Kapan Tunjangan Guru 2020 Bakal dibayar? Begini Kata Kepala Disdik PALI

Ilustrasi/net
23 Januari 2021 Comments | PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR , PENDIDIKAN, Headline | Oleh Redaksi KABARPALI


PALI [kabarpali.com- Tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nampak mengeluh. Pasalnya hak mereka berupa tunjangan transport selama 6 bulan dan uang makan pada anggaran 2020, belum juga kunjung dibayar.
 
Akibatnya, memasuki tahun 2021, keluhan mereka pun makin santer terdengar, dan berharap Pemerintah Kabupaten PALI dapat segera merealisasikan hal tersebut.
 
"Harapan kami, tentu kiranya Pemkab PALI bisa segera mencairkan hak kami itu. Sebab, kami sangat membutuhkannya. Apalagi di saat pandemi Covid 19 saat ini, ekonomi kita sedang down," cetus seorang guru di Kecamatan Penukal, yang tak bersedia  namanya disebutkan.
 
Terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Drs Kamriadi MSi, saat dikonfirmasi, mengaku bahwa tunjangan transport dan uang makan ASN guru itu, memang terkendala pembayarannya. Hal itu disebabkan tunda bayar, karena transfer dari pusat yang belum terealisasi.
 
"Terkait tunjangan guru berupa transport selama 6 bulan dan uang makan guru ASN tertunda pembayarannya, pada anggaran 2020, kami memahami kondisi ini.
Ini terkait dengan belum tersedianya dana untuk pembayaran di Pemkab PALI," terangnya melalui pesan WA, Sabtu (23/1/2021).
 
Menurut Kamriadi, proses administrasi sudah selesai semua dan sudah diajukan ke DPKAD PALI di tahun 2020.
Tapi transfer dana dari pemerintah pusat ke Pemkab PALI yang menjadi masalah. Sehingga, menyebabkan terjadinya penundaan seluruh pembayaran.
 
"Kita bersama-sama berdoa agar seluruh penundaan pembayaran ini bisa diselesaikan di tahun 2021. Dan saat ini kami sudah memulai proses administrasi pengajuan usul transport dan uang makan guru ASN tahun 2021.
Kami berharap semua harus sabar," imbuhnya.
 
Ketika disinggung soal dana sertifikasi yang juga tertunda pembayarannya, menurut Kamriadi, juga sama kasusnya dengan dana transport guru. Terjadinya kekurangan dana, dimana pemerintah pusat mengirimkan dana sertifikasi yg tidak mencukupi sehingga terjadinya carry over.
 
"Tahun lalu juga kasusnya sama, terjadi cary over dan sudah dibayar.
Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa terbayar, baik transport dan uang makan guru maupun sertifikasi," pungkasnya.[red]

BERITA LAINNYA

16411 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

15650 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

14800 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

14450 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

12675 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018
PALI [kabarpali.com- Tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nampak mengeluh. Pasalnya hak mereka berupa tunjangan transport selama 6 bulan dan uang makan pada anggaran 2020, belum juga kunjung dibayar.
 
Akibatnya, memasuki tahun 2021, keluhan mereka pun makin santer terdengar, dan berharap Pemerintah Kabupaten PALI dapat segera merealisasikan hal tersebut.
 
"Harapan kami, tentu kiranya Pemkab PALI bisa segera mencairkan hak kami itu. Sebab, kami sangat membutuhkannya. Apalagi di saat pandemi Covid 19 saat ini, ekonomi kita sedang down," cetus seorang guru di Kecamatan Penukal, yang tak bersedia  namanya disebutkan.
 
Terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Drs Kamriadi MSi, saat dikonfirmasi, mengaku bahwa tunjangan transport dan uang makan ASN guru itu, memang terkendala pembayarannya. Hal itu disebabkan tunda bayar, karena transfer dari pusat yang belum terealisasi.
 
"Terkait tunjangan guru berupa transport selama 6 bulan dan uang makan guru ASN tertunda pembayarannya, pada anggaran 2020, kami memahami kondisi ini.
Ini terkait dengan belum tersedianya dana untuk pembayaran di Pemkab PALI," terangnya melalui pesan WA, Sabtu (23/1/2021).
 
Menurut Kamriadi, proses administrasi sudah selesai semua dan sudah diajukan ke DPKAD PALI di tahun 2020.
Tapi transfer dana dari pemerintah pusat ke Pemkab PALI yang menjadi masalah. Sehingga, menyebabkan terjadinya penundaan seluruh pembayaran.
 
"Kita bersama-sama berdoa agar seluruh penundaan pembayaran ini bisa diselesaikan di tahun 2021. Dan saat ini kami sudah memulai proses administrasi pengajuan usul transport dan uang makan guru ASN tahun 2021.
Kami berharap semua harus sabar," imbuhnya.
 
Ketika disinggung soal dana sertifikasi yang juga tertunda pembayarannya, menurut Kamriadi, juga sama kasusnya dengan dana transport guru. Terjadinya kekurangan dana, dimana pemerintah pusat mengirimkan dana sertifikasi yg tidak mencukupi sehingga terjadinya carry over.
 
"Tahun lalu juga kasusnya sama, terjadi cary over dan sudah dibayar.
Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa terbayar, baik transport dan uang makan guru maupun sertifikasi," pungkasnya.[red]

BERITA TERKAIT

Ajak Pemuda Sukseskan PSU, Polres PALI Gelar FGD

31 Maret 2021 326

Penukal Utara [kabarpali.com] - Menyonsong pelaksanaan Pemilihan Suara [...]

Kamriadi : Gedung SMPN 9 Talang Ubi Sekarang Sudah dipakai

24 Januari 2021 210

PALI [kabarpali.com] - Kondisi Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 (SMPN 9) [...]

Hajatan Sudah Boleh, Sekolah Tatap Muka Masih dilarang

19 Januari 2021 1023

PALI [kabarpali.com] - Lucunya negeri ini! Begitu celetukan beberapa warga [...]

close button