Maling Sapi Profesional Beraksi di PALI, Satu Ekor Disembelih Tengah Hari
PALI [kabarpali.com] - Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali diresahkan oleh aksi pencurian ternak. Kali ini, maling sapi yang diduga beraksi secara profesional menyasar sapi milik warga di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Selasa (13/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diketahui bernama Dino, warga Simpang Airport. Seekor sapi jantan berusia lebih dari satu tahun miliknya raib saat ditinggalkan sebentar dalam kondisi diikat di batang pohon dan sedang makan, di kawasan Perumahan Khusus Bandara Stanvac, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.
Menurut informasi yang dihimpun, pelaku diduga membawa sapi tersebut menjauh dari lokasi awal, lalu menyembelihnya di pinggir Sungai Bernai. Saat sapi ditemukan, kondisi di lokasi sangat memprihatinkan. Yang tersisa hanyalah ekor dan isi perut sapi, sementara bagian daging telah dibawa kabur oleh pelaku.
Aksi pencurian ini terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar kawasan Kesbangpol pada pukul 14.38 WIB. Dari rekaman tersebut terlihat empat orang pria terlibat dalam aksi tersebut. Mereka menggunakan dua unit sepeda motor, masing-masing jenis Yamaha Mio dan Honda Scoopy. Para pelaku terlihat membawa karung yang diduga berisi potongan daging sapi.
Setelah beraksi, para pelaku diketahui melarikan diri ke arah Jalan Lingkar Handayani. Hingga kini, identitas para pelaku masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Tak hanya itu, warga juga melaporkan kejadian serupa di wilayah Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi. Sebanyak empat ekor sapi milik warga setempat dilaporkan hilang dari area dekat kandangnya, sehingga memperkuat dugaan adanya jaringan pencurian ternak yang terorganisir.
Atas kejadian ini, korban menghimbau para peternak dan warga lainnya agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, terutama saat meninggalkan ternak tanpa pengawasan. Warga juga diharapkan segera melapor kepada aparat jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.
Kasus ini menambah daftar panjang pencurian ternak di Kabupaten PALI dan menjadi perhatian serius masyarakat, mengingat sapi merupakan aset bernilai tinggi bagi para peternak. Aparat kepolisian diharapkan segera mengungkap dan menangkap para pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.[red]










