Didukung Penuh Bupati Asgianto, Guru dan Siswa 'Smandalan' Wakili PALI di Ajang Riset dan Inovasi Dunia
PALI [kabarpali.com] – Dunia pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Guru dan dua siswa dari SMAN 2 Unggulan (Smandalan) Talang Ubi akan menjadi wakil Indonesia dalam ajang kompetisi riset dan inovasi tingkat dunia, The International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 dan International Research Teacher Competition (IRTC) 2025.
Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) ini akan digelar secara luring di Hongkong Garden International Resort, Bali, mulai 11 hingga 16 November 2025.

Inovasi Lokal Menuju Prestasi Global
Keberangkatan tim SMAN 2 Unggulan Talang Ubi ke kancah internasional merupakan kelanjutan dari keberhasilan mereka meraih juara dalam ajang penelitian tingkat nasional sebelumnya. Partisipasi ini juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten PALI dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi daerah.
Agung Dirga Kusuma, M.Pd, guru Sosiologi SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, akan bersaing di IRTC 2025 dengan inovasi media pembelajaran interaktif berbasis web yang dipadukan dengan boardgame keselamatan lalu lintas.
Inovasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar SD dan SMP di PALI — sebuah langkah kreatif menjawab rendahnya kesadaran lalu lintas di daerah tersebut.
Sementara itu, dua siswa berprestasi, Farel Sapta Wijaya dan Muhamad Okta, akan mewakili sekolah di ajang ISIF 2025 dengan karya berjudul “Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Pelepah Pisang dan Pati Singkong.”
Inovasi mereka mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek kesehatan, kesejahteraan, serta konsumsi dan produksi berkelanjutan.
Didukung Penuh Pemerintah Kabupaten PALI
Keikutsertaan tim SMAN 2 Unggulan Talang Ubi mendapat dukungan penuh dari Bupati PALI, Asgianto ST, yang secara konsisten memberikan perhatian besar terhadap pengembangan inovasi dan pendidikan di daerah.
Kepala Balitbangda Kabupaten PALI, Deasy Rosalia, S.TP., M.Si., menjadi penggerak utama dalam mempersiapkan tim menuju kompetisi internasional. Balitbangda memberikan dukungan menyeluruh, di antaranya:
• Fasilitasi uji laboratorium bagi tim siswa untuk memastikan kualitas dan validitas produk kemasan ramah lingkungan.
• Coaching clinic intensif untuk melatih kemampuan presentasi, riset, serta kesiapan mental para peserta sebelum berangkat ke Bali.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara guru, siswa, dan dukungan penuh pemerintah daerah. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bahwa generasi muda PALI mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Deasy Rosalia.
ISIF dan IRTC: Ajang Bergengsi bagi Inovator Dunia
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2019, ISIF terus menjadi magnet bagi para peneliti muda dari berbagai negara. Tahun 2025 ini, kompetisi tersebut diikuti oleh sekitar 956 tim dari 27 negara, baik secara daring maupun luring.
Acara ini diselenggarakan oleh IYSA bekerja sama dengan IZMIR International Innovation Science Energy Engineering Fair (Turki) dan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro.
Keikutsertaan guru dan siswa SMAN 2 Unggulan Talang Ubi dalam kompetisi dunia ini tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten PALI siap bersaing di panggung global melalui semangat riset, kreativitas, dan inovasi berkelanjutan.[red]










