Cari Sarden Bercacing, Disperindag PALI Sidak Minimarket

Oleh Redaksi KABARPALI | 09 April 2018
Pemkab PALI sidak sarden bercacing di beberapa toko dan minimarket di Talang Ubi.


PALI [kabarpali.com] - Menyikapi beredarnya kabar ada ikan olahan dalam kemasan (sarden) yang mengandung cacing, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) PALI menggelar razia ke toko dan minimarket, Senin (9/4/2018).
 
Razia atau inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Kabid Perdagangan Disperindag PALI ; M Sunardi SE MSi itu, juga melibatkan Dinas Kesehatan dan Satpol PP PALI. Di mulai dari toko sembako di Pasar Talang Ubi, rombongan itu menyusuri beberapa minimarket di kawasan Simpang Lima Pendopo.
 
"Kasus ini merupakan permasalahan nasional. Di setiap daerah juga melakukan hal yang sama, sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen," tutur Sunardi, di sela giat sidak.
 
Apalagi tambahnya, beberapa waktu lalu, berita tentang adanya 27 merk sarden bercacing sudah viral di tengah masyarakat, termasuk di Kabupaten PALI. "Kita tentu tidak berdiam diri. Hari ini berdasar surat tugas dari Sekretariat Daerah, dan edaran BPOM, kita lakukan sidak ke toko-toko."
 
Dalam melakukan pemeriksaan sarden, satu persatu petugas tersebut mencocokan nomor bets yang ada di kemasan kaleng dengan daftar merk sarden yang didapat dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM).
 
"Ada beberapa merk yang sama dengan daftar edaran. Namun nomor betsnya berbeda. Meski begitu, menurut pedagang akan tetap dikembalikan ke distributor, sebab pembeli cenderung enggan membelinya," ujar Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan Dinkes ; H Amir SE SKM, yang juga ikut sidak.
 
Di minimarket Alfamart, hanya ada beberapa merk sarden terpajang. Namun nomor betsnya juga berbeda dari daftar edaran BPOM. Sedangkan di Indomaret, sedang kosong, karena menurut pegawainya, baru ditarik oleh distributor baru-baru ini.[red]

BERITA LAINNYA

102013 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79357 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39539 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26161 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23632 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Menyikapi beredarnya kabar ada ikan olahan dalam kemasan (sarden) yang mengandung cacing, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) PALI menggelar razia ke toko dan minimarket, Senin (9/4/2018).
 
Razia atau inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Kabid Perdagangan Disperindag PALI ; M Sunardi SE MSi itu, juga melibatkan Dinas Kesehatan dan Satpol PP PALI. Di mulai dari toko sembako di Pasar Talang Ubi, rombongan itu menyusuri beberapa minimarket di kawasan Simpang Lima Pendopo.
 
"Kasus ini merupakan permasalahan nasional. Di setiap daerah juga melakukan hal yang sama, sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen," tutur Sunardi, di sela giat sidak.
 
Apalagi tambahnya, beberapa waktu lalu, berita tentang adanya 27 merk sarden bercacing sudah viral di tengah masyarakat, termasuk di Kabupaten PALI. "Kita tentu tidak berdiam diri. Hari ini berdasar surat tugas dari Sekretariat Daerah, dan edaran BPOM, kita lakukan sidak ke toko-toko."
 
Dalam melakukan pemeriksaan sarden, satu persatu petugas tersebut mencocokan nomor bets yang ada di kemasan kaleng dengan daftar merk sarden yang didapat dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM).
 
"Ada beberapa merk yang sama dengan daftar edaran. Namun nomor betsnya berbeda. Meski begitu, menurut pedagang akan tetap dikembalikan ke distributor, sebab pembeli cenderung enggan membelinya," ujar Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan Dinkes ; H Amir SE SKM, yang juga ikut sidak.
 
Di minimarket Alfamart, hanya ada beberapa merk sarden terpajang. Namun nomor betsnya juga berbeda dari daftar edaran BPOM. Sedangkan di Indomaret, sedang kosong, karena menurut pegawainya, baru ditarik oleh distributor baru-baru ini.[red]

BERITA TERKAIT

Pers dan Aktivis di PALI Surati Presiden, Beri Masukan untuk Kebaikan Negeri

24 Agustus 2026 572

PALI [kabarpali.com] — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten [...]

BKPSDM PALI Luncurkan Layanan Kepegawaian Terpadu Secara Online “PALI HEBAT”

09 Juli 2026 389

PALI [kabarpali.com] – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya [...]

Ekonomi PALI Tumbuh 5,08 Persen pada Semester I 2026

06 Juli 2026 709

PALI [kabarpali.com] – Kinerja ekonomi Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

close button