Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi Berkolaborasi dengan UNDIP Gelar Focus Group Discussion - Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi Baru Kawasan Transmigrasi PETATA PALI
PALI [kabarpali.com] – Pada Rabu (2/09/2026), Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi yang berkolaborasi dengan Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Kawasan Transmigrasi Petata, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Kegiatan ini bertujuan menggali potensi dan mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kawasan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan terkait.
FGD difokuskan pada keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kunci, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Melalui forum ini, masing-masing OPD memberikan pandangan dan masukan sesuai dengan bidang dan kewenangannya untuk mendukung pembangunan Kawasan Transmigrasi Petata secara terintegrasi.
.JPG.jpeg)
Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Andre Fajar Wijaya, menyampaikan apresiasi atas kembali hadirnya Tim Ekspedisi Patriot UNDIP. “Kami menyambut baik kedatangan Tim Ekspedisi Patriot UNDIP yang kedua kalinya, dan berharap FGD ini menjadi kolaborasi yang inovatif antar setiap pemangku kepentingan dalam memajukan kawasan transmigrasi PETATA,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten PALI, Endang Silparensi, turut menyampaikan harapannya agar kegiatan dan kolaborasi yang dilaksanakan dapat menghasilkan luaran yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami berharap seluruh proses, hasil intervensi, pembelajaran, dan rekomendasi dapat dirumuskan menjadi luaran yang berkualitas, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan transmigrasi Petata,” ujarnya.
FGD ini juga mengangkat tema “Model Pendampingan Terpadu Berbasis Komunitas untuk Penguatan Layanan Pendidikan dan Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Penurunan Stunting dan Penyakit Berbasis Lingkungan.” Tema tersebut diarahkan untuk memperbaiki dan memperkuat layanan pendidikan dan kesehatan di Kawasan Transmigrasi Petata melalui pendekatan berbasis komunitas. Masyarakat diharapkan dapat terlibat aktif dalam peningkatan kesehatan lingkungan, pencegahan stunting, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.
Berbagai masukan dari OPD dan pemangku kepentingan akan menjadi bahan analisis bagi Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi bersama UNDIP dalam menyusun rekomendasi pengembangan Kawasan Transmigrasi Petata. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menghasilkan langkah dan model pendampingan yang terintegrasi untuk memperkuat layanan pendidikan dan kesehatan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di Kabupaten PALI. [rils/adv]










