Ada Warga Kaya di PALI Terima Bansos, Kok Bisa?

Oleh Redaksi KABARPALI | 07 Februari 2022
Ilustrasi/net


PALI [kabarpali.com] - Banyak warga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang terkategori berekonomi mampu atau berpenghasilan di atas rata-rata, justru menerima bantuan sosial (Bansos). Hal ini tentu saja menjadi sorotan masyarakat, dan mencetus kecemburuan sosial bagi penduduk lainnya.

Dari pengamatan media ini di lapangan, berdasarkan informasi dari beberapa warga, terbukti banyak orang kaya di Bumi Serepat Serasan memang masih mendapatkan Bansos secara rutin. Informasi itu tak diragukan lagi, ketika awak media juga mencocokkan dengan data yang diakses melalui portal cekbansos.kemensos.go.id.

"Contohnya, ada warga di Kecamatan Penukal yang punya dua toko serba ada (Toserba) dan beberapa kendaraan. Kok masih menerima Bansos Program Keluarga Harapan (PKH)?" cetus Irsan, salah seorang warga setempat.

Sementara, masih banyak warga lain yang memang berekonomi lemah justru tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah itu. Ia pun merasa heran dan meragukan pendataan itu dilakukan oleh petugas yang ditunjuk dengan serius.

"Kesannya tidak tepat sasaran. Anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pun seolah tidak maksimal pemanfaatannya sesuai tujuan dan harapan," cetusnya pesimis.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Fahrudin,S.Psi., tidak menyangkal jika saat ini memang masih banyak keluarga berada yang menerima Bansos. Hal itu menurutnya, karena update data terbaru yang belum dilakukan di PALI.

"Terakhir ada pendataan terbaru di PALI pada tahun 2015 lalu. Itu pun petugasnya masih dari Kabupaten induk Muara Enim. Sehingga mungkin saja sekarang ada perubahan status sosial dan ekonomi masyarakat," terangnya, Kamis (3/2/2022).

Oleh karena itu, ia tak menampik jika masih ada warga mampu yang justru mendapat Bansos. Ke depan jika pendataan segera dilakukan, ia berharap penerima manfaat Bansos akan tepat sasaran.

"Tahun ini kita hanya punya anggaran untuk pendataan dua Kecamatan saja. Yakni Kecamatan Talang Ubi dan Penukal Utara. Targetnya bulan Oktober 2022 sudah rampung dan telah disampaikan ke Kemensos," imbuhnya.

Sedangkan tiga kecamatan lain: yakni Penukal, Abab dan Tanah Abang, Fahrudin berharap akan juga dianggarkan pada tahun depan, agar penerima manfaat Bansos dapat segera diupdate, sesuai dengan keadaannya sekarang.

"Kami berharap semua penduduk terkategori Miskin Baru (Misbar) terutama akibat dampak pandemi Covid 19, juga dapat segera terdata dan menjadi penerima manfaat bansos," pungkasnya.[red] 

BERITA LAINNYA

102013 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79358 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39539 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26161 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23632 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] - Banyak warga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang terkategori berekonomi mampu atau berpenghasilan di atas rata-rata, justru menerima bantuan sosial (Bansos). Hal ini tentu saja menjadi sorotan masyarakat, dan mencetus kecemburuan sosial bagi penduduk lainnya.

Dari pengamatan media ini di lapangan, berdasarkan informasi dari beberapa warga, terbukti banyak orang kaya di Bumi Serepat Serasan memang masih mendapatkan Bansos secara rutin. Informasi itu tak diragukan lagi, ketika awak media juga mencocokkan dengan data yang diakses melalui portal cekbansos.kemensos.go.id.

"Contohnya, ada warga di Kecamatan Penukal yang punya dua toko serba ada (Toserba) dan beberapa kendaraan. Kok masih menerima Bansos Program Keluarga Harapan (PKH)?" cetus Irsan, salah seorang warga setempat.

Sementara, masih banyak warga lain yang memang berekonomi lemah justru tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah itu. Ia pun merasa heran dan meragukan pendataan itu dilakukan oleh petugas yang ditunjuk dengan serius.

"Kesannya tidak tepat sasaran. Anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pun seolah tidak maksimal pemanfaatannya sesuai tujuan dan harapan," cetusnya pesimis.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Fahrudin,S.Psi., tidak menyangkal jika saat ini memang masih banyak keluarga berada yang menerima Bansos. Hal itu menurutnya, karena update data terbaru yang belum dilakukan di PALI.

"Terakhir ada pendataan terbaru di PALI pada tahun 2015 lalu. Itu pun petugasnya masih dari Kabupaten induk Muara Enim. Sehingga mungkin saja sekarang ada perubahan status sosial dan ekonomi masyarakat," terangnya, Kamis (3/2/2022).

Oleh karena itu, ia tak menampik jika masih ada warga mampu yang justru mendapat Bansos. Ke depan jika pendataan segera dilakukan, ia berharap penerima manfaat Bansos akan tepat sasaran.

"Tahun ini kita hanya punya anggaran untuk pendataan dua Kecamatan saja. Yakni Kecamatan Talang Ubi dan Penukal Utara. Targetnya bulan Oktober 2022 sudah rampung dan telah disampaikan ke Kemensos," imbuhnya.

Sedangkan tiga kecamatan lain: yakni Penukal, Abab dan Tanah Abang, Fahrudin berharap akan juga dianggarkan pada tahun depan, agar penerima manfaat Bansos dapat segera diupdate, sesuai dengan keadaannya sekarang.

"Kami berharap semua penduduk terkategori Miskin Baru (Misbar) terutama akibat dampak pandemi Covid 19, juga dapat segera terdata dan menjadi penerima manfaat bansos," pungkasnya.[red] 

BERITA TERKAIT

Pers dan Aktivis di PALI Surati Presiden, Beri Masukan untuk Kebaikan Negeri

24 Agustus 2026 573

PALI [kabarpali.com] — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten [...]

BKPSDM PALI Luncurkan Layanan Kepegawaian Terpadu Secara Online “PALI HEBAT”

09 Juli 2026 389

PALI [kabarpali.com] – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya [...]

Ekonomi PALI Tumbuh 5,08 Persen pada Semester I 2026

06 Juli 2026 709

PALI [kabarpali.com] – Kinerja ekonomi Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

close button