Pemkab Hibahkan Rp40 Miliar pada KPU PALI untuk Pilkada 2020

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI antara pemerintah Kabupaten PALI dengan KPUD PALI, dilakukan di Aula Rumah Dinas Bupati PALI, Jumat (27/9).
27 September 2019 Comments | PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR , Headline | Oleh Redaksi KABARPALI


PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menghibahkan dana sebesar Rp40 Miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) PALI untuk biaya penyelenggaraan Pilkada 2020 mendatang.

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI antara pemerintah Kabupaten PALI dengan KPUD PALI, dilakukan di Aula Rumah Dinas Bupati PALI, Jumat (27/9).

Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo dalam sambutannya berharap anggaran yang sudah dihibahkan bisa digunakan sebaik-baiknya oleh KPUD dalam melaksanakan tugasnya mensukseskan Pilkada PALI.

Ia juga berjanji, pada tahap pencairan dana hibah untuk Pilkada itu nanti, Pemkab akan mempermudah agar pelaksanaan tahapan Pilkada tidak terhambat.

"Kita berikan Rp 40 M, kalau kurang tambah lagi. Untuk tahapan pencairan, tahap pertama 30 persen, tahap kedua 50 persen dan tahap ke tiga 20 persen. Dan kita laksanakan penandatanganan NPHD untuk memperlancar jalannya Pilkada, karena ini uang negara demi penunjang pelaksanaan kepentingan negara juga," kata Bupati disaksikan Ketua KPU provinsi Kelly Maryana.

Sementara itu, Ketua KPUD PALI, Sunario SE menyebut bahwa penandatanganan NPHD di PALI adalah yang pertama dilakukan di Sumsel dan ke-14 Kabupaten/kota se-indonesia yang menggelar Pilkada pada 2020 mendatang.

"Kita siap bersinergi dengan semua pihak agar pelaksanaan Pilkada di PALI yang bersih, bersih dari masalah dan bersih dari intervensi. Tahapan Pilkada serentak yang bakal digelar pada 23 September 2020 mendatang ini sudah dimulai sejak launching tahapan Pilkada pada 23 september 2019 di Jakarta lalu," tegas Sunario.[red]

BERITA LAINNYA

12145 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

12036 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

9533 KaliJajaran Polda Tembak Mati Bandar Besar Sabu di PALI

PALI [kabarpali.com] - Seorang bandar narkoba kelas kakap di Kabupaten PALI [...]

06 September 2018

8791 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018

8212 KaliTerima Fee Proyek, Bupati Muara Enim Ahmad Yani Resmi Pakai Rompi Oranye

BUPATI Muara Enim, Ahmad Yani resmi ditahan KPK. Yani ditahan setelah diperiksa [...]

04 September 2019

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menghibahkan dana sebesar Rp40 Miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) PALI untuk biaya penyelenggaraan Pilkada 2020 mendatang.

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI antara pemerintah Kabupaten PALI dengan KPUD PALI, dilakukan di Aula Rumah Dinas Bupati PALI, Jumat (27/9).

Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo dalam sambutannya berharap anggaran yang sudah dihibahkan bisa digunakan sebaik-baiknya oleh KPUD dalam melaksanakan tugasnya mensukseskan Pilkada PALI.

Ia juga berjanji, pada tahap pencairan dana hibah untuk Pilkada itu nanti, Pemkab akan mempermudah agar pelaksanaan tahapan Pilkada tidak terhambat.

"Kita berikan Rp 40 M, kalau kurang tambah lagi. Untuk tahapan pencairan, tahap pertama 30 persen, tahap kedua 50 persen dan tahap ke tiga 20 persen. Dan kita laksanakan penandatanganan NPHD untuk memperlancar jalannya Pilkada, karena ini uang negara demi penunjang pelaksanaan kepentingan negara juga," kata Bupati disaksikan Ketua KPU provinsi Kelly Maryana.

Sementara itu, Ketua KPUD PALI, Sunario SE menyebut bahwa penandatanganan NPHD di PALI adalah yang pertama dilakukan di Sumsel dan ke-14 Kabupaten/kota se-indonesia yang menggelar Pilkada pada 2020 mendatang.

"Kita siap bersinergi dengan semua pihak agar pelaksanaan Pilkada di PALI yang bersih, bersih dari masalah dan bersih dari intervensi. Tahapan Pilkada serentak yang bakal digelar pada 23 September 2020 mendatang ini sudah dimulai sejak launching tahapan Pilkada pada 23 september 2019 di Jakarta lalu," tegas Sunario.[red]

BERITA TERKAIT

Nyalon BPD Purun, Thomas Ingin Mengabdi pada Desanya

14 Oktober 2019 1165

Penukal [kabarpali.com] - Tak lama lagi, Desa Purun Kecamatan Penukal [...]

Bakal Maju pada Pilkada PALI, RK : Kami Bertekad Urus Warga PALI dari Lahir Hingga Meninggal!

13 Oktober 2019 938

PALI [kabarpali.com] - Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), [...]

Mau Calon Independen di Pilkada PALI? Segera Kumpulkan Dukungan!

09 Oktober 2019 889

PALI [kabarpali.com] – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab [...]