Ketika Sapi Kurban Presiden Menjejak PALI: Sebuah Tanda Cinta dari Jakarta
PALI [kabarpali.com] - Suasana Idul Adha 1446 Hijriah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terasa berbeda. Bukan hanya karena gema takbir yang menggema atau semerbak aroma sate yang menguar dari rumah ke rumah, tetapi karena sebuah momen bersejarah yang tak pernah terjadi sebelumnya: untuk pertama kalinya, Presiden Republik Indonesia mengirimkan hewan kurban ke Bumi Serepat Serasan.
Seekor sapi kurban berukuran hampir satu ton—besar dan gagah, layaknya simbol ketulusan dan kekuatan—tiba sebelum Hari Raya. Hewan itu diterima langsung oleh Bupati PALI, Asgianto ST, dengan mata berkaca dan suara bergetar.
Di halaman Masjid Roudhotul Mujahid, Kelurahan Talang Ubi Timur, sang sapi diserahkan secara simbolis kepada panitia kurban. Sebuah prosesi sederhana, namun sarat makna.
"Ini bukan sekadar bantuan. Ini bentuk cinta dari seorang Presiden untuk rakyatnya. Baru kali ini, sejak kabupaten ini berdiri, kami mendapat perhatian seperti ini. Presiden Prabowo Subianto benar-benar melihat kami," ujar Bupati Asgianto dengan penuh haru.
Lebih dari sekadar seekor sapi, kurban itu adalah wujud nyata kepedulian pemimpin tertinggi negeri kepada daerah yang seringkali luput dari sorotan. Tak hanya itu, Asgianto mengungkapkan bahwa bantuan lain pun telah mengalir: alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk mendukung ketahanan pangan lokal. Langkah-langkah kecil tapi pasti untuk membangun fondasi masa depan yang lebih cerah.
“Dengan adanya Alsintan dari pusat, kami merasa tidak berjalan sendiri. Ini memberi semangat bagi kami untuk terus mendukung visi Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan Idul Adha, Lurah Talang Ubi Timur, Rita Anwar, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menyebutkan bahwa sapi kurban dari Presiden akan disembelih pada hari Sabtu, agar bisa dikelola dan dibagikan dengan optimal kepada warga.
“Ini kehormatan bagi kami. Kami akan pastikan hewan kurban ini sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan,” ucap Rita dengan mata bersinar.
Bagi warga PALI, kehadiran sapi Presiden bukan hanya membawa daging kurban, tetapi juga membawa harapan. Di momen suci Idul Adha yang sarat makna pengorbanan dan keikhlasan, bantuan ini menjadi simbol pengikat silaturahmi dan penguat semangat gotong royong.[red]










