Ular 7 Meter Serang Warga PALI di Kebun Karet

Oleh Redaksi KABARPALI | 11 November 2022


PALI [kabarpali.com] - Warga Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, mendadak gempar. Seorang warga pulang dari kebun membawa ular sepanjang tujuh meter.

Ular itu ditemukan penduduk setempat bernama Kudik, saat ia sedang membersihkan kebun karetnya, Jumat pagi (11/11/2022).

Menurut Herman, warga Sukarami, ditemukannya ular besar itu bermula ketika Kudik hendak menebas kebun karetnya, tadi pagi. Ia seketika terperanjat melihat seekor ular jenis sanca bersiap hendak menyerangnya.

"Ular itu terlihat mau menyerang Kudik, sehingga ia yang sedang memegang sebilah parang seketika mengayunkan senjata tajam itu pada ular tersebut," terang Herman pada media ini, Jumat malam (11/11/2022).

Akibatnya, ular itu pun mati di tangan Kudik. Dengan bantuan beberapa penduduk di sekitar, ia pun membawa ular naas itu pulang, untuk ditunjukkan pada warga lain, jikalau ada yang mau memanfaatkannya.

"Karena ularnya telah mati, sehingga tak ada yang mau memilikinya. Akhirnya ular itu dibuang di Sungai Penukal," tukas Herman.

Di Kabupaten PALI, masih kerap ditemukan beberapa binatang liar yang tergolong buas dan bisa mengancam keselamatan. Seperti ular, biawak, beruang, dan lainnya. Disarankan untuk selalu hati-hati saat beraktivitas di kebun, jika diduga menjadi habitat hewan liar yang membahayakan.[red]

BERITA LAINNYA

54512 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

22731 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20211 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19795 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

19031 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

PALI [kabarpali.com] - Warga Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, mendadak gempar. Seorang warga pulang dari kebun membawa ular sepanjang tujuh meter.

Ular itu ditemukan penduduk setempat bernama Kudik, saat ia sedang membersihkan kebun karetnya, Jumat pagi (11/11/2022).

Menurut Herman, warga Sukarami, ditemukannya ular besar itu bermula ketika Kudik hendak menebas kebun karetnya, tadi pagi. Ia seketika terperanjat melihat seekor ular jenis sanca bersiap hendak menyerangnya.

"Ular itu terlihat mau menyerang Kudik, sehingga ia yang sedang memegang sebilah parang seketika mengayunkan senjata tajam itu pada ular tersebut," terang Herman pada media ini, Jumat malam (11/11/2022).

Akibatnya, ular itu pun mati di tangan Kudik. Dengan bantuan beberapa penduduk di sekitar, ia pun membawa ular naas itu pulang, untuk ditunjukkan pada warga lain, jikalau ada yang mau memanfaatkannya.

"Karena ularnya telah mati, sehingga tak ada yang mau memilikinya. Akhirnya ular itu dibuang di Sungai Penukal," tukas Herman.

Di Kabupaten PALI, masih kerap ditemukan beberapa binatang liar yang tergolong buas dan bisa mengancam keselamatan. Seperti ular, biawak, beruang, dan lainnya. Disarankan untuk selalu hati-hati saat beraktivitas di kebun, jika diduga menjadi habitat hewan liar yang membahayakan.[red]

BERITA TERKAIT

Tuntutannya diabaikan Pertamina Pendopo, Warga Sukamaju akan Demo Lagi?

19 Juli 2024 469

PALI [kabarpali.com] - Pasca melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (17/7/2024) lalu, [...]

KPU PALI Sosialisasi Pilkada di Pasar Tempirai

17 Juli 2024 580

Penukal Utara [kabarpali.com] - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal [...]

Wewenang dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa

17 Juli 2024 252

BADAN Permusyawaratan Desa (BPD) adalah lembaga yang dibentuk di setiap desa di [...]

close button