplai, pasti dicetak semua secara bertahap sesuai bulan antrian,” pungkasnya.[red]

BERITA LAINNYA

101931 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79043 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39381 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25908 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23544 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] – Nampaknya warga Kabupaten PALI yang belum mengantongi E-KTP mesti banyak bersabar. Sebab, ketersediaan blangko (material cetak) E-KTP yang terbatas belum mencukupi untuk mencetak seluruh permohonan E-KTP yang sudah terdata di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) PALI.

Seperti dijelaskan Kepala Disdukcapil PALI ; Rismaliza SH MSi, hingga saat ini daftar antri yang sudah dicetak baru sampai bulan Desember 2016. Artinya, masih ada ribuan permohonan E-KTP yang belum bisa dicetak, terhitung Januari hingga Juli tahun ini.

“Kemaren kita sempat disuplai 10 ribu blangko E-KTP dari pusat. Namun kini sudah habis. Bahkan kemaren sempat meminjam 500 buah dari Kabupaten MUBA. Mesti merasa keberatan, mereka pun bersedia meminjamkan dulu. Namun itu pun dicetak satu hari habis,” ujar Rismaliza pada kabarpali.com, di kantornya, Rabu (19/7).

Tambah Rizma, saat ini mereka sudah mengajukan permohonan suplai blangko E-KTP ke pusat melalui provinsi. Namun belum ada realisasi. Oleh karenanya, kemungkinan ia akan berangkat ke Jakarta untuk lakukan lobi-lobi agar bisa sedikit disegerakan.

“Kalau dulu agak cepat karena kita langsung minta ke Jakarta. Sekarang tidak boleh lagi, harus melalui provinsi. Sebenarnya polemik terbatasnya blangko E-KTP ini kan bukan dialami oleh PALI saja, namun seluruh Indonesia. Karena sekarang lagi menunggu lelang kedua, bulan Agustus ini,” tuturnya didampingi staf juru cetak E-KTP.

Oleh karenanya, tukas Rizma, ia menyarankan agar warga yang perlu mendesak untuk datang saja ke kantor Disdukcapil, agar jika masih ada persediaan blangko bisa didahulukan cetaknya. Namun itu pun yang sudah rekam atau perubahan, bukan rekam data baru.

“Datang saja bagi yang urgent. Kami memang mendahulukan yang datang, karena dipastikan mereka perlu mendesak. Meski demikian, nanti kalau sudah disuplai, pasti dicetak semua secara bertahap sesuai bulan antrian,” pungkasnya.[red]

BERITA TERKAIT

JMSI Sumsel Gandeng PT Rifan Financindo Berjangka Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

30 Juli 2026 38

Palembang [kabarpali.com] – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) [...]

Sufmi Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI di Tengah Polemik Laporan Penghinaan Wartawan

30 Juli 2026 217

Jakarta [kabarpali.com] – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad [...]

PALI Resmi Luncurkan PPLPD 2026, Siapkan Atlet Pelajar Berprestasi dari Tiga Cabang Olahraga

23 Juli 2026 133

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

close button