Fraksi Gerindra Sebut Paripurna DPRD PALI Hari ini Ilegal

Oleh Redaksi KABARPALI | 09 April 2018
Anggota DPRD PALI dari Fraksi Gerindra ; Alamsyah, SH.


PALI [kabarpali.com] - Rapat Paripurna Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang ke-4 nyaris gaduh. Dua orang anggota DPRD walk out saat rapat baru saja hendak dimulai.
 
Rapat wakil rakyat yang digelar di Ruang Paripurna DPRD PALI, hari ini (Senin, 9/4/2018), sebelumnya dinyatakan pimpinan mencapai quorum dengan kehadiran 20 anggota.
 
Namun bersamaan dengan itu, di interupsi oleh anggota dari Fraksi Gerindra ; Alamsyah SH, yang menyatakan bahwa ia sebelumnya tak pernah dikabari, kapan rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang mengesahkan jadwal sidang dilaksanakan.
 
"Saya tak pernah dikasih tau baik secara undangan resmi maupun lisan, kapan rapat Banmus digelar," ujarnya di ruang rapat.
 
Menurut Alamsyah, ada yang janggal terhadap kinerja di Sekretariat DPRD maupun Pemerintah PALI. "Harus ada jeda waktu untuk melakukan rapat Badan Musyawarah jadwal paripurna. Ini seolah - olah telah diatur sedemikian rupa tanpa melibatkan anggota."
 
Alamsyah pun menuding, Rapat Paripurna hari itu ilegal. "Ini ilegal pak ketua, karena tanpa persetujuan anggota Bamus!" tegasnya. 
 
"Jika paripurna hari ini diteruskan, saya akan walk out. Silahkan kawan - kawan DPRD dan Ketua pertanggung jawabkan hasil rapat ini," cetusnya, sembari meninggalkan ruang rapat dan disusul oleh Basuki Rahmat ST, anggota Fraksi Gerindra lainnya.
 
Dikonfirmasi wartawan, saat sudah di luar ruang rapat, Alamsyah menyesalkan sebagai salah satu anggota Bamus, ia merasa sudah diabaikan. 
 
"Saya sebagai anggota Bamus tidak diberitahu kapan dilaksanakan rapat Bamus dan di mana pengesahannya. Jangankan ikut mengesahkan jadwal paripurna,  diundang pun saya tidak," tukasnya.[red]

BERITA LAINNYA

54511 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

22729 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20210 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19794 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

19030 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019
PALI [kabarpali.com] - Rapat Paripurna Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang ke-4 nyaris gaduh. Dua orang anggota DPRD walk out saat rapat baru saja hendak dimulai.
 
Rapat wakil rakyat yang digelar di Ruang Paripurna DPRD PALI, hari ini (Senin, 9/4/2018), sebelumnya dinyatakan pimpinan mencapai quorum dengan kehadiran 20 anggota.
 
Namun bersamaan dengan itu, di interupsi oleh anggota dari Fraksi Gerindra ; Alamsyah SH, yang menyatakan bahwa ia sebelumnya tak pernah dikabari, kapan rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang mengesahkan jadwal sidang dilaksanakan.
 
"Saya tak pernah dikasih tau baik secara undangan resmi maupun lisan, kapan rapat Banmus digelar," ujarnya di ruang rapat.
 
Menurut Alamsyah, ada yang janggal terhadap kinerja di Sekretariat DPRD maupun Pemerintah PALI. "Harus ada jeda waktu untuk melakukan rapat Badan Musyawarah jadwal paripurna. Ini seolah - olah telah diatur sedemikian rupa tanpa melibatkan anggota."
 
Alamsyah pun menuding, Rapat Paripurna hari itu ilegal. "Ini ilegal pak ketua, karena tanpa persetujuan anggota Bamus!" tegasnya. 
 
"Jika paripurna hari ini diteruskan, saya akan walk out. Silahkan kawan - kawan DPRD dan Ketua pertanggung jawabkan hasil rapat ini," cetusnya, sembari meninggalkan ruang rapat dan disusul oleh Basuki Rahmat ST, anggota Fraksi Gerindra lainnya.
 
Dikonfirmasi wartawan, saat sudah di luar ruang rapat, Alamsyah menyesalkan sebagai salah satu anggota Bamus, ia merasa sudah diabaikan. 
 
"Saya sebagai anggota Bamus tidak diberitahu kapan dilaksanakan rapat Bamus dan di mana pengesahannya. Jangankan ikut mengesahkan jadwal paripurna,  diundang pun saya tidak," tukasnya.[red]

BERITA TERKAIT

KPU PALI Sosialisasi Pilkada di Pasar Tempirai

17 Juli 2024 576

Penukal Utara [kabarpali.com] - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal [...]

Wewenang dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa

17 Juli 2024 252

BADAN Permusyawaratan Desa (BPD) adalah lembaga yang dibentuk di setiap desa di [...]

Jaga Pilkada Tetap “On The Track”, Bawaslu PALI mulai aktifkan Sentra Gakkumdu

17 Juli 2024 593

PALI [kabarpali.com] – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal [...]

close button