Ketua DPRD Janji Lunasi Hutang Pada Media, 2018 Nanti

Oleh Redaksi KABARPALI | 19 Oktober 2017
Diskusi antara pers PALI dengan Ketua DPRD PALI dan pihak Setwan.


PALI [kabarpali.com]  - Konflik antara Sekretariat DPRD PALI dengan insan pers terkait anggaran publikasi memperoleh titik terang. Ketua DPRD berjanji mengakomodir hal tersebut pada anggaran 2018 nanti. 
 
Pernyataan itu disampaikan tampuk pimpinan lembaga legislatif PALI ;  Drs H Soemarjono di depan puluhan pewarta yang bertugas di Bumi Serepat Serasan, Kamis siang (19/10/2017).
 
Menurut politisi PDIP tersebut, berapa pun jumlah hutang publikasi dimaksud akan dianggarkan pada APBD 2018, berhubung APBDP 2017 sudah berjalan. 
 
"Kami mohon maaf atas persoalan ini. Saya berjanji akan melunasinya pada 2018 nanti. Agar dimaklum pada APBDP 2017, dananya sangat minim. Sehingga tidak terakomodir," tutur pria yang akrab disapa Pakde itu. 
 
Bukan hanya itu, ia juga berjanji untuk memfasilitasi penyediaan ruangan khusus wartawan yang menjalankan tugas di DPRD untuk berkumpul atau menulis berita. 
 
"Silahkan dicatat. Nanti akan kita realisasikan tahun depan. Termasuk penambahan anggaran publikasi, mengingat tahun depan kegiatan politik dipastikan akan meningkat, menjelang Pileg 2019," ujarnya, di dampingi Kabag Umum Setwan ;  Mariono SE MSi.
 
Lebih lanjut, Pakde juga mohon maaf jika ada keluhan wartawan terkait sikap Sekwan atau staf DPRD lain yang terkesan melecehkan profesi juru warta. 
 
"Silahkan sampaikan pada kami bila ada perlakuan staf DPRD yang tidak menyenangkan. Akan kita bina, jika perlu kita ganti," tegasnya. 
 
Sementara itu, meski sedikit kecewa, Ketua PWI PALI ;  Nurul Falah SH, melalui Kabid Pembelaan Wartawan ; Joko Sadewo SH, sekaligus koordinator wartawan hari itu, menerima solusi yang ditawarkan oleh pihak DPRD PALI. 
 
"Ya, mau gimana lagi. Atas kesepakatan semua wartawan yang hadir kita menerima dan memegang janji Ketua DPRD PALI. Ke depan kita berharap DPRD dan media bisa benar benar bersinergi, dan tak ada lagi permasahan seperti ini, " ujarnya, usai diskusi.
 
Pemred PALI POST itu juga menambahkan, bahwa sesuai komitmen bersama dengan seluruh wartawan, hingga tagihan Advertorial dibayar, mereka akan boikot semua berita pencitraan DPRD PALI.
 
"Sementara ini tidak ada berita pencitraan atau seremonial. Namun, fungsi pers selaku kontrol sosial akan tetap kami jalankan," pungkasnya. [red]

BERITA LAINNYA

102114 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79797 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39680 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26392 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23729 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com]  - Konflik antara Sekretariat DPRD PALI dengan insan pers terkait anggaran publikasi memperoleh titik terang. Ketua DPRD berjanji mengakomodir hal tersebut pada anggaran 2018 nanti. 
 
Pernyataan itu disampaikan tampuk pimpinan lembaga legislatif PALI ;  Drs H Soemarjono di depan puluhan pewarta yang bertugas di Bumi Serepat Serasan, Kamis siang (19/10/2017).
 
Menurut politisi PDIP tersebut, berapa pun jumlah hutang publikasi dimaksud akan dianggarkan pada APBD 2018, berhubung APBDP 2017 sudah berjalan. 
 
"Kami mohon maaf atas persoalan ini. Saya berjanji akan melunasinya pada 2018 nanti. Agar dimaklum pada APBDP 2017, dananya sangat minim. Sehingga tidak terakomodir," tutur pria yang akrab disapa Pakde itu. 
 
Bukan hanya itu, ia juga berjanji untuk memfasilitasi penyediaan ruangan khusus wartawan yang menjalankan tugas di DPRD untuk berkumpul atau menulis berita. 
 
"Silahkan dicatat. Nanti akan kita realisasikan tahun depan. Termasuk penambahan anggaran publikasi, mengingat tahun depan kegiatan politik dipastikan akan meningkat, menjelang Pileg 2019," ujarnya, di dampingi Kabag Umum Setwan ;  Mariono SE MSi.
 
Lebih lanjut, Pakde juga mohon maaf jika ada keluhan wartawan terkait sikap Sekwan atau staf DPRD lain yang terkesan melecehkan profesi juru warta. 
 
"Silahkan sampaikan pada kami bila ada perlakuan staf DPRD yang tidak menyenangkan. Akan kita bina, jika perlu kita ganti," tegasnya. 
 
Sementara itu, meski sedikit kecewa, Ketua PWI PALI ;  Nurul Falah SH, melalui Kabid Pembelaan Wartawan ; Joko Sadewo SH, sekaligus koordinator wartawan hari itu, menerima solusi yang ditawarkan oleh pihak DPRD PALI. 
 
"Ya, mau gimana lagi. Atas kesepakatan semua wartawan yang hadir kita menerima dan memegang janji Ketua DPRD PALI. Ke depan kita berharap DPRD dan media bisa benar benar bersinergi, dan tak ada lagi permasahan seperti ini, " ujarnya, usai diskusi.
 
Pemred PALI POST itu juga menambahkan, bahwa sesuai komitmen bersama dengan seluruh wartawan, hingga tagihan Advertorial dibayar, mereka akan boikot semua berita pencitraan DPRD PALI.
 
"Sementara ini tidak ada berita pencitraan atau seremonial. Namun, fungsi pers selaku kontrol sosial akan tetap kami jalankan," pungkasnya. [red]

BERITA TERKAIT

Anggota DPRD PALI, Herdiyanto: Santri Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa dan Penguat Persatuan NKRI

22 Oktober 2026 286

PALI [kabarpali.com] – Memperingati Hari Santri Nasional, Herdiyanto, [...]

Herdianto Pimpin DPC PKB PALI 2026–2031, Bidik Tiga Kursi DPRD

20 Oktober 2026 476

PALI [kabarpali.com] – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai [...]

PGRI PALI Bakal Gelar Bedah Buku Perlindungan Hukum terhadap Guru, Perkuat Pemahaman Tenaga Pendidik

19 Oktober 2026 504

PALI [kabarpali.com] – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten [...]

close button