Catut Nama Pegawai Disdik, Penelepon Gelap Hubungi para Kepsek di PALI

Oleh Redaksi KABARPALI | 16 Oktober 2018
Ilustrasi/net


PALI [kabarpali.com] - Para Kepala Sekolah (Kepsek) yang berada di Kabupaten PALI harus ekstra hati-hati. Sebab, akhir-akhir ini marak penelepon gelap, yang mengatas namakan pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) PALI menghubungi mereka.
 
Motif mereka diduga membujuk para Kepsek agar dapat memberikan sejumlah uang, agar rencana pengajuan proyek sarana dan prasarana (sapras) di sekolahnya bisa terealisasi. 
 
Seperti dialami Sumarlin SPd, Kepala SDN 13 Penukal. Ia mengaku kemaren telah ditelepon oleh seseorang yang mengaku staf di Disdik PALI, bernama Robby. Kepada dirinya, si penelepon mengatakan agar segera mengurus proyek Sarpras yang bakal dilaksanakan di sekolahnya. 
 
"Karena saya tahu suaranya tidak sama dengan Robby yang asli, maka saya tidak percaya, dan sempat mengatakan bahwa tidak mungkin Robby ada kembaran di Disdik," tutur Sumarlin sembari tertawa, Selasa (16/10/2018). 
 
Senada dikatakan Robby, pegawai Disdik yang namanya dicatut, hal serupa juga sempat dialami oleh beberapa kepala sekolah lainnya di daerah ini. Tak hanya mengatas namakan dirinya saja, beberapa di antaranya juga bahkan memakai nama Kabid Sarpras ; Irwan, atau pejabat lainnya di OPD tersebut.
 
"Belum lama ini hal itu dialami juga oleh Husna SPd, Kepala SDN 4 Tanah Abang. Nomor seluler yang dipakainya adalah 085219747061. Motifnya kurang lebih sama dengan yang dialami oleh Pak Sumarlin. Mereka meminta Kepsek agar segera mengurus proyek Sapras," ujar Robby. 
 
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten PALI ; Kamriadi SPd, mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan himbauan kepada para Kepala Sekolah, agar tidak perlu menghiraukan telepon dari oknum yang tak bertanggung jawab tersebut. 
 
"Menyikapi masalah ini, kami sudah sampaikan kepada Kepala Sekolah, agar tidak perlu menanggapi oknum yg menelpon ini. Mekanisme pengusulan Sapras pendidikan PALI sudah jelas. Perbaiki data Dapodik, nanti pemerintah baik pusat maupun daerah akan membaca data Dapodik  yang dibuat sekolah, sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rangka bantuan Sapras," tegasnya pada kabarpali.com.[red]

BERITA LAINNYA

101942 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79084 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39407 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25950 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23558 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Para Kepala Sekolah (Kepsek) yang berada di Kabupaten PALI harus ekstra hati-hati. Sebab, akhir-akhir ini marak penelepon gelap, yang mengatas namakan pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) PALI menghubungi mereka.
 
Motif mereka diduga membujuk para Kepsek agar dapat memberikan sejumlah uang, agar rencana pengajuan proyek sarana dan prasarana (sapras) di sekolahnya bisa terealisasi. 
 
Seperti dialami Sumarlin SPd, Kepala SDN 13 Penukal. Ia mengaku kemaren telah ditelepon oleh seseorang yang mengaku staf di Disdik PALI, bernama Robby. Kepada dirinya, si penelepon mengatakan agar segera mengurus proyek Sarpras yang bakal dilaksanakan di sekolahnya. 
 
"Karena saya tahu suaranya tidak sama dengan Robby yang asli, maka saya tidak percaya, dan sempat mengatakan bahwa tidak mungkin Robby ada kembaran di Disdik," tutur Sumarlin sembari tertawa, Selasa (16/10/2018). 
 
Senada dikatakan Robby, pegawai Disdik yang namanya dicatut, hal serupa juga sempat dialami oleh beberapa kepala sekolah lainnya di daerah ini. Tak hanya mengatas namakan dirinya saja, beberapa di antaranya juga bahkan memakai nama Kabid Sarpras ; Irwan, atau pejabat lainnya di OPD tersebut.
 
"Belum lama ini hal itu dialami juga oleh Husna SPd, Kepala SDN 4 Tanah Abang. Nomor seluler yang dipakainya adalah 085219747061. Motifnya kurang lebih sama dengan yang dialami oleh Pak Sumarlin. Mereka meminta Kepsek agar segera mengurus proyek Sapras," ujar Robby. 
 
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten PALI ; Kamriadi SPd, mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan himbauan kepada para Kepala Sekolah, agar tidak perlu menghiraukan telepon dari oknum yang tak bertanggung jawab tersebut. 
 
"Menyikapi masalah ini, kami sudah sampaikan kepada Kepala Sekolah, agar tidak perlu menanggapi oknum yg menelpon ini. Mekanisme pengusulan Sapras pendidikan PALI sudah jelas. Perbaiki data Dapodik, nanti pemerintah baik pusat maupun daerah akan membaca data Dapodik  yang dibuat sekolah, sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rangka bantuan Sapras," tegasnya pada kabarpali.com.[red]

BERITA TERKAIT

Politeknik PALI Mulai Buka Penerimaan Mahasiswa Baru. Ayo Daftar!

08 April 2026 1238

PALI [kabarpali.com] – Politeknik PALI resmi membuka Penerimaan Mahasiswa [...]

Dewan Pendidikan PALI Gelar Halal Bihalal dan Rapat Kerja

02 April 2026 865

PALI [kabarpali.com] - Dewan Pendidikan Kabupaten PALI menggelar kegiatan halal [...]

Pemkab PALI Umumkan Penerima Beasiswa Tahun 2025

13 Maret 2026 1354

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

close button