Tiga Bulan Mangkrak, Galian Pipa Adera Field Ancam Keselamatan

Oleh Redaksi KABARPALI | 08 Januari 2022


PALI [kabarpali.com] – Galian pipa milik PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field yang berada di Desa Persiapan Purun Selatan, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, dapat mengancam keselamatan. Pasalnya lobang yang menganga di tengah pemukiman itu, kini mangkrak dan tak kunjung ditimbun.

Galian pipa transfer minyak dan gas yang berada di sisi kanan kiri jalan raya Purun – Tanah Abang itu sebelumnya dilakukan karena terdapat pipa pecah akibat korosi, pada Selasa (19/10/2021). Minyak mentah sempat mengaliri drainase di depan rumah-rumah penduduk.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Aliran minyak dihentikan sementara. Pipa-pipa pun digali karena hendak dipotong dan diganti. Karena sumber kebocoran sulit ditemukan di dalam box culvert di bawah cor jalan raya.

Namun demikian, hingga kini pemotongan atau penggantian pipa yang dilanjutkan penimbunan lobang seluas puluhan meter itu belum kunjung dilakukan. Warga setempat pun mulai resah. Karena beberapa waktu lalu, telah ada anak-anak yang bermain dan saling dorong hingga terjatuh ke dalam lobang tersebut.

Reza Fahlevi, Kepala Desa Persiapan Purun Selatan mengaku telah beberapa kali menyampaikan kepada pihak perusahaan migas itu, namun permintaan penimbunan lobang galian, justru terkesan diabaikan saja.

“Sudah 3 kali saya sampaikan melalui komunikasi telepon kepada pihak Adera. Namun belum ada tindak lanjutnya. Terakhir kami sampaikan surat resmi. Tetapi mereka hanya meninjau saja pada tanggal 6 Januari 2022 kemaren,” cetusnya kesal.

Atas hal itu, ia merasa bahwa pihak Adera Field tidak responsif menanggapi masukkan pihaknya. Sedangkan masyarakat telah resah dan mendesak agar galian itu segera ditimbun, sebab dapat mengancam keselamatan.

“Ya, wajar jika warga mulai khawatir atas lobang itu. Sebab galian itu berada di tengah pemukiman yang padat penduduk. Sementara pihak perusahaan pada saat menggali mengatakan bahwa paling lama 2 pekan pekerjaan itu sudah selesai ditimbun kembali. Namun ini sudah beberapa bulan mangkrak,” terangnya pada media ini, Sabtu (8/1/2022).

Head of Comrel & CID Zona 4 Tuti Dwi Patmayanti, dikonfirmasi media ini melalui pesan Whatsapp, belum memberikan jawaban. Sedangkan Jr Communication Relations and CID Zona 4 Erwin Hendra Putra mengatakan akan segera memberi tahukan kepada tim operasi untuk segera menyikapi hal itu.

“Terima kasih. Saya sampaikan dengan Tim operasi,” singkatnya via pesan Whatsapp, Sabtu siang (8/1/2022).[red]

BERITA LAINNYA

54526 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

22761 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20212 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19805 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

19033 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

PALI [kabarpali.com] – Galian pipa milik PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field yang berada di Desa Persiapan Purun Selatan, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, dapat mengancam keselamatan. Pasalnya lobang yang menganga di tengah pemukiman itu, kini mangkrak dan tak kunjung ditimbun.

Galian pipa transfer minyak dan gas yang berada di sisi kanan kiri jalan raya Purun – Tanah Abang itu sebelumnya dilakukan karena terdapat pipa pecah akibat korosi, pada Selasa (19/10/2021). Minyak mentah sempat mengaliri drainase di depan rumah-rumah penduduk.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Aliran minyak dihentikan sementara. Pipa-pipa pun digali karena hendak dipotong dan diganti. Karena sumber kebocoran sulit ditemukan di dalam box culvert di bawah cor jalan raya.

Namun demikian, hingga kini pemotongan atau penggantian pipa yang dilanjutkan penimbunan lobang seluas puluhan meter itu belum kunjung dilakukan. Warga setempat pun mulai resah. Karena beberapa waktu lalu, telah ada anak-anak yang bermain dan saling dorong hingga terjatuh ke dalam lobang tersebut.

Reza Fahlevi, Kepala Desa Persiapan Purun Selatan mengaku telah beberapa kali menyampaikan kepada pihak perusahaan migas itu, namun permintaan penimbunan lobang galian, justru terkesan diabaikan saja.

“Sudah 3 kali saya sampaikan melalui komunikasi telepon kepada pihak Adera. Namun belum ada tindak lanjutnya. Terakhir kami sampaikan surat resmi. Tetapi mereka hanya meninjau saja pada tanggal 6 Januari 2022 kemaren,” cetusnya kesal.

Atas hal itu, ia merasa bahwa pihak Adera Field tidak responsif menanggapi masukkan pihaknya. Sedangkan masyarakat telah resah dan mendesak agar galian itu segera ditimbun, sebab dapat mengancam keselamatan.

“Ya, wajar jika warga mulai khawatir atas lobang itu. Sebab galian itu berada di tengah pemukiman yang padat penduduk. Sementara pihak perusahaan pada saat menggali mengatakan bahwa paling lama 2 pekan pekerjaan itu sudah selesai ditimbun kembali. Namun ini sudah beberapa bulan mangkrak,” terangnya pada media ini, Sabtu (8/1/2022).

Head of Comrel & CID Zona 4 Tuti Dwi Patmayanti, dikonfirmasi media ini melalui pesan Whatsapp, belum memberikan jawaban. Sedangkan Jr Communication Relations and CID Zona 4 Erwin Hendra Putra mengatakan akan segera memberi tahukan kepada tim operasi untuk segera menyikapi hal itu.

“Terima kasih. Saya sampaikan dengan Tim operasi,” singkatnya via pesan Whatsapp, Sabtu siang (8/1/2022).[red]

BERITA TERKAIT

Tuntutannya diabaikan Pertamina Pendopo, Warga Sukamaju akan Demo Lagi?

19 Juli 2024 496

PALI [kabarpali.com] - Pasca melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (17/7/2024) lalu, [...]

Polisi Gercep Tangani Minyak Cong, Masyarakat: Penambangan Masih Marak, Jangan Kecolongan

17 Mei 2024 808

Palembang [kabarpali.com] – Polisi gerak cepat (gercep) dalam menangani [...]

Warga Larang Seismik Ledakkan Dinamit Dekat Pemukiman

17 Mei 2024 1108

PALI [kabarpali.com] - Masyarakat secara tegas menentang PT Daqing Citra PTS [...]

close button