Jelang Pilkada, Ketua KPU PALI Berganti

Serah terima posisi Ketua KPU PALI.
27 September 2019 Comments | PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR , Headline | Oleh Redaksi KABARPALI


PALI [kabarpali.com] – Menjelang Pilkada Kabupaten PALI, 2020 nanti, tiba-tiba Ketua KPU PALI, Fikri Ardiansyah berganti posisi dengan Komisioner lainnya. Posisinya diserahkan pada Sunario SE, Komisioner Divisi Teknis.

Penyerahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan bernomor 1366/SDM.13-Kpt/05/KPU/IX/2019 oleh KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tentang Penetapan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provisi Sumsel Periode 2019-2024.

Menurut Sunario, perombakan di tubuh KPU Kabupaten PALI ini merupakan hasil keputusan Papat Pleno di internal KPU Kabupaten PALI, yang disampaikan kepada KPU Sumsel untuk di teruskan ke KPU RI agar di terbitkan Surat Keputusan SK pergantian Ketua KPU Kabupaten PALI.

Saat ini, lanjut Sunario, dirinya dipercaya menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten PALI dan membidangi Divisi Teknis dan resmi ditetapkan terhitung tanggal 26 September 2019 setelah diserahkan oleh KPU Sumsel, Kamis (26/9).

Ia juga mengatakan tidak ada intervensi dari pihak manapun, terkait pergeseran jabatan di tubuh KPU Kabupaten PALI. “Perombakan di tubuh KPU Kabupaten PALI ini merupakan hasil keputusan rapat Pleno di internal KPU Kabupaten PALI, pergeseran jabatan ini tidak akan berpengaruh terhadap kinerja KPU, dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2020 mendatang,” terang Sunario

Pergeseran ini menurutnya, justru sebagai langkah cepat KPU, untuk mengintensifkan sosialisasi dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih. Ia menambahkan, dirinya tidak perlu lagi menunggu prosesi pelantikan, karena semua keputusan tertinggi di lembaga penyelenggara pemilu tersebut diambil dalam rapat pleno, dengan menganut asas kolektif kolegial.[red]

BERITA LAINNYA

14742 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

13857 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

13575 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

11876 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018

10999 KaliKades dianggap Bohong, Ketua BPD ini Ungkap Faktanya

Penukal [kabarpali.com] -- Pernyataan Kepala Desa Gunung Raja Kecamatan [...]

19 April 2020

PALI [kabarpali.com] – Menjelang Pilkada Kabupaten PALI, 2020 nanti, tiba-tiba Ketua KPU PALI, Fikri Ardiansyah berganti posisi dengan Komisioner lainnya. Posisinya diserahkan pada Sunario SE, Komisioner Divisi Teknis.

Penyerahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan bernomor 1366/SDM.13-Kpt/05/KPU/IX/2019 oleh KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tentang Penetapan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provisi Sumsel Periode 2019-2024.

Menurut Sunario, perombakan di tubuh KPU Kabupaten PALI ini merupakan hasil keputusan Papat Pleno di internal KPU Kabupaten PALI, yang disampaikan kepada KPU Sumsel untuk di teruskan ke KPU RI agar di terbitkan Surat Keputusan SK pergantian Ketua KPU Kabupaten PALI.

Saat ini, lanjut Sunario, dirinya dipercaya menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten PALI dan membidangi Divisi Teknis dan resmi ditetapkan terhitung tanggal 26 September 2019 setelah diserahkan oleh KPU Sumsel, Kamis (26/9).

Ia juga mengatakan tidak ada intervensi dari pihak manapun, terkait pergeseran jabatan di tubuh KPU Kabupaten PALI. “Perombakan di tubuh KPU Kabupaten PALI ini merupakan hasil keputusan rapat Pleno di internal KPU Kabupaten PALI, pergeseran jabatan ini tidak akan berpengaruh terhadap kinerja KPU, dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2020 mendatang,” terang Sunario

Pergeseran ini menurutnya, justru sebagai langkah cepat KPU, untuk mengintensifkan sosialisasi dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih. Ia menambahkan, dirinya tidak perlu lagi menunggu prosesi pelantikan, karena semua keputusan tertinggi di lembaga penyelenggara pemilu tersebut diambil dalam rapat pleno, dengan menganut asas kolektif kolegial.[red]

BERITA TERKAIT