Didemo Warga Desa Persiapan, Begini Tindakan Pemkab

Oleh Redaksi KABARPALI | 09 November 2017
Warga 22 Desa Persiapan unjuk rasa di halaman kantor Bupati PALI.


PALI [kabarpali.com]  - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan warga 22 desa persiapan di PALI, kemaren (Rabu, 8 November 2017), berakhir dengan damai. Mereka bubar setelah mendengar komitmen Pemkab PALI untuk menyelesaikan masalah tersebut. 
 
Aksi yang dimulai sejak pukul 9.00 WIB, di Kantor Bupati, kawasan KM 10 Handayani Mulia itu, akhirnya diterima Sekda PALI dan beberapa pejabat terkait lainnya. Termasuk perwakilan Polres Muara Enim. 
 
Menurut Sekda, yang kemudian dituangkan di notulen rapat, para pendemo sepakat untuk menerima komitmen Pemkab PALI sebagai upaya penyelesaian persoalan di Desa Persiapan Batu Tugu Kecamatan Abab. 
 
"Pemkab PALI akan membentuk tim yang terdiri dari beberapa instansi terkait untuk melakukan investigasi, dan analisa semua persoalan yang melatar belakangi terjadinya gejolak ini," tutur Sekda; Robby Kurniawan pada kabarpali.com, usai rapat dengan perwakilan pendemo.
 
Tambah Sekda, tim akan bekerja selama 10 hari. Kemudian pada hati kesebelas sudah ada kesimpulannya. Dan akan disampaikan kepada masyarakat, tindakan apa yang akan diambil oleh Pemkab. 
 
"Oleh karenanya, kami minta warga untuk sabar. Semua butuh waktu. Tidak bisa instan. Kita akan bekerja dengan tetap mengacu pada aturan. Jika permintaan mereka (warga) tepat sesuai aturan, tentu akan kita laksanakan. Namun jika tidak, tentu takkan bisa dilakukan," tandas Sekda. 
 
Sementara itu, koordinator aksi yang sekaligus ketua Forum Pemerintahan Desa Persiapan (FPDP) ; Dedi Handayani, mengatakan menerima kesepakatan dengan pihak Pemkab PALI. Mereka bersedia menunggu waktu untuk tim dimaksud bekerja, sesuai komitmennya.
 
"Harapan kami, aksi seperti tidak terjadi lagi. Tentu jika pemerintah bisa mengakomodir apa yang menjadi tuntutan. Waktu yang mereka minta pun kami maklumi," ujar Kades Persiapan Tempirai Barat itu.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 22 desa persiapan dari total 26 desa persiapan di PALI menggelar aksi unjuk rasa, di halaman Kantor Bupati PALI, kemarin.
 
Mereka menuntut Pjs Kades Persiapan Batu Tugu yang tempo hari dinonaktifkan dari jabatannya, agar diangkat kembali. Lalu mereka juga mendesak Bupati PALI agar mencopot jabatan Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD);  A Gani Ahmad, dan Assisten II;  Gogor Wirabumi.[red] 

BERITA LAINNYA

102139 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79876 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39711 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26460 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23752 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com]  - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan warga 22 desa persiapan di PALI, kemaren (Rabu, 8 November 2017), berakhir dengan damai. Mereka bubar setelah mendengar komitmen Pemkab PALI untuk menyelesaikan masalah tersebut. 
 
Aksi yang dimulai sejak pukul 9.00 WIB, di Kantor Bupati, kawasan KM 10 Handayani Mulia itu, akhirnya diterima Sekda PALI dan beberapa pejabat terkait lainnya. Termasuk perwakilan Polres Muara Enim. 
 
Menurut Sekda, yang kemudian dituangkan di notulen rapat, para pendemo sepakat untuk menerima komitmen Pemkab PALI sebagai upaya penyelesaian persoalan di Desa Persiapan Batu Tugu Kecamatan Abab. 
 
"Pemkab PALI akan membentuk tim yang terdiri dari beberapa instansi terkait untuk melakukan investigasi, dan analisa semua persoalan yang melatar belakangi terjadinya gejolak ini," tutur Sekda; Robby Kurniawan pada kabarpali.com, usai rapat dengan perwakilan pendemo.
 
Tambah Sekda, tim akan bekerja selama 10 hari. Kemudian pada hati kesebelas sudah ada kesimpulannya. Dan akan disampaikan kepada masyarakat, tindakan apa yang akan diambil oleh Pemkab. 
 
"Oleh karenanya, kami minta warga untuk sabar. Semua butuh waktu. Tidak bisa instan. Kita akan bekerja dengan tetap mengacu pada aturan. Jika permintaan mereka (warga) tepat sesuai aturan, tentu akan kita laksanakan. Namun jika tidak, tentu takkan bisa dilakukan," tandas Sekda. 
 
Sementara itu, koordinator aksi yang sekaligus ketua Forum Pemerintahan Desa Persiapan (FPDP) ; Dedi Handayani, mengatakan menerima kesepakatan dengan pihak Pemkab PALI. Mereka bersedia menunggu waktu untuk tim dimaksud bekerja, sesuai komitmennya.
 
"Harapan kami, aksi seperti tidak terjadi lagi. Tentu jika pemerintah bisa mengakomodir apa yang menjadi tuntutan. Waktu yang mereka minta pun kami maklumi," ujar Kades Persiapan Tempirai Barat itu.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 22 desa persiapan dari total 26 desa persiapan di PALI menggelar aksi unjuk rasa, di halaman Kantor Bupati PALI, kemarin.
 
Mereka menuntut Pjs Kades Persiapan Batu Tugu yang tempo hari dinonaktifkan dari jabatannya, agar diangkat kembali. Lalu mereka juga mendesak Bupati PALI agar mencopot jabatan Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD);  A Gani Ahmad, dan Assisten II;  Gogor Wirabumi.[red] 

BERITA TERKAIT

FORDES: Karhutla Sumsel Terus Berulang, Lemahnya Tata Kelola dan Penegakan Hukum Jadi Sorotan

04 November 2026 122

Palembang [kabarpali.com] – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang [...]

Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, PWI PALI Gelar Ekspedisi Telusur Alam dan Kampanye Jaga Lingkungan

31 Oktober 2026 384

PALI [kabarpali.com] - Tak sekadar menggelar kegiatan seremonial, Persatuan [...]

close button