Hindari Corona, Begini Kebijakan Akad Nikah di PALI

Ilustrasi/net/factualnews.co
27 Maret 2020 Comments | PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR , SPIRITUAL, KESEHATAN & KELUARGA, Headline | Oleh Redaksi KABARPALI


PALI [kabarpali.com] - Wabah Corona atau Covid-19 yang tengah menjadi persoalan dunia dan di Indonesia saat ini ternyata berdampak pada semua lini kehidupan. Terutama merubah cara dalam berinteraksi antar sesama. Agar virus mematikan itu tidak berpotensi menular pada orang lain.
 
Selain larangan penyelenggaraan berkerumun massa dalam jumlah banyak, yang menyangkut penyelenggaraan ibadah, pendidikan, resepsi maupun kegiatan ceremoni lainnya, hal itu juga berlaku pada prosesi pernikahan.
 
Terkait hal tersebut, baru-baru ini, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Budi Apriadi SAg, memberikan himbauan pada masyarakat yang hendak melakukan urusan di KUA Talang Ubi agar cukup melakukan via layanan internet whatsapp.
 
"Sehubungan dengan penanganan Covid 19 di wilayah Talang Ubi, dengan ini untuk sementara  pelayanan KUA Kecamatan Talang Ubi dari tanggal 26 Maret sampai dengan 11 April 2020 di lakukan dari rumah melalui layanan internet whatsapp," terang Budi.
 
Sedangkan untuk masyarakat yang akan mengadakan akad nikah, ia menyarankan agar menghubungi nomor WA-nya (08127848787), atau melalui P3N di wilayah Talang Ubi.
 
"Para P3N tersebut yakni H. Robiyanto S Sis I ; Letro Lehan ( Alex bengkel) ; Muji Simpang Tais ; Khairullah Talang Ubi Selatan ; Burhasan Pasar Bhayangkara ; Murdhani Pelita Talang Ubi Timur ; Hasani Talang Tumbuh ; dan Surod Benuang," jelasnya.
 
Disampaikan Budi, bahwa syarat-syarat pernikahan bisa di kumpul melalui perwakilan P3N tersebut. Selain itu sesuai dengan arahan Dirjen Bimas Islam, ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam pelaksanaan akad nikah.
 
"Akad nikah hanya boleh di hadiri maksimal 10 orang, Ijab dan qobul tidak perlu saling berjabat tangan