Uji Kenaikan Tingkat Perdana, Pagar Nusa PALI Cetak Kader Silat Berkarakter
PALI [kabarpali.com] – Lembaga Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sukses menggelar Uji Kenaikan Tingkat (UKT) perdana, Minggu, 6 Juli 2025. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gelora 10 November, Talang Ubi, dan diikuti sekitar 350 orang yang terdiri dari peserta, wali santri, warga, serta pengurus Pagar Nusa.

Sebanyak 80 peserta yang merupakan kader pemula mengikuti tahapan uji dengan penuh semangat. Ketua Pagar Nusa Kabupaten PALI, Mas David, menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama kegiatan UKT digelar secara resmi oleh pihaknya.
“Alhamdulillah, ini kegiatan perdana yang kami selenggarakan. Antusiasme peserta luar biasa, terutama dari 80 orang peserta pemula Pagar Nusa yang mengikuti dengan penuh semangat,” ujar Mas David.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses menjadi anggota Pagar Nusa bukanlah sesuatu yang instan. Setiap calon anggota harus melewati proses pembinaan dan latihan intensif yang bisa berlangsung antara satu hingga tiga tahun.
“Keanggotaan Pagar Nusa tidak serta-merta diberikan. Butuh proses panjang, latihan bertahap, dan pembinaan mental serta spiritual agar mencetak pendekar yang bukan hanya kuat secara fisik, tapi juga berakhlak dan tangguh secara karakter,” tambahnya.
Selain sebagai syarat administratif, kegiatan UKT ini juga bertujuan untuk menyegarkan kembali materi yang telah diberikan dalam empat bulan terakhir. Menurut Mas David, kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mencetak kader-kader unggul yang mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami ingin kader Pagar Nusa terus berkembang, terlatih dan siap bersaing di ajang-ajang kompetitif. Bahkan untuk Porprov mendatang, alhamdulillah kita sudah masuk dalam jajaran tiga besar seleksi awal,” ucapnya optimis.
Mas David berharap ke depan Pagar Nusa dapat menjadi kebanggaan Kabupaten PALI, khususnya dalam dunia pencak silat yang kental akan nilai-nilai tradisi dan keislaman.
“Semoga ke depan, Pagar Nusa bisa menjadi representasi Kabupaten PALI di berbagai kejuaraan dan terus membawa nama baik daerah,” tutupnya.
Di tengah teriknya matahari, para peserta tetap menunjukkan semangat luar biasa. Suasana di lapangan penuh dengan sorak dukungan dan disiplin tinggi. Salah satu peserta, Azzelia Nadira Putri, mengaku tak gentar meski harus berlatih di bawah sengatan matahari.
“Kami sudah lama berlatih dan dididik untuk tidak mudah menyerah. Panas bukan alasan bagi kami untuk mengeluh. Justru ini bentuk tempaan fisik dan mental yang harus dijalani,” ungkap Azzelia penuh semangat.
Kegiatan ini menjadi tonggak awal perjalanan Pagar Nusa PALI dalam mencetak generasi muda yang kuat, tangguh, serta berakhlak mulia melalui jalur pencak silat warisan ulama.[red]










