Tiga Tahun Rusak, Semoga ini Korban Terakhir

28 Juli 2019 Comments | Headline, PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR | Oleh Redaksi KABARPALI


Talang Ubi [kabarpali.com] - Mengalami kerusakan selama tiga tahun, sejak pertengahan 2017 lalu, gorong-gorong (box culvert) di Desa Pantadewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Minggu (28/7/2019), kembali memakan korban.
 
Sebuah truk bermuatan batu koral terguling usai salah satu rodanya amblas di atas gorong-gorong yang berada di Jalan Raya Provinsi yang menghubungkan Muara Enim - PALI - MUBA itu.
 
Akibatnya, muatan truk berwarna merah dengan Nomor Polisi BG 8517 UY itu pun berhamburan di sekitar tempat kejadian. Beruntung tak ada korban jiwa pada insiden itu.
 
Musibah yang dialami oleh pengendara naas tersebut merupakan kesekian kali terjadi akibat rusaknya gorong-gorong yang berada di atas Sungai Bintungan itu. 
 
Bahkan beberapa waktu lalu beberapa warga setempat sempat berurusan dengan pihak berwajib, karena meminta uang pada pengendara dengan dalih mengatur lalu lintas di tempat itu.
 
 
"Ya, memang sudah banyak kejadian akibat rusaknya gorong-gorong ini. Namun entah mengapa tak kunjung segera diperbaiki oleh pemerintah. Padahal ukurannya paling 3 meter," cetus Edi, pengendara yang sedang melintas, Minggu (28/7/2019).
 

Kepala Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi, Suwandi mengakui bahwa sebenarnya pernah ada komunikasi Pemprov mau melakukan perbaikan gorong-gorong itu. Tetapi  warga menolak, karena ukuran diameter gorong-gorong kecil. Sehingga dikhawatirkan air tak terbendung, dan meluber ke jalan.

"Pada Tahun 2017 dan 2018 lalu memang sudah ada tim dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Provinsi Sumsel mau melakukan perbaikan. Namun ditolak warga karena saat itu warga menginginkan jembatan yang berdiameter lebih besar dan lebar," ungkap Suwandi, beberapa waktu lalu.

Pantauan terkini, meski tak terlihat adanya papan informasi proyek, upaya perbaikan tersebut sudah nampak di lapangan. Terbukti dari tumpukan material yang sudah berada di lokasi. Di bagian sebelah kiri lajur ke arah Simpang Belimbing juga nampak telah selesai dicor beton. Namun belum bisa dilintasi.

Sedangkan lajur sebelah kanan, masih ditimbun tanah yang bertulang batang kelapa di bagian bawahnya. Kontur tanah yang lembut serta rawan amblas, membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas.

"Harapan kami semoga perbaikan yang dilakukan dapat segera diselesaikan. Sebab ini adalah jalan poros yang sangat ramai dilewati oleh kendaraan. Jika ada yang kecelakaan seperti ini, tentu sangat menghambat perjalanan," ujar Iwan, pengendara yang hendak menuju Muara Enim, sembari berlalu.[red]

 
 
 

BERITA LAINNYA

11469 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

9116 KaliJajaran Polda Tembak Mati Bandar Besar Sabu di PALI

PALI [kabarpali.com] - Seorang bandar narkoba kelas kakap di Kabupaten PALI [...]

06 September 2018

7378 KaliSatu Lagi Pelajar Tewas Secara Tragis di PALI

Talang Ubi [kabarpali.com] - Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) [...]

02 April 2017

7145 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018

6903 KaliHeboh, Warga Temukan Mayat di Kebun

Talang Ubi [kabarpali.com] - Akibat seorang warganya menemukan sesosok mayat [...]

26 Oktober 2017
Talang Ubi [kabarpali.com] - Mengalami kerusakan selama tiga tahun, sejak pertengahan 2017 lalu, gorong-gorong (box culvert) di Desa Pantadewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Minggu (28/7/2019), kembali memakan korban.
 
Sebuah truk bermuatan batu koral terguling usai salah satu rodanya amblas di atas gorong-gorong yang berada di Jalan Raya Provinsi yang menghubungkan Muara Enim - PALI - MUBA itu.
 
Akibatnya, muatan truk berwarna merah dengan Nomor Polisi BG 8517 UY itu pun berhamburan di sekitar tempat kejadian. Beruntung tak ada korban jiwa pada insiden itu.
 
Musibah yang dialami oleh pengendara naas tersebut merupakan kesekian kali terjadi akibat rusaknya gorong-gorong yang berada di atas Sungai Bintungan itu. 
 
Bahkan beberapa waktu lalu beberapa warga setempat sempat berurusan dengan pihak berwajib, karena meminta uang pada pengendara dengan dalih mengatur lalu lintas di tempat itu.
 
 
"Ya, memang sudah banyak kejadian akibat rusaknya gorong-gorong ini. Namun entah mengapa tak kunjung segera diperbaiki oleh pemerintah. Padahal ukurannya paling 3 meter," cetus Edi, pengendara yang sedang melintas, Minggu (28/7/2019).
 

Kepala Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi, Suwandi mengakui bahwa sebenarnya pernah ada komunikasi Pemprov mau melakukan perbaikan gorong-gorong itu. Tetapi  warga menolak, karena ukuran diameter gorong-gorong kecil. Sehingga dikhawatirkan air tak terbendung, dan meluber ke jalan.

"Pada Tahun 2017 dan 2018 lalu memang sudah ada tim dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Provinsi Sumsel mau melakukan perbaikan. Namun ditolak warga karena saat itu warga menginginkan jembatan yang berdiameter lebih besar dan lebar," ungkap Suwandi, beberapa waktu lalu.

Pantauan terkini, meski tak terlihat adanya papan informasi proyek, upaya perbaikan tersebut sudah nampak di lapangan. Terbukti dari tumpukan material yang sudah berada di lokasi. Di bagian sebelah kiri lajur ke arah Simpang Belimbing juga nampak telah selesai dicor beton. Namun belum bisa dilintasi.

Sedangkan lajur sebelah kanan, masih ditimbun tanah yang bertulang batang kelapa di bagian bawahnya. Kontur tanah yang lembut serta rawan amblas, membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas.

"Harapan kami semoga perbaikan yang dilakukan dapat segera diselesaikan. Sebab ini adalah jalan poros yang sangat ramai dilewati oleh kendaraan. Jika ada yang kecelakaan seperti ini, tentu sangat menghambat perjalanan," ujar Iwan, pengendara yang hendak menuju Muara Enim, sembari berlalu.[red]

 
 
 

BERITA TERKAIT

Ini Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

30 Juli 2019 469

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

Ketua DPRD PALI : PDAM Janganlah Menyusahkan Masyarakat!

24 Juli 2019 547

PALI [kabarpali.com] – Polemik transisi proses serah terima aset PDAM [...]

Terkait Mobil Tangki air. Kacab PDAM Pendopo : Bukan ditarik, Tapi Rusak!

24 Juli 2019 649

PALI [kabarpali.com] - Kepala Cabang (Kacab) PDAM Lematang Enim Booster [...]