Aduh, Website Pemkab PALI Kena Retas Lagi

Oleh Redaksi KABARPALI | 08 April 2018
Tampilan web Pemkab PALI setelah kena retas.


PALI [kabarpali.com] - Website milik Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diserang hacker. Akibatnya, hingga hari ini, portal itu tak bisa diakses lagi. 
 
Dari penelusuran cyber yang dilakukan kabarpali.com, pusat informasi Pemkab PALI, yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) PALI itu, mulai dihack pada Rabu (4/4/2018).
 
Ketika diakses web beralamat www.palikab.go.id itu hanya akan menampilkan blackscreen (layar berwarna hitam) dengan tulisan "Touched By Mr.Mou53_k1LL321 ft QueenRAHMA21". Di bawahnya tertulis sindiran atas beberapa kejadian yang penuh ironi di negeri ini.
 
Tulisan itu berbunyi "Selamat datang di Indonesia. Dimana anak SD manggilnya ayah bunda. Anak SMP diperkosa sampai mati. Anak SMA ngaku anak pejabat Polri. Anak kuliahan bunuh dosennya gara" skripsi ditolak.. dan seterusnya". 
 
Di antara tulisan itu juga disebutkan sang hacker menamai dirinya (mungkin juga kelompoknya) "99syndicate". Tak diketahui apa motif pelaku, membajak portal yang juga berisi subdomain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) PALI itu. 
 
Menurut informasi cyber yang dikumpulkan media ini, sejak 21 Februari 2017, setidaknya sudah sepuluh kali website itu diretas oleh hacker.
 
Annas, salah satu internet programmer, mengatakan bahwa biasanya penyebab suatu web rentan dibajak, adalah firewall  (keamanan) yang lemah.
 
"Apalagi web yang memang memiliki daya tarik bagi para hacker untuk menjadi objek serangan mereka," ujarnya pada kabarpali, Minggu (8/4/2018).
 
Sebenarnya, tambah Annas, setiap web pasti ada celah untuk diserang, namun jika rutin di-maintenance (lakukan perawatan), maka peluang tersebut bisa diminimalisir.
 
"Hendaknya web admin, jangan sekedar bisa upload content saja, tapi juga bisa melakukan maintenance. Setidaknya, jika sering dikontrol, maka web admin akan tahu lebih dulu dari viewer, dan punya kesempatan untuk segera memperbaiki," pungkasnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo PALI ; Asrohi SSos MH, saat dihubungi media ini, tiga nomor ponselnya sedang tidak aktif.[red]
 
 
 
 

BERITA LAINNYA

101686 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

78602 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39075 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25363 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23249 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Website milik Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diserang hacker. Akibatnya, hingga hari ini, portal itu tak bisa diakses lagi. 
 
Dari penelusuran cyber yang dilakukan kabarpali.com, pusat informasi Pemkab PALI, yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) PALI itu, mulai dihack pada Rabu (4/4/2018).
 
Ketika diakses web beralamat www.palikab.go.id itu hanya akan menampilkan blackscreen (layar berwarna hitam) dengan tulisan "Touched By Mr.Mou53_k1LL321 ft QueenRAHMA21". Di bawahnya tertulis sindiran atas beberapa kejadian yang penuh ironi di negeri ini.
 
Tulisan itu berbunyi "Selamat datang di Indonesia. Dimana anak SD manggilnya ayah bunda. Anak SMP diperkosa sampai mati. Anak SMA ngaku anak pejabat Polri. Anak kuliahan bunuh dosennya gara" skripsi ditolak.. dan seterusnya". 
 
Di antara tulisan itu juga disebutkan sang hacker menamai dirinya (mungkin juga kelompoknya) "99syndicate". Tak diketahui apa motif pelaku, membajak portal yang juga berisi subdomain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) PALI itu. 
 
Menurut informasi cyber yang dikumpulkan media ini, sejak 21 Februari 2017, setidaknya sudah sepuluh kali website itu diretas oleh hacker.
 
Annas, salah satu internet programmer, mengatakan bahwa biasanya penyebab suatu web rentan dibajak, adalah firewall  (keamanan) yang lemah.
 
"Apalagi web yang memang memiliki daya tarik bagi para hacker untuk menjadi objek serangan mereka," ujarnya pada kabarpali, Minggu (8/4/2018).
 
Sebenarnya, tambah Annas, setiap web pasti ada celah untuk diserang, namun jika rutin di-maintenance (lakukan perawatan), maka peluang tersebut bisa diminimalisir.
 
"Hendaknya web admin, jangan sekedar bisa upload content saja, tapi juga bisa melakukan maintenance. Setidaknya, jika sering dikontrol, maka web admin akan tahu lebih dulu dari viewer, dan punya kesempatan untuk segera memperbaiki," pungkasnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo PALI ; Asrohi SSos MH, saat dihubungi media ini, tiga nomor ponselnya sedang tidak aktif.[red]
 
 
 
 

BERITA TERKAIT

Dewan Pendidikan PALI Gelar Halal Bihalal dan Rapat Kerja

02 April 2026 484

PALI [kabarpali.com] - Dewan Pendidikan Kabupaten PALI menggelar kegiatan halal [...]

Isu Retak Patah: Heri Amalindo dan Bupati Asgianto Duduk Satu Meja, Bahas Masa Depan PALI

25 Maret 2026 230

PALI [kabarpali.com] — Isu keretakan hubungan antara dua tokoh penting di [...]

Dinkop UKM PALI Sosialisasikan Program OVOP, Dorong UMKM Jengkol Jadi Produk Unggulan Daerah

15 Januari 2026 221

PALI [kabarpali.com] – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) [...]

close button