Dinkop dan UMKM PALI Gelar Koordinasi OVOP, Sukseskan 100 Hari Program Kepala Daerah Baru

Oleh Redaksi KABARPALI | 19 Maret 2025


PALI [kabarpali.com] - Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar rapat koordinasi pelaksanaan program One Village One Product (OVOP) pada 19 Maret 2025. Program ini menjadi salah satu agenda prioritas dalam 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati PALI periode 2025-2030.

Acara yang berlangsung di Kantor Bupati PALI ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Raden Gempita, S.H., serta anggota DPRD lainnya seperti Angga Syahputra, S.H., M.M., dan Hj. Riwi, S.Pd. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Dwi Septaria, S.E., kepala dinas, camat, kepala desa, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI, Rohman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa program OVOP bertujuan untuk mendorong setiap desa mengembangkan produk unggulan khas daerah mereka yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi tinggi.

“Pada tahap awal, sebanyak 17 desa telah dikurasi untuk berpartisipasi dalam program ini, dengan melibatkan para pelaku usaha setempat secara aktif,” ujar Rohman.

Bupati PALI, Asgianto, S.T., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, UMKM, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Program ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk meningkatkan daya saing produk lokal dan memperkuat perekonomian daerah," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Asgianto menjelaskan bahwa program OVOP sejalan dengan visi PALI 2030 yang menargetkan pertumbuhan ekonomi berbasis produk lokal. Untuk mendukung keberhasilan program ini, Pemkab PALI akan memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM, termasuk pelatihan manajemen usaha, dukungan pemasaran melalui platform digital dan e-commerce, serta penyediaan stan khusus untuk produk lokal di berbagai acara pemerintahan.

Dengan adanya program OVOP, diharapkan setiap desa di Kabupaten PALI dapat menghasilkan produk unggulan yang mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional, sehingga turut berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.[red]

BERITA LAINNYA

101927 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79028 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39371 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25891 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23537 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] - Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar rapat koordinasi pelaksanaan program One Village One Product (OVOP) pada 19 Maret 2025. Program ini menjadi salah satu agenda prioritas dalam 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati PALI periode 2025-2030.

Acara yang berlangsung di Kantor Bupati PALI ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Raden Gempita, S.H., serta anggota DPRD lainnya seperti Angga Syahputra, S.H., M.M., dan Hj. Riwi, S.Pd. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Dwi Septaria, S.E., kepala dinas, camat, kepala desa, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI, Rohman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa program OVOP bertujuan untuk mendorong setiap desa mengembangkan produk unggulan khas daerah mereka yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi tinggi.

“Pada tahap awal, sebanyak 17 desa telah dikurasi untuk berpartisipasi dalam program ini, dengan melibatkan para pelaku usaha setempat secara aktif,” ujar Rohman.

Bupati PALI, Asgianto, S.T., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, UMKM, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Program ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk meningkatkan daya saing produk lokal dan memperkuat perekonomian daerah," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Asgianto menjelaskan bahwa program OVOP sejalan dengan visi PALI 2030 yang menargetkan pertumbuhan ekonomi berbasis produk lokal. Untuk mendukung keberhasilan program ini, Pemkab PALI akan memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM, termasuk pelatihan manajemen usaha, dukungan pemasaran melalui platform digital dan e-commerce, serta penyediaan stan khusus untuk produk lokal di berbagai acara pemerintahan.

Dengan adanya program OVOP, diharapkan setiap desa di Kabupaten PALI dapat menghasilkan produk unggulan yang mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional, sehingga turut berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.[red]

BERITA TERKAIT

PALI Resmi Luncurkan PPLPD 2026, Siapkan Atlet Pelajar Berprestasi dari Tiga Cabang Olahraga

23 Juli 2026 114

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

Kejari PALI Tetapkan Lima Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp900 Juta

21 Juli 2026 951

PALI [kabarpali.com] – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab [...]

Disbudpar PALI Bentuk Komunitas Ekonomi Kreatif, Siapkan Rencana Aksi Pengembangan Daerah

20 Juli 2026 210

PALI [kabarpali.com] – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) [...]

close button