Rapat Paripurna Bahas Raperda, Delapan Dewan "Bolos"

Suasana Rapat Paripurna DPRD PALI membahas Raperda.
06 Februari 2019 Comments | PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR , Headline | Oleh Redaksi KABARPALI


PALI [kabarpali.com] - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI kembali menggelar rapat paripurna dalam rangka pembahasan delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan eksekutif, Rabu (6/2/2019).
 
Rapat yang dilangsungkan di Gedung Paripurna DPRD PALI, Jalan Pian Komperta Pendopo itu, beragenda dengar jawaban Bupati PALI ; H Heri Amalindo atas pemandangan Fraksi beberapa waktu lalu.
 
Pantauan kabarpali.com, dari 25 anggota wakil rakyat PALI, sebanyak 17 orang nampak menghadiri rapat. Sedangkan 8 orang anggota dewan lainnya dinyatakan bolos (tidak hadir).
 
Sebagaimana diketahui, Raperda merupakan produk legislasi yang merupakan sebagai salah satu fungsi DPRD dan sekaligus esensi aspirasi masyarakat yang diwakili. Antusiasme DPRD dalam membahas dan mengesahkan Raperda dapat juga disebut sebagai akomodatif dewan dalam menjalankan amanah konstituen.
 
"Quantitas dan kualitas Perda yang diproduksi oleh DPRD, bisa jadi tolak ukur keberhasilan dewan dalam menjalankan fungsi legislasi. Dalam satu periode (5 tahun) masa bakti DPRD PALI ini, masyarakat bisa menilai sendiri, berhasil atau tidaknya wakil mereka di lembaga legislatif," cetus salah satu tokoh masyarakat yang hadir pada Rapat Paripurna itu.
 
Adapun 8 Raperda yang dibahas tersebut antara lain Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak, Raperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
 
Selanjutnya adalah Raperda tentang Tarif Pelayanan Kesehatan Kelas III, Raperda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, serta Raperda Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
 
Raperda berikutnya yakni tentang Pokok-pokok Lengelolaan Keuangan Daerah, dan terakhir Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).[red]

BERITA LAINNYA

10718 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

8753 KaliJajaran Polda Tembak Mati Bandar Besar Sabu di PALI

PALI [kabarpali.com] - Seorang bandar narkoba kelas kakap di Kabupaten PALI [...]

06 September 2018

6986 KaliSatu Lagi Pelajar Tewas Secara Tragis di PALI

Talang Ubi [kabarpali.com] - Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) [...]

02 April 2017

6673 KaliHeboh, Warga Temukan Mayat di Kebun

Talang Ubi [kabarpali.com] - Akibat seorang warganya menemukan sesosok mayat [...]

26 Oktober 2017

6063 KaliMendaki Bukit di Lahat, 3 Pelajar SMK 1 Penukal Meninggal Tersambar Petir

Penukal [kabarpali.com] – Tiga pelajar SMKN I Penukal Kabupaten PALI, [...]

12 Maret 2017
PALI [kabarpali.com] - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI kembali menggelar rapat paripurna dalam rangka pembahasan delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan eksekutif, Rabu (6/2/2019).
 
Rapat yang dilangsungkan di Gedung Paripurna DPRD PALI, Jalan Pian Komperta Pendopo itu, beragenda dengar jawaban Bupati PALI ; H Heri Amalindo atas pemandangan Fraksi beberapa waktu lalu.
 
Pantauan kabarpali.com, dari 25 anggota wakil rakyat PALI, sebanyak 17 orang nampak menghadiri rapat. Sedangkan 8 orang anggota dewan lainnya dinyatakan bolos (tidak hadir).
 
Sebagaimana diketahui, Raperda merupakan produk legislasi yang merupakan sebagai salah satu fungsi DPRD dan sekaligus esensi aspirasi masyarakat yang diwakili. Antusiasme DPRD dalam membahas dan mengesahkan Raperda dapat juga disebut sebagai akomodatif dewan dalam menjalankan amanah konstituen.
 
"Quantitas dan kualitas Perda yang diproduksi oleh DPRD, bisa jadi tolak ukur keberhasilan dewan dalam menjalankan fungsi legislasi. Dalam satu periode (5 tahun) masa bakti DPRD PALI ini, masyarakat bisa menilai sendiri, berhasil atau tidaknya wakil mereka di lembaga legislatif," cetus salah satu tokoh masyarakat yang hadir pada Rapat Paripurna itu.
 
Adapun 8 Raperda yang dibahas tersebut antara lain Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak, Raperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
 
Selanjutnya adalah Raperda tentang Tarif Pelayanan Kesehatan Kelas III, Raperda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, serta Raperda Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
 
Raperda berikutnya yakni tentang Pokok-pokok Lengelolaan Keuangan Daerah, dan terakhir Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).[red]

BERITA TERKAIT

Penukal – Penukal Utara disebut “Dapil Neraka”. Mengapa??

16 Februari 2019 1010

PALI [kabarpali.com] – Kecamatan Penukal dan Penukal Utara Kabupaten PALI [...]

162 Warga Binaan Asal PALI di Lapas Muaraenim dipastikan Akan Ikut Memilih

13 Februari 2019 637

PALI [kabarpali.com] – Sebanyak 162 orang warga binaan asal Kabupaten [...]

Ingin Pindah Memilih? Ini yang Harus Anda Ketahui!

13 Februari 2019 119

PALI [kabarpali.com] – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PALI meminta [...]