Kenali Jenis-jenis Dermatitis dan Penyebabnya

Oleh Redaksi KABARPALI | 02 April 2023
Foto: freefik.com


Dermatitis atau sering dikenal dengan sebutan eksim adalah jenis penyakit kulit, yang sifatnya kronis atau jangka panjang namun umumnya tidak berbahaya. Gejala yang umumnya muncul pada penyakit eksim ini, biasanya merupakan gejala ringan seperti gatal terus-menerus sehingga bisa menimbulkan iritasi pada kulit. 

Perlu diketahui bahwa penyakit eksim terdiri dari beberapa jenis. Beda jenis eksim maka beda pula penyebabnya.

Jenis-jenis Dermatitis dan Penyebabnya

Berikut beberapa jenis penyakit eksim dan juga penyebab yang membuat penyakit ringan ini bisa terjadi.

1. Dermatitis Atopik

Merupakan jenis eksim yang terjadi pada anak-anak usia dibawah 5 tahun dan bisa membaik dengan sendirinya seiring bertambah usia. Jenis eksim ini umumnya disebabkan oleh faktor keturunan, lingkungan, gangguan imun dan kulit kering.

Anda yang memiliki riwayat penyakit asma atau peradangan hidung, karena alergi juga cenderung bisa terdampak dermatitis atopik.

2. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak terdiri dari dua jenis yaitu dermatitis iritan dan dermatitis kontak alergi. Penyebab dermatitis iritan ini adalah paparan bahan kimia yang bisa merusak jaringan kulit. Contohnya karena penggunaan deterjen atau sabun cuci piring dan cairan pembersih rumah tangga lainnya.

Jika di rumah Anda sering bersih-bersih terutama cuci piring, maka wajib pilih sabun piring lembut di tangan. Alasannya tentu saja untuk mencegah eksim muncul. Sementara untuk dermatitis kontak alergi, terjadi karena paparan beberapa jenis bahan seperti nikel, latex atau produk make up dan bahan perhiasan.

3. Dermatitis Dishidrotik

Macam-macam dermatitis berikutnya adalah dermatitis dishidrotik. Jenis dermatitis ini memiliki ciri yaitu terdapat gelembung kecil berisi cairan pada jari, telapak tangan atau pada telapak kaki. Nyeri yang ditimbulkan biasanya cukup mengganggu, namun setelah 2 sampai 3 minggu bisa hilang sendiri dan meninggalkan kulit kering serta pecah-pecah.

Penyebab dermatitis jenis ini adalah suhu panas yang menyebabkan tangan atau kaki berkeringat dan mudah kering.

4. Dermatitis Numularis

Ciri khas dermatitis numularis adalah muncul ruam dalam jumlah banyak dan berkelompok. Gejala dermatitis yang ditimbulkan adalah gatal dan juga nyeri. Biasanya dermatitis numularis terjadi pria usia lansia 55-65 tahun. 

Sementara pada wanita muncul di usia 15-25 tahun dan cukup jarang menyerang anak-anak. Pemicu dermatitis jenis ini adalah paparan nikel dan formalin, penggunaan obat-obatan tertentu hingga infeksi kulit serta cedera.

5. Neurodermatitis

Anda yang menderita neurodermatitis biasanya akan merasakan gatal pada tangan, bagian telapak kaki, belakang telinga, leher belakang hingga alat kelamin. Biasanya rasa gatal tersebut akan semakin parah, ketika Anda tidur atau mengalami stress berat. 

6. Dermatitis Statis

Dermatitis statis terjadi karena pembuluh darah vena di area tungkai tidak mampu mendorong darah kembali ke jantung. Hal ini secara otomatis menyebabkan cairan menumpuk di bagian tungkai dan membuat kondisi pembengkakan serta rasa nyeri.

Biasanya dermatitis statis juga disertai dengan timbulnya varises berwarna gelap, kering hingga pecah-pecah.

7. Dermatitis Seboroik

Jenis dermatitis yang terakhir ini adalah dermatitis seboroik, di mana pada area kulit muncul sisik berwarna kekuningan. Adapun eksim jenis ini muncul di kulit yang berminyak mulai dari kulit kepala hingga area wajah. 

Seboroik bisa menimbulkan ketombe yang membandel dan sisik kekuningan yang meluas ke area wajah. Penyebab seboroik umumnya pertumbuhan jamur secara berlebihan di area kulit.

Itu tadi beberapa jenis dermatitis yang wajib Anda ketahui beserta penyebabnya. Pencegahan dermatitis bisa dengan penggunaan pelembab dan pakai produk sabun yang tidak punya kandungan kimia berlebih, terutama untuk produk sabun cuci piring atau cuci pakaian. Anda yang menginginkan produk sabun terbaik, bisa beli lewat Blibli. 

Blibli menghadirkan produk-produk terbaik dari berbagai merk ternama yang biasanya banyak dipakai oleh masyarakat. Harga produk sudah pasti paling murah dan Anda juga bisa memanfaatkan promo dan diskon untuk belanja lebih hemat hanya lewat Blibli. 

BERITA LAINNYA

54531 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

22763 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20212 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19805 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

19033 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

Dermatitis atau sering dikenal dengan sebutan eksim adalah jenis penyakit kulit, yang sifatnya kronis atau jangka panjang namun umumnya tidak berbahaya. Gejala yang umumnya muncul pada penyakit eksim ini, biasanya merupakan gejala ringan seperti gatal terus-menerus sehingga bisa menimbulkan iritasi pada kulit. 

