Musim Hujan, Kondisi Tiga Rute ke PALI ini Perlu diketahui Pengendara

Oleh Redaksi KABARPALI | 21 Januari 2019
Jembatan kayu di jalur ke PALI via Payu Putat terendam banjir.


PALI [kabarpali.com] - Jika anda mau bepergian dari Kota Prabumulih dan Palembang ke Kabupaten PALI, atau sebaliknya, kondisi tiga rute alternatif ini perlu diketahui oleh para pengendara. Agar perjalanan anda lancar tanpa hambatan hingga ke tujuan.
 
Dari pantauan kabarpali.com sepekan terakhir, jalur alternatif yang menjadi primadona para pengendara roda empat menuju Prabumulih, yakni via Jembatan Payu Putat sedang tak bisa dilewati.
 
Hal tersebut disebabkan jembatan darurat yang terbuat dari kayu yang berada di kawasan Payu Putat (seberang Lematang) terendam banjir.
 
Bagi pengendara yang belum mengetahui hal itu, rentan terjebak karena terlanjur menuju ke sana dari Prabumulih maupun yang masuk dari arah Tanah Abang, PALI.
 
"Tak ada petunjuk di muara jalan menuju ke sini, Pak. Sehingga kami menempuh jarak belasan kilometer untuk sampai Payu Putat, dan ternyata tak bisa lewat," tutur Adi, seorang pengendara yang hendak menuju PALI, di lokasi banjir.
 
Akibatnya, Adi yang membawa serta keluarganya itu terpaksa harus berbalik arah serta memutar lewat jalur Simpang Belimbing atau Lembak via Modong.
 
Sedangkan jalur Modong sendiri terhitung baik kondisinya. Terutama dari Lembak hingga jembatan Modong. Namun terdapat jalur yang rusak sepanjang kurang lebih satu kilometer, yang berada di antara Desa Pandan dan Modong Kecamatan Tanah Abang, PALI.
 
PALI via Modong
 
Di titik tersebut, jalan yang sedianya merupakan jalan sedang dibangun itu, nampak berlumpur sangat parah. Sehingga bagi mobil pribadi rentan terjebak dan harus ekstra hati-hati untuk dapat melewatinya.
 
"Penyebabnya karena diguyur hujan terus menerus, sehingga jalan yang belum stabil itu jadi berlumpur. Namun Insya Allah tahun 2019 ini, akan dilanjutkan pembangunannya," cetus Kepala Dinas PUBM PALI ; Ir Etty Murniati, Senin (21/1/2019).
 
Rute alternatif satu lagi, yakni via jembatan baru di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tanah Abang melintasi Sungai Medang Kota Prabumulih juga tak terlalu baik kondisinya.
 
PALI via Tanjung Dalam
 
Selain ruas jalan yang sempit, di beberapa titik digenangi banjir. Pengendara juga harus ekstra waspada saat melintas di jembatan bermaterial kayu yang juga telah dipenuhi luapan air.
 
Bagi kendaraan Multy Purpose Vehicle (MPV) atau citycar, dianjurkan agar melintas via Simpang Belimbing saja. Meski sepanjang jalan banyak aspal dan cor beton yang sudah pecah-pecah, namun rute ini dipandang paling aman.
 
Memasuki musim penghujan, para pengendara disarankan agar selalu berhati-hati, waspada di jalan dan intensif mengecek kondisi kendaraannya masing-masing.[red]
 
 
 
 
 

BERITA LAINNYA

101931 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79043 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39381 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25909 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23544 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Jika anda mau bepergian dari Kota Prabumulih dan Palembang ke Kabupaten PALI, atau sebaliknya, kondisi tiga rute alternatif ini perlu diketahui oleh para pengendara. Agar perjalanan anda lancar tanpa hambatan hingga ke tujuan.
 
Dari pantauan kabarpali.com sepekan terakhir, jalur alternatif yang menjadi primadona para pengendara roda empat menuju Prabumulih, yakni via Jembatan Payu Putat sedang tak bisa dilewati.
 
Hal tersebut disebabkan jembatan darurat yang terbuat dari kayu yang berada di kawasan Payu Putat (seberang Lematang) terendam banjir.
 
Bagi pengendara yang belum mengetahui hal itu, rentan terjebak karena terlanjur menuju ke sana dari Prabumulih maupun yang masuk dari arah Tanah Abang, PALI.
 
"Tak ada petunjuk di muara jalan menuju ke sini, Pak. Sehingga kami menempuh jarak belasan kilometer untuk sampai Payu Putat, dan ternyata tak bisa lewat," tutur Adi, seorang pengendara yang hendak menuju PALI, di lokasi banjir.
 
Akibatnya, Adi yang membawa serta keluarganya itu terpaksa harus berbalik arah serta memutar lewat jalur Simpang Belimbing atau Lembak via Modong.
 
Sedangkan jalur Modong sendiri terhitung baik kondisinya. Terutama dari Lembak hingga jembatan Modong. Namun terdapat jalur yang rusak sepanjang kurang lebih satu kilometer, yang berada di antara Desa Pandan dan Modong Kecamatan Tanah Abang, PALI.
 
PALI via Modong
 
Di titik tersebut, jalan yang sedianya merupakan jalan sedang dibangun itu, nampak berlumpur sangat parah. Sehingga bagi mobil pribadi rentan terjebak dan harus ekstra hati-hati untuk dapat melewatinya.
 
"Penyebabnya karena diguyur hujan terus menerus, sehingga jalan yang belum stabil itu jadi berlumpur. Namun Insya Allah tahun 2019 ini, akan dilanjutkan pembangunannya," cetus Kepala Dinas PUBM PALI ; Ir Etty Murniati, Senin (21/1/2019).
 
Rute alternatif satu lagi, yakni via jembatan baru di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tanah Abang melintasi Sungai Medang Kota Prabumulih juga tak terlalu baik kondisinya.
 
PALI via Tanjung Dalam
 
Selain ruas jalan yang sempit, di beberapa titik digenangi banjir. Pengendara juga harus ekstra waspada saat melintas di jembatan bermaterial kayu yang juga telah dipenuhi luapan air.
 
Bagi kendaraan Multy Purpose Vehicle (MPV) atau citycar, dianjurkan agar melintas via Simpang Belimbing saja. Meski sepanjang jalan banyak aspal dan cor beton yang sudah pecah-pecah, namun rute ini dipandang paling aman.
 
Memasuki musim penghujan, para pengendara disarankan agar selalu berhati-hati, waspada di jalan dan intensif mengecek kondisi kendaraannya masing-masing.[red]
 
 
 
 
 

BERITA TERKAIT

Pemkab PALI Serahkan Lahan Pembangunan Peningkatan RSUD Talang Ubi

29 Juni 2026 650

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab [...]

Kadis PUTR PALI Klarifikasi Anggaran MCK: IPAL Komunal Sudah Ada di APBD 2025, Dialihkan Agar Lebih Bermanfaat

11 Januari 2026 743

PALI [kabarpali.com] — Polemik anggaran pembangunan MCK yang belakangan [...]

Proyek MCK Musholla di PALI Nyaris Rp500 Juta, Warga Pertanyakan Kewajaran

11 Januari 2026 702

PALI [kabarpali.com] - Proyek pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di [...]

close button