Teror Anjing Gila di Penukal. Beberapa Anak jadi Korban
Oleh Redaksi KABARPALI
| 09 April 2025
Anak korban gigitan anjing gila di Penukal PALI.
Penukal [kabarpali.com] - Teror anjing gila di Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hebohkan masyarakat setempat. Pemerintah pun menghimbau warga, agar selalu waspada saat berada di luar rumah.
Teror anjing gila itu bermula di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal, sekira beberapa hari terakhir. Di sana, setidaknya tiga anak sudah menjadi korban gigitan hewan peliharaan yang diduga sudah terjangkit penyakit rabies itu.
Dari pantauan media ini, kehebohan, rasa cemas dan geram atas berkeliarannya hewan kaki empat itu diungkapkan warga setempat di media sosial. Mereka saling mengingatkan agar hati-hati serta mengawasi anak-anaknya bermain. Karena anjing gila tersebut sudah banyak menggigit korban.
"Tolong himbauan pemerintah Kabupaten PALI sekarang di Desa Gunung Menang resah dengan keberadaan anjing liar, yang sering menggigit anak anak di desa Gunung Menang. Tolong ditindak lanjuti karena sudah banyak yang jadi korban. Kami selaku mempunyai anak anak kecil takut meninggalkannya di rumah sampai-sampai harus antar ke sekolah karena takut nanti jadi korban juga," tulis akun Facebook bernama Yeyen Bae, Selasa kemarin (9/4/2025).
Menurut informasi, setidaknya sudah ada tiga anak yang digigit anjing yang masih berkeliaran serta belum diketahui siapa pemiliknya tersebut. Ketiga anak itu masing-masing digigit dibagian telinga dan kaki.
Pemerintah Desa Gunung Menang pun telah membuat surat pengumuman, agar warga yang mempunyai peliharaan anjing supaya dikurung dan diikat di kediaman masing-masing, serta jangan diliarkan. Mereka pun meminta masyarakat waspada.
"Apabila ada anjing yang masih berkeliaran, dan tidak diketahui siapa pemiliknya, maka anjing itu akan dieliminasi atau dibunuh oleh Bidang Peternakan Kabupaten PALI," tulis pengumuman bertanggal 7 April 2025, yang ditanda tangani Kepala Desa dan Ketua BPD Gunung Menang.[red]
Penukal [kabarpali.com] - Teror anjing gila di Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hebohkan masyarakat setempat. Pemerintah pun menghimbau warga, agar selalu waspada saat berada di luar rumah.
Teror anjing gila itu bermula di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal, sekira beberapa hari terakhir. Di sana, setidaknya tiga anak sudah menjadi korban gigitan hewan peliharaan yang diduga sudah terjangkit penyakit rabies itu.
Dari pantauan media ini, kehebohan, rasa cemas dan geram atas berkeliarannya hewan kaki empat itu diungkapkan warga setempat di media sosial. Mereka saling mengingatkan agar hati-hati serta mengawasi anak-anaknya bermain. Karena anjing gila tersebut sudah banyak menggigit korban.
"Tolong himbauan pemerintah Kabupaten PALI sekarang di Desa Gunung Menang resah dengan keberadaan anjing liar, yang sering menggigit anak anak di desa Gunung Menang. Tolong ditindak lanjuti karena sudah banyak yang jadi korban. Kami selaku mempunyai anak anak kecil takut meninggalkannya di rumah sampai-sampai harus antar ke sekolah karena takut nanti jadi korban juga," tulis akun Facebook bernama Yeyen Bae, Selasa kemarin (9/4/2025).
Menurut informasi, setidaknya sudah ada tiga anak yang digigit anjing yang masih berkeliaran serta belum diketahui siapa pemiliknya tersebut. Ketiga anak itu masing-masing digigit dibagian telinga dan kaki.
Pemerintah Desa Gunung Menang pun telah membuat surat pengumuman, agar warga yang mempunyai peliharaan anjing supaya dikurung dan diikat di kediaman masing-masing, serta jangan diliarkan. Mereka pun meminta masyarakat waspada.
"Apabila ada anjing yang masih berkeliaran, dan tidak diketahui siapa pemiliknya, maka anjing itu akan dieliminasi atau dibunuh oleh Bidang Peternakan Kabupaten PALI," tulis pengumuman bertanggal 7 April 2025, yang ditanda tangani Kepala Desa dan Ketua BPD Gunung Menang.[red]