Perlu diketahui bahwa penyakit eksim terdiri dari beberapa jenis. Beda jenis eksim maka beda pula penyebabnya.

Jenis-jenis Dermatitis dan Penyebabnya

Berikut beberapa jenis penyakit eksim dan juga penyebab yang membuat penyakit ringan ini bisa terjadi.

1. Dermatitis Atopik

Merupakan jenis eksim yang terjadi pada anak-anak usia dibawah 5 tahun dan bisa membaik dengan sendirinya seiring bertambah usia. Jenis eksim ini umumnya disebabkan oleh faktor keturunan, lingkungan, gangguan imun dan kulit kering.

Anda yang memiliki riwayat penyakit asma atau peradangan hidung, karena alergi juga cenderung bisa terdampak dermatitis atopik.

2. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak terdiri dari dua jenis yaitu dermatitis iritan dan dermatitis kontak alergi. Penyebab dermatitis iritan ini adalah paparan bahan kimia yang bisa merusak jaringan kulit. Contohnya karena penggunaan deterjen atau sabun cuci piring dan cairan pembersih rumah tangga lainnya.

Jika di rumah Anda sering bersih-bersih terutama cuci piring, maka wajib pilih sabun piring lembut di tangan. Alasannya tentu saja untuk mencegah eksim muncul. Sementara untuk dermatitis kontak alergi, terjadi karena paparan beberapa jenis bahan seperti nikel, latex atau produk make up dan bahan perhiasan.

3. Dermatitis Dishidrotik

Macam-macam dermatitis berikutnya adalah dermatitis dishidrotik. Jenis dermatitis ini memiliki ciri yaitu terdapat gelembung kecil berisi cairan pada jari, telapak tangan atau pada telapak kaki. Nyeri yang ditimbulkan biasanya cukup mengganggu, namun setelah 2 sampai 3 minggu bisa hilang sendiri dan meninggalkan kulit kering serta pecah-pecah.

Penyebab dermatitis jenis ini adalah suhu panas yang menyebabkan tangan atau kaki berkeringat dan mudah kering.

4. Dermatitis Numularis

Ciri khas dermatitis numularis adalah muncul ruam dalam jumlah banyak dan berkelompok. Gejala dermatitis yang ditimbulkan adalah gatal dan juga nyeri. Biasanya dermatitis numularis terjadi pria usia lansia 55-65 tahun. 

Sementara pada wanita muncul di usia 15-25 tahun dan cukup jarang menyerang anak-anak. Pemicu dermatitis jenis ini adalah paparan nikel dan formalin, penggunaan obat-obatan tertentu hingga infeksi kulit serta cedera.

5. Neurodermatitis

Anda yang menderita neurodermatitis biasanya akan merasakan gatal pada tangan, bagian telapak kaki, belakang telinga, leher belakang hingga alat kelamin. Biasanya rasa gatal tersebut akan semakin parah, ketika Anda tidur atau mengalami stress berat. 

6. Dermatitis Statis

Dermatitis statis terjadi karena pembuluh darah vena di area tungkai tidak mampu mendorong darah kembali ke jantung. Hal ini secara otomatis menyebabkan cairan menumpuk di bagian tungkai dan membuat kondisi pembengkakan serta rasa nyeri.

Biasanya dermatitis statis juga disertai dengan timbulnya varises berwarna gelap, kering hingga pecah-pecah.

7. Dermatitis Seboroik

Jenis dermatitis yang terakhir ini adalah dermatitis seboroik, di mana pada area kulit muncul sisik berwarna kekuningan. Adapun eksim jenis ini muncul di kulit yang berminyak mulai dari kulit kepala hingga area wajah. 

Seboroik bisa menimbulkan ketombe yang membandel dan sisik kekuningan yang meluas ke area wajah. Penyebab seboroik umumnya pertumbuhan jamur secara berlebihan di area kulit.

Itu tadi beberapa jenis dermatitis yang wajib Anda ketahui beserta penyebabnya. Pencegahan dermatitis bisa dengan penggunaan pelembab dan pakai produk sabun yang tidak punya kandungan kimia berlebih, terutama untuk produk sabun cuci piring atau cuci pakaian. Anda yang menginginkan produk sabun terbaik, bisa beli lewat Blibli. 

Blibli menghadirkan produk-produk terbaik dari berbagai merk ternama yang biasanya banyak dipakai oleh masyarakat. Harga produk sudah pasti paling murah dan Anda juga bisa memanfaatkan promo dan diskon untuk belanja lebih hemat hanya lewat Blibli. 

BERITA TERKAIT

Khasiat Buah Mengkudu: Si Buah Ajaib dari Tropis

12 Juli 2024 207

BUAH mengkudu, juga dikenal dengan nama noni (Morinda citrifolia), adalah buah [...]

Batubara Berceceran di jalan Lintasan, Bisa Cemari Lingkungan Loh!

26 Februari 2024 1703

PALI [kabarpali.com] – Operasional industri tambang batubara di Kabupaten [...]

Harga Beras Mahal, Rumah Makan di PALI Kurangi Keuntungan

24 Februari 2024 1376

PALI [kabarpali.com] – Harga Sembilan Bahan Pokok rumah tangga (sembako), [...]

close button