Bertahun, Warga Ibukota PALI Alami Krisis Air Bersih

Oleh Redaksi KABARPALI | 27 April 2018
Line pipa yang melintasi pemukiman warga, di sepanjang Jalan Merdeka. Termasuk di kawasan Beracung, dan sekitarnya.


Talang Ubi [kabarpali.com] - Warga Kampung Beracung Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, bertahun - tahun mengalami krisis air bersih yang berkepanjangan. 
 
Meski berada di tengah kota Pendopo yang merupakan ibukota PALI, serta tak jauh dari Kantor PDAM Lematang Enim Cabang Pendopo - Teluk Lubuk, namun untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga, seperti mandi dan mencuci, warga di sana terpaksa menggunakan air sumur dan air Sungai Beracung yang keruh. 
 
Krisis air bersih itu nampaknya sudah menjadi masalah klasik bagi penduduk setempat, menurut keterangan warga, untuk memenuhi kebutuhan air bersih seperti minum dan masak, mereka pun harus mencari  ke tempat lain. Padahal Kampung Beracung hanya berjarak sekitar 700 meter dari Kantor Cabang PDAM Lematang Enim. 
 
Kampung beracung  ini berada di Jalan Merdeka Km 3,5 Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang ubi, termasuk dalam wilayah RT 002 dan RT 006, tepatnya di samping lapangan golf dan sekitar Simpang Guci. 
 
Salah satu warga setempat, Elly Ermanto (47) mengatakan pada awak media, bahwa ia sudah beberapa kali mengajukan permohonan untuk pemasangan baru dan berlangganan air bersih ke PDAM, tetapi tidak berhasil juga, dengan alasan belum ada jalur khusus ke rumah di Kampung mereka. Kondisi ini sungguh ironis, karena instalasi  penting seperti line pipa induk milik PDAM justru melintas di depan rumah warga di sana. 
 
"Jadi meski tinggal di dekat kantor cabang PDAM, tetapi untuk mendapatkan air bersih kami harus membeli dari luar. Kalu uji pepatah kite, luk tinggal di kebun durian, tapi nak tempoyak harus beli ke pasar," cetus Elly. 
 
Hal yang sama juga di sampaikan oleh Bambang (43). Padahal, mereka menurutnya, siap membayar berapa saja biaya yang diminta. "Kami sudah mengajukan ke PDAM  untuk pemasangan baru ke rumah. Tetapi tidak ada hasil. Jangankan untuk pemasangan PAM yang bersubsidi dari pemerintah, yang bayar saja sangat sulit," sesalnya.
 
Terpisah, Kepala PDAM Lematang Enim Cabang Pendopo ; Rusdi, saat di konfirmasi wartawan, Rabu (25/4), membenarkan bahwa untuk areal seputaran  Beracung dan perumahan Flamboyan belum ada pipa penyambungan PAM kerumah-rumah. Sedangkan biaya pembuatan jalur sambungan ke rumah-rumah itu, menurutnya, tidak mungkin untuk dibebankankan kepada warga Beracung dan Flamboyan.
 
Ia pun menyarankan agar warga Beracung segera mengajukan surat permohonan pembuatan  pipa jalur pelayanan sambungan rumah. "Surat bisa dibuat melalui kelurahan setempat, ditujukan ke PDAM Lematang Enim. Nanti akan diperintahkan bagian perencanaan untuk mensurvei ke lokasi, agar segera membuatkan jalur pelayanan pipa air sambungan ke rumah warga di sana," pungkasnya.[red]

BERITA LAINNYA

101833 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

78841 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39241 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25606 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23409 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
Talang Ubi [kabarpali.com] - Warga Kampung Beracung Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, bertahun - tahun mengalami krisis air bersih yang berkepanjangan. 
 
Meski berada di tengah kota Pendopo yang merupakan ibukota PALI, serta tak jauh dari Kantor PDAM Lematang Enim Cabang Pendopo - Teluk Lubuk, namun untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga, seperti mandi dan mencuci, warga di sana terpaksa menggunakan air sumur dan air Sungai Beracung yang keruh. 
 
Krisis air bersih itu nampaknya sudah menjadi masalah klasik bagi penduduk setempat, menurut keterangan warga, untuk memenuhi kebutuhan air bersih seperti minum dan masak, mereka pun harus mencari  ke tempat lain. Padahal Kampung Beracung hanya berjarak sekitar 700 meter dari Kantor Cabang PDAM Lematang Enim. 
 
Kampung beracung  ini berada di Jalan Merdeka Km 3,5 Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang ubi, termasuk dalam wilayah RT 002 dan RT 006, tepatnya di samping lapangan golf dan sekitar Simpang Guci. 
 
Salah satu warga setempat, Elly Ermanto (47) mengatakan pada awak media, bahwa ia sudah beberapa kali mengajukan permohonan untuk pemasangan baru dan berlangganan air bersih ke PDAM, tetapi tidak berhasil juga, dengan alasan belum ada jalur khusus ke rumah di Kampung mereka. Kondisi ini sungguh ironis, karena instalasi  penting seperti line pipa induk milik PDAM justru melintas di depan rumah warga di sana. 
 
"Jadi meski tinggal di dekat kantor cabang PDAM, tetapi untuk mendapatkan air bersih kami harus membeli dari luar. Kalu uji pepatah kite, luk tinggal di kebun durian, tapi nak tempoyak harus beli ke pasar," cetus Elly. 
 
Hal yang sama juga di sampaikan oleh Bambang (43). Padahal, mereka menurutnya, siap membayar berapa saja biaya yang diminta. "Kami sudah mengajukan ke PDAM  untuk pemasangan baru ke rumah. Tetapi tidak ada hasil. Jangankan untuk pemasangan PAM yang bersubsidi dari pemerintah, yang bayar saja sangat sulit," sesalnya.
 
Terpisah, Kepala PDAM Lematang Enim Cabang Pendopo ; Rusdi, saat di konfirmasi wartawan, Rabu (25/4), membenarkan bahwa untuk areal seputaran  Beracung dan perumahan Flamboyan belum ada pipa penyambungan PAM kerumah-rumah. Sedangkan biaya pembuatan jalur sambungan ke rumah-rumah itu, menurutnya, tidak mungkin untuk dibebankankan kepada warga Beracung dan Flamboyan.
 
Ia pun menyarankan agar warga Beracung segera mengajukan surat permohonan pembuatan  pipa jalur pelayanan sambungan rumah. "Surat bisa dibuat melalui kelurahan setempat, ditujukan ke PDAM Lematang Enim. Nanti akan diperintahkan bagian perencanaan untuk mensurvei ke lokasi, agar segera membuatkan jalur pelayanan pipa air sambungan ke rumah warga di sana," pungkasnya.[red]

BERITA TERKAIT

Pererat Sinergi dengan Media, Bupati PALI Kurbankan Sapi untuk Insan Pers

27 Mei 2026 235

PALI [kabarpali.com] - Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, [...]

Dewan Pendidikan PALI Gelar Halal Bihalal dan Rapat Kerja

02 April 2026 789

PALI [kabarpali.com] - Dewan Pendidikan Kabupaten PALI menggelar kegiatan halal [...]

Isu Retak Patah: Heri Amalindo dan Bupati Asgianto Duduk Satu Meja, Bahas Masa Depan PALI

25 Maret 2026 446

PALI [kabarpali.com] — Isu keretakan hubungan antara dua tokoh penting di [...]

close button