Website Lemot, Bermalam-malam Pelamar CPNS Tahan Kantuk

Keluhan akses di portal sscn.bkn.go.id juga diakui oleh BKN. Melalui akun Twitternya, @BKNgoid, BKN mengungkapkan banyak menerima laporan dari para pelamar yang mengalami masalah saat akses di portal SSCN.
Dihimpun dari update data portal SSCN sampai dengan hari ketiga pendaftaran Jumat (28/09/2018) pukul 18.00 WIB, terhitung pelamar berstatus selesai pilih instansi dan formasi mencapai 28.158 dan 6.317 di antaranya sudah pada tahap verifikasi oleh instansi masing-masing.
Total pelamar yang sudah melakukan registrasi hingga Jumat, tercatat sejumlah 61.176 pelamar, sedangkan dalam 24 jam terakhir sudah terbentuk 111.294 akun pelamar baru.
Untuk mempermudah akses pelamar dalam pembuatan akun SSCN, BKN telah berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk memperbesar aksesibiltas terhadap data kependudukan, yang sebelumnya 1 juta akses per hari menjadi 2 juta akses per hari.
Selanjutnya dari sisi jaringan, Ditjen Dukcapil juga sudah meningkatkan kapasitas bandwidth menjadi 20 kali lebih besar dibandingkan hari pertama pendaftaran.
Selain itu untuk koneksi jaringan web SSCN, BKN telah melakukan peningkatan bandwidth sebesar dua kali lipat (sumber).
Meskipun sudah mengambil langkah antisipasi dengan meningkatkan kapasitas bandwidth akan tetapi tidak menutup kemungkinan website sscn.bkn.go.id tetap susah diakses.
Sulitnya mendaftar CPNS melalui situs tersebut, juga diwarnai dengan beragam ungkapan kesal para netizen di akun medsosnya. Mereka mengeluh karena sudah terus mencoba, namun selalu gagal.
"idag masuk akal lagi gawean ikak..la semalaman idag tidog...kalu ngolahke pulek ai.. #sscn.go.id #sscnlemot," tulis Denmark Aksi, salah satu pelamar di akun medsosnya kesal.
"FACEBOOK diakses di seluruh belahan dunia, dgn jumlah akun yg tak terhingga,..LANCAR 2 bee, " SSCN " hanya di akses orang Indonesia saja, dari usia terbatas 24 - 35 th..SUSAH MINTA AMPUN..SUDAHLAH INDONESIA BELUM SIAP DENGAN SISTEM INI...." ujar akun FB @Dp Shi. [red]










