Camat Penukal : Jangan Terpedaya Rayuan Politik Uang!

Plt Camat Penukal ; Kusteti,SE.
05 Maret 2019 Comments | PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR , Headline | Oleh Redaksi KABARPALI


Penukal [kabarpali.com] - Isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait politik uang menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019 nanti, semakin santer terdengar dan membuat geram beberapa pihak. Tak terkecuali Camat Penukal.
 
Kepada kabarpali.com, Kusteti SE, Plt Camat Penukal, mengaku tak bosannya memberi himbauan kepada warga di wilayah itu, agar tak terpedaya rayuan politik uang dari oknum Caleg atau tim suksesnya.
 
"Bagaimana pun juga politik uang bukanlah pendidikan berdemokrasi yang baik. Tolak ukur materi telah menjegal orang-orang yang berintegritas untuk maju mengemban amanah rakyat," cetus Kusteti di kantornya, Senin (4/2/2019).
 
Oleh karenanya, Ia mengaku terus menyampaikan pengarahan pada masyarakat di berbagai momentum. Agar jangan sekali-kali terlibat dalam money politik.
 
"Apalagi KPU sudah merilis pernyataan bahwa siapa pun yang melakukan politik uang akan diancam sanksi secara tegas," imbuhnya.
 
Lanjut Kusteti, oknum caleg yang menghabiskan biaya politik yang besar saat kampanye, logikanya akan berusaha mengembalikan modalnya terlebih dahulu, saat mereka terpilih.
 
"Sehingga aspirasi rakyat bukan lagi menjadi prioritas utama. Nah, hal ini akan membuat banyak kebijakan publik menjadi terabaikan, di balik kepentingan pribadinya."
 
Oleh karenanya, ia berharap para pemilih kian cerdas dalam mengambil keputusan dan menetapkan pilihan. Karena imbasnya adalah lima tahun ke depan.
 
"Nasib kabupaten kita ini akan ditentukan lima tahun ke depan, pada 17 April nanti. Jadi jangan sampai salah pilih!" pesannya.[red]

BERITA LAINNYA

14742 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

13857 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

13575 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

11876 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018

11001 KaliKades dianggap Bohong, Ketua BPD ini Ungkap Faktanya

Penukal [kabarpali.com] -- Pernyataan Kepala Desa Gunung Raja Kecamatan [...]

19 April 2020
Penukal [kabarpali.com] - Isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait politik uang menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019 nanti, semakin santer terdengar dan membuat geram beberapa pihak. Tak terkecuali Camat Penukal.
 
Kepada kabarpali.com, Kusteti SE, Plt Camat Penukal, mengaku tak bosannya memberi himbauan kepada warga di wilayah itu, agar tak terpedaya rayuan politik uang dari oknum Caleg atau tim suksesnya.
 
"Bagaimana pun juga politik uang bukanlah pendidikan berdemokrasi yang baik. Tolak ukur materi telah menjegal orang-orang yang berintegritas untuk maju mengemban amanah rakyat," cetus Kusteti di kantornya, Senin (4/2/2019).
 
Oleh karenanya, Ia mengaku terus menyampaikan pengarahan pada masyarakat di berbagai momentum. Agar jangan sekali-kali terlibat dalam money politik.
 
"Apalagi KPU sudah merilis pernyataan bahwa siapa pun yang melakukan politik uang akan diancam sanksi secara tegas," imbuhnya.
 
Lanjut Kusteti, oknum caleg yang menghabiskan biaya politik yang besar saat kampanye, logikanya akan berusaha mengembalikan modalnya terlebih dahulu, saat mereka terpilih.
 
"Sehingga aspirasi rakyat bukan lagi menjadi prioritas utama. Nah, hal ini akan membuat banyak kebijakan publik menjadi terabaikan, di balik kepentingan pribadinya."
 
Oleh karenanya, ia berharap para pemilih kian cerdas dalam mengambil keputusan dan menetapkan pilihan. Karena imbasnya adalah lima tahun ke depan.
 
"Nasib kabupaten kita ini akan ditentukan lima tahun ke depan, pada 17 April nanti. Jadi jangan sampai salah pilih!" pesannya.[red]

BERITA TERKAIT