Akhir Tahun, Gas Elpiji 3 Kg Mulai Langka di PALI

Oleh Redaksi KABARPALI | 13 November 2016
Menjelang akhir tahun 2016 ini, ketersediaan tabung gas 3 kg di PALI mulai mengalami kelangkaan.


PALI [kabarpali.com] – Tiga hari ini, Agen dan Pangkalan Gas Elpiji yang ada di kabupaten PALI mengaku mengalami kekosongan pengiriman tabung gas Elpiji berukuran 3 kg. Mereka memprediksi hal itu akan menyebabkan habisnya stok dalam beberapa minggu ke depan, jika tidak segera dipenuhi.

Akibat kekosongan gas elpiji tersebut, selain pengiriman dari agen ke pangkalan-pangkalan gas terhambat, juga ke rumah tangga yang membutuhkan.

Hal ini diungkapkan Tris, warga Sumberjo Kelurahan Talang Ubi Utara, yang sehari-harinya bekerja sebagai pengantar gas Elpiji 3 Kg di pangkalan gas di pasar tradisional Pendopo Kelurahan Pasar Bhayangkara PALI.

Dikatakanya, pengiriman gas elpiji terlambat dalam minggu-minggu ini. Pengiriman dilakukan dua hari sekali kadang tiga hari dalam satu minggu. “Pengirimannya juga tidak tentu. Kadang datang banyak, kadang sedikit,” tuturnya, Minggu (13/11).

Tak jauh berbeda, menurut imformasi yang didapat kabarpali.com, di wilayah Kecamatan Abab pun ketersediaan tabung gas 3 kg sempat terputus bahkan sampai seminggu tidak ada pengiriman ke pangkalan gas.

Sementara itu tabung gas elpiji berukuran lebih besar nyaris tidak laku di Pendopo. Hanya kalangan tertentu yang sanggup membelinya. Sedangkan untuk masyarakat yang ekonomi bawah hanya bisa mampu membeli gas elpiji 3 kg, yang lebih murah karena disubsidi pemerintah.

“Di bulan Nopember ini biasanya dikurangi LO untuk mengambil pengisian di pangkalan gas dari Pertamina. Menurut informasi karena mau tutup buku,” kata salah satu pemilik agen tabung gas di Talang Ubi.

“Itupun biasanya di bulan Desember nanti, karena akhir tahun bakal mutus lama pengiriman gas Elpiji. Dikarenakan pihak PT Pertamina akan tutup buku gas elpiji tersebut, kemudian dibagi-bagi ke setiap pangkalan gas supaya cukup,” tandasnya.

Di Pendopo-Talang Ubi Kabupaten PALI, diketahui Agen Gas Elpiji adalah PT Hartika di Kelurahan Handayani Mulia dan terdapat beberapa pangkalan gas seperti Pangkalan Gas Buyung di Pasar Pendopo, Pangkalan Gas Siba di Terminal Pendopo, Pangkalan Gas Arahap di Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara dan Pangkalan Gas Iwan Bahalim di Pasar Bayangkara dan beberapa lainnya.[red]

BERITA LAINNYA

54511 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

22729 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20210 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19794 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

19030 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

PALI [kabarpali.com] – Tiga hari ini, Agen dan Pangkalan Gas Elpiji yang ada di kabupaten PALI mengaku mengalami kekosongan pengiriman tabung gas Elpiji berukuran 3 kg. Mereka memprediksi hal itu akan menyebabkan habisnya stok dalam beberapa minggu ke depan, jika tidak segera dipenuhi.

Akibat kekosongan gas elpiji tersebut, selain pengiriman dari agen ke pangkalan-pangkalan gas terhambat, juga ke rumah tangga yang membutuhkan.

Hal ini diungkapkan Tris, warga Sumberjo Kelurahan Talang Ubi Utara, yang sehari-harinya bekerja sebagai pengantar gas Elpiji 3 Kg di pangkalan gas di pasar tradisional Pendopo Kelurahan Pasar Bhayangkara PALI.

Dikatakanya, pengiriman gas elpiji terlambat dalam minggu-minggu ini. Pengiriman dilakukan dua hari sekali kadang tiga hari dalam satu minggu. “Pengirimannya juga tidak tentu. Kadang datang banyak, kadang sedikit,” tuturnya, Minggu (13/11).

Tak jauh berbeda, menurut imformasi yang didapat kabarpali.com, di wilayah Kecamatan Abab pun ketersediaan tabung gas 3 kg sempat terputus bahkan sampai seminggu tidak ada pengiriman ke pangkalan gas.

Sementara itu tabung gas elpiji berukuran lebih besar nyaris tidak laku di Pendopo. Hanya kalangan tertentu yang sanggup membelinya. Sedangkan untuk masyarakat yang ekonomi bawah hanya bisa mampu membeli gas elpiji 3 kg, yang lebih murah karena disubsidi pemerintah.

“Di bulan Nopember ini biasanya dikurangi LO untuk mengambil pengisian di pangkalan gas dari Pertamina. Menurut informasi karena mau tutup buku,” kata salah satu pemilik agen tabung gas di Talang Ubi.

“Itupun biasanya di bulan Desember nanti, karena akhir tahun bakal mutus lama pengiriman gas Elpiji. Dikarenakan pihak PT Pertamina akan tutup buku gas elpiji tersebut, kemudian dibagi-bagi ke setiap pangkalan gas supaya cukup,” tandasnya.

Di Pendopo-Talang Ubi Kabupaten PALI, diketahui Agen Gas Elpiji adalah PT Hartika di Kelurahan Handayani Mulia dan terdapat beberapa pangkalan gas seperti Pangkalan Gas Buyung di Pasar Pendopo, Pangkalan Gas Siba di Terminal Pendopo, Pangkalan Gas Arahap di Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara dan Pangkalan Gas Iwan Bahalim di Pasar Bayangkara dan beberapa lainnya.[red]

BERITA TERKAIT

Tuntutannya diabaikan Pertamina Pendopo, Warga Sukamaju akan Demo Lagi?

19 Juli 2024 469

PALI [kabarpali.com] - Pasca melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (17/7/2024) lalu, [...]

KPU PALI Sosialisasi Pilkada di Pasar Tempirai

17 Juli 2024 580

Penukal Utara [kabarpali.com] - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal [...]

Jaga Pilkada Tetap “On The Track”, Bawaslu PALI mulai aktifkan Sentra Gakkumdu

17 Juli 2024 593

PALI [kabarpali.com] – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal [...]

close button