Padam Sejak Tengah Hari, Listrik di sebagian Kawasan di Pendopo Belum Juga Menyala

Oleh Redaksi KABARPALI | 15 Juli 2026


PALI [kabarpali.com] – Pemadaman listrik yang terjadi di kawasan Pahlawan dan sekitarnya, di Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sejak Rabu (15/7/2026) siang, dikeluhkan warga. Hingga menjelang waktu Magrib, aliran listrik yang padam sejak sekitar pukul 13.00 WIB belum juga kembali normal.

Lamanya pemadaman membuat aktivitas masyarakat terganggu. Ranti, salah seorang warga kawasan Pahlawan Pendopo, mengaku kesulitan menjalankan aktivitas rumah tangga karena sejumlah peralatan elektronik tidak dapat digunakan. Selain tidak bisa memasak menggunakan peralatan listrik, kondisi rumah juga terasa lebih panas lantaran kipas angin maupun pendingin ruangan tidak dapat dioperasikan.


Menurut Ranti, gangguan listrik di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut pemadaman listrik sudah cukup sering dialami warga, bahkan hampir setiap pekan. Ia berharap PLN segera melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap jaringan listrik di kawasan yang padat penduduk itu.

"Jika penyebabnya karena kapasitas jaringan atau tegangan yang sudah tidak memadai, maka perlu segera dilakukan penambahan kapasitas maupun solusi teknis lainnya agar gangguan serupa tidak terus berulang," tukasnya.

Sementara itu, Manager PLN ULP Pendopo, Mochamad Dede, membenarkan adanya gangguan pada jaringan listrik di wilayah tersebut. Ia mengatakan petugas masih berada di lapangan untuk melakukan penelusuran titik gangguan dan proses pemulihan secara bertahap.

“Iya Pak, lagi ada gangguan. Tadi dicoba untuk pemulihan, tetapi belum berhasil. Saat ini masih dilakukan penelusuran secara bertahap sampai ditemukan titik gangguannya,” ujar Mochamad Dede melalui pesan WhatsApp.

Di sisi lain, warga berharap PT PLN dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, terutama dalam meminimalkan frekuensi pemadaman dan mempercepat penanganan gangguan.  Berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat dinilai perlu didengar serta ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret agar permasalahan yang sama tidak terus berulang.

Warga juga berharap PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan listrik di kawasan yang kerap mengalami gangguan, termasuk apabila diperlukan peningkatan kapasitas maupun peremajaan infrastruktur. Dengan demikian, kualitas layanan dapat semakin andal dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Harapan tersebut dinilai penting agar tercipta keseimbangan antara hak dan kewajiban kedua belah pihak. Sebagai pelanggan, masyarakat berkewajiban membayar tagihan listrik tepat waktu, sementara PLN sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik diharapkan mampu memberikan pelayanan yang optimal, andal, dan responsif terhadap setiap gangguan yang terjadi.[red]

BERITA LAINNYA

101897 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

78962 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39335 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25827 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23498 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] – Pemadaman listrik yang terjadi di kawasan Pahlawan dan sekitarnya, di Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sejak Rabu (15/7/2026) siang, dikeluhkan warga. Hingga menjelang waktu Magrib, aliran listrik yang padam sejak sekitar pukul 13.00 WIB belum juga kembali normal.

Lamanya pemadaman membuat aktivitas masyarakat terganggu. Ranti, salah seorang warga kawasan Pahlawan Pendopo, mengaku kesulitan menjalankan aktivitas rumah tangga karena sejumlah peralatan elektronik tidak dapat digunakan. Selain tidak bisa memasak menggunakan peralatan listrik, kondisi rumah juga terasa lebih panas lantaran kipas angin maupun pendingin ruangan tidak dapat dioperasikan.


Menurut Ranti, gangguan listrik di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut pemadaman listrik sudah cukup sering dialami warga, bahkan hampir setiap pekan. Ia berharap PLN segera melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap jaringan listrik di kawasan yang padat penduduk itu.

"Jika penyebabnya karena kapasitas jaringan atau tegangan yang sudah tidak memadai, maka perlu segera dilakukan penambahan kapasitas maupun solusi teknis lainnya agar gangguan serupa tidak terus berulang," tukasnya.

Sementara itu, Manager PLN ULP Pendopo, Mochamad Dede, membenarkan adanya gangguan pada jaringan listrik di wilayah tersebut. Ia mengatakan petugas masih berada di lapangan untuk melakukan penelusuran titik gangguan dan proses pemulihan secara bertahap.

“Iya Pak, lagi ada gangguan. Tadi dicoba untuk pemulihan, tetapi belum berhasil. Saat ini masih dilakukan penelusuran secara bertahap sampai ditemukan titik gangguannya,” ujar Mochamad Dede melalui pesan WhatsApp.

Di sisi lain, warga berharap PT PLN dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, terutama dalam meminimalkan frekuensi pemadaman dan mempercepat penanganan gangguan.  Berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat dinilai perlu didengar serta ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret agar permasalahan yang sama tidak terus berulang.

Warga juga berharap PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan listrik di kawasan yang kerap mengalami gangguan, termasuk apabila diperlukan peningkatan kapasitas maupun peremajaan infrastruktur. Dengan demikian, kualitas layanan dapat semakin andal dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Harapan tersebut dinilai penting agar tercipta keseimbangan antara hak dan kewajiban kedua belah pihak. Sebagai pelanggan, masyarakat berkewajiban membayar tagihan listrik tepat waktu, sementara PLN sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik diharapkan mampu memberikan pelayanan yang optimal, andal, dan responsif terhadap setiap gangguan yang terjadi.[red]

BERITA TERKAIT

Warga Ibukota PALI Kesal, Listrik Padam Sejak Jelang Subuh

02 April 2026 535

PALI [kabarpali.com] - Warga Kota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI [...]

Manager PLN ULP Pendopo Minta Maaf, Akui Kesalahan Petugas Terkait Surat Pemutusan

31 Maret 2026 555

PALI [kabarpali.com] - Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) [...]

Telat Bayar 1 Bulan, PLN Pendopo "Ancam" Putuskan Meteran Pelanggan

31 Maret 2026 933

PALI [kabarpali.com] ~ Layanan publik PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan [...]

close button