Ingin Curhat Soal Harga Karet, Warga PALI Akan Bersepeda Temui Presiden

Surat Pengantar perjalanan Muklas, warga Desa Prabumenang Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI.
12 Februari 2020 Comments | Headline, PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR | Oleh Redaksi KABARPALI


PALI [kabarpali.com] - Harga karet yang tidak stabil dan cenderung turun, membuat perekonomian rakyat khususnya para petani di Kabupaten PALI Provinsi Sumsel menjadi tak menentu.
 
Hal itu telah memantik kegalauan yang kronis di tengah masyarakat setempat, serta membutuhkan solusi nyata untuk mendongkrak nilai jual salah satu komoditas primadona di Bumi Serepat Serasan.
 
Nah, terkait hal itu, baru-baru ini didapat informasi bahwa seorang warga Desa Prabu Menang Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI bakal mengambil langkah nyeleneh (aneh,red) untuk mengetahui kebijakan apa yang kiranya diambil pemerintah dalam menyikapi persoalan itu.
 
Dia adalah Muklas. Pria kelahiran Prabumenang, 8 Juli 1969. Pria itu berencana akan menemui Presiden RI Joko Widodo, dalam waktu dekat ini.
 
Hal yang unik dari impian petani karet itu adalah moda transportasi yang akan dipilihnya dalam perjalanan menuju istana. Ya, ia merencanakan akan mengayuh sepeda dari desanya menuju ibukota negara.
 
Disampaikan Kepala Desa Prabumenang, Abul Rustoni, keseriusan warganya itu ditunjukkan dengan mulainya ia mengurus segala keperluan untuk merelisasikan kenginan ekstrimnya itu.
 
"Dia katanya serius mau ke Jakarta menghadap Pak Jokowi. Kami sudah mengeluarkan Surat Keterangan terkait identitas dan tujuan keberangkatannya, sebagai pengantar dari Pemerintah Desa," ungkap Abul, Selasa (11/2/2020).
 
Adapun tujuannya hendak menghadap orang nomor satu di RI ini, tambah Kades, adalah hendak bersilaturahmi dan curhat soal harga karet.
 
"Katanya (Muklas), mau silaturahmi dan membicarakan harga getah," tambah Abul. 
 
Dilanjutkan Kades, bahwa Muklas juga berinisiatif akan mengurus surat pengantar dari kepolisian dan juga surat keterangan kesehatan dari dokter.
 
"Nanti kalau yang bersangkutan mau berangkat, ada pelepasannya. Nanti kami kabari," imbuhnya.[red]
 
 
 

BERITA LAINNYA

14899 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

14060 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

13744 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

12126 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018

11250 KaliKades dianggap Bohong, Ketua BPD ini Ungkap Faktanya

Penukal [kabarpali.com] -- Pernyataan Kepala Desa Gunung Raja Kecamatan [...]

19 April 2020
PALI [kabarpali.com] - Harga karet yang tidak stabil dan cenderung turun, membuat perekonomian rakyat khususnya para petani di Kabupaten PALI Provinsi Sumsel menjadi tak menentu.
 
Hal itu telah memantik kegalauan yang kronis di tengah masyarakat setempat, serta membutuhkan solusi nyata untuk mendongkrak nilai jual salah satu komoditas primadona di Bumi Serepat Serasan.
 
Nah, terkait hal itu, baru-baru ini didapat informasi bahwa seorang warga Desa Prabu Menang Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI bakal mengambil langkah nyeleneh (aneh,red) untuk mengetahui kebijakan apa yang kiranya diambil pemerintah dalam menyikapi persoalan itu.
 
Dia adalah Muklas. Pria kelahiran Prabumenang, 8 Juli 1969. Pria itu berencana akan menemui Presiden RI Joko Widodo, dalam waktu dekat ini.
 
Hal yang unik dari impian petani karet itu adalah moda transportasi yang akan dipilihnya dalam perjalanan menuju istana. Ya, ia merencanakan akan mengayuh sepeda dari desanya menuju ibukota negara.
 
Disampaikan Kepala Desa Prabumenang, Abul Rustoni, keseriusan warganya itu ditunjukkan dengan mulainya ia mengurus segala keperluan untuk merelisasikan kenginan ekstrimnya itu.
 
"Dia katanya serius mau ke Jakarta menghadap Pak Jokowi. Kami sudah mengeluarkan Surat Keterangan terkait identitas dan tujuan keberangkatannya, sebagai pengantar dari Pemerintah Desa," ungkap Abul, Selasa (11/2/2020).
 
Adapun tujuannya hendak menghadap orang nomor satu di RI ini, tambah Kades, adalah hendak bersilaturahmi dan curhat soal harga karet.
 
"Katanya (Muklas), mau silaturahmi dan membicarakan harga getah," tambah Abul. 
 
Dilanjutkan Kades, bahwa Muklas juga berinisiatif akan mengurus surat pengantar dari kepolisian dan juga surat keterangan kesehatan dari dokter.
 
"Nanti kalau yang bersangkutan mau berangkat, ada pelepasannya. Nanti kami kabari," imbuhnya.[red]
 
 
 

BERITA TERKAIT

Air PDAM Tak Mengalir, Anggota DPRD PALI Safirin : Harus Segera Ada Solusi!

08 Juli 2020 852

PALI [kabarpali.com] - Krisis ketersediaan air bersih di Kecamatan Talang [...]

Sulit Air Bersih : Persoalan klasik di PALI, Belum Menemukan Solusi

06 Juli 2020 890

PALI [kabarpali.com] - Meski musim Penghujan belum beranjak pergi, dan [...]

SMKN I Penukal : Blended Learning, Solusi Belajar di Era New Normal

02 Juli 2020 491

PALI [kabarpali.com] - Memasuki era kebiasaan baru (new normal) sebagai [...]