Ratusan Pekerja Adera Field Jalani Rapid Test Covid-19

19 September 2020 Comments | PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR , SEKITAR KITA, KESEHATAN & KELUARGA | Oleh Redaksi KABARPALI


PALI [kabarpali.com] - Ratusan pegawai PT Pertamina Asset 2 Adera Field terdiri dari pekerja, TKJP dan mitra perusahaan, melakukan rapid test massal untuk menghindari terpaparnya Virus Corona atau Covid-19. Kegiatan ini dalam rangka bentuk tanggung jawab yang dilakukan perusahaan, dalam upaya menekan jumlah persebaran Virus Corona.

Rapid test massal yang bekerjasama dengan RS Bunda Prabumulih dan dilaksanakan di Balai Ria Pengabuan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, dilaksanakan selama 3 hari serta terbagi menjadi 9 batch dengan jumlah peserta per batch 50 orang.

Pemeriksaan rapid test massal ini difasilitasi Medical HC Asset 2 bekerjasama dengan RS Bunda Prabumulih, dan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Kegiatan ini juga dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pekerja dan memberikan rasa aman di masyarakat, khususnya di wilayah kerja Pertamina Adera Field. Selain rapid test massal, bentuk antisipasi yang telah dilaksanakan perusahaan yaitu dengan menyusun sistem kerja new normal,” terang Adera HC Staf, Asep Soleh Supriyatna.

Senada dr Ardi Septiawan selaku dokter jaga Klinik PT Pertamina Adera Field, menambahkan bahwa kegiatan rapid test massal ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan. Sebelum peserta melaksanakan test, mereka dianjurkan untuk melaksanakan aturan phsycal distancing dan disemprot oleh disinfektan tubuh.

“Untuk tenaga medis yang disiapkan dalam kegiatan ini terdiri dari 3 orang dokter dan 3 perawat dari RS Bunda Prabumulih dengan sistem shifting, dan menggunakan peralatan medis sesuai dengan standar. Hasil sampel yang diambil akan keluar dalam jangka waktu 10-15 menit, dengan menggunakan alat rapid jenis wondfo rapid test accuraccy. Apabila hasil rapid dinyatakan reaktif, maka akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan melalui swab test  guna mendapatkan hasil yang lebih akurat,” jelasnya.

Sementara itu Adera Field Manager, Hermansyah mengatakan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran kewajiban pemenuhan protokol kesehatan dilingkungan Adera Field. Pihaknya juga mengeluarkan surat edaran Adera Field Manager yang berisikan aturan penerapan protokol kesehatan dilingkungan Adera Field.

“Sebisa mungkin setiap aturan protokol kesehatan agar kiranya dapat kita terapkan selama kita bekerja dan beraktifitas sehari-hari, baik dilingkungan kerja maupun di rumah. Sebab setiap diri kita atau siapapun tentunya berpotensi untuk tertular maupun menularkan kepada orang lain bisa siapa saja, termasuk anggota keluarga kita,” pungkasnya.[rlspep]

BERITA LAINNYA

16150 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

15489 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

14650 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

14292 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

12529 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018

PALI [kabarpali.com] - Ratusan pegawai PT Pertamina Asset 2 Adera Field terdiri dari pekerja, TKJP dan mitra perusahaan, melakukan rapid test massal untuk menghindari terpaparnya Virus Corona atau Covid-19. Kegiatan ini dalam rangka bentuk tanggung jawab yang dilakukan perusahaan, dalam upaya menekan jumlah persebaran Virus Corona.

Rapid test massal yang bekerjasama dengan RS Bunda Prabumulih dan dilaksanakan di Balai Ria Pengabuan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, dilaksanakan selama 3 hari serta terbagi menjadi 9 batch dengan jumlah peserta per batch 50 orang.

Pemeriksaan rapid test massal ini difasilitasi Medical HC Asset 2 bekerjasama dengan RS Bunda Prabumulih, dan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Kegiatan ini juga dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pekerja dan memberikan rasa aman di masyarakat, khususnya di wilayah kerja Pertamina Adera Field. Selain rapid test massal, bentuk antisipasi yang telah dilaksanakan perusahaan yaitu dengan menyusun sistem kerja new normal,” terang Adera HC Staf, Asep Soleh Supriyatna.

Senada dr Ardi Septiawan selaku dokter jaga Klinik PT Pertamina Adera Field, menambahkan bahwa kegiatan rapid test massal ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan. Sebelum peserta melaksanakan test, mereka dianjurkan untuk melaksanakan aturan phsycal distancing dan disemprot oleh disinfektan tubuh.

“Untuk tenaga medis yang disiapkan dalam kegiatan ini terdiri dari 3 orang dokter dan 3 perawat dari RS Bunda Prabumulih dengan sistem shifting, dan menggunakan peralatan medis sesuai dengan standar. Hasil sampel yang diambil akan keluar dalam jangka waktu 10-15 menit, dengan menggunakan alat rapid jenis wondfo rapid test accuraccy. Apabila hasil rapid dinyatakan reaktif, maka akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan melalui swab test  guna mendapatkan hasil yang lebih akurat,” jelasnya.

Sementara itu Adera Field Manager, Hermansyah mengatakan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran kewajiban pemenuhan protokol kesehatan dilingkungan Adera Field. Pihaknya juga mengeluarkan surat edaran Adera Field Manager yang berisikan aturan penerapan protokol kesehatan dilingkungan Adera Field.

“Sebisa mungkin setiap aturan protokol kesehatan agar kiranya dapat kita terapkan selama kita bekerja dan beraktifitas sehari-hari, baik dilingkungan kerja maupun di rumah. Sebab setiap diri kita atau siapapun tentunya berpotensi untuk tertular maupun menularkan kepada orang lain bisa siapa saja, termasuk anggota keluarga kita,” pungkasnya.[rlspep]

BERITA TERKAIT

Hajatan Sudah Boleh, Sekolah Tatap Muka Masih dilarang

19 Januari 2021 793

PALI [kabarpali.com] - Lucunya negeri ini! Begitu celetukan beberapa warga [...]

Adera Field Bantu 1000 Bibit Buah di WKP

13 Desember 2020 177

PALI [kabarpali.com] - Kamis (10/12/2020), Pertamina EP (PEP) Asset 2 [...]

Kembali Datangi Pemkab PALI, Poktan Sinar Meriu Kembali Pulang Kecewa

05 Desember 2020 599

PALI [kabarpali.com] - Puluhan lansia yang tergabung dalam Kelompok Tani [...]

close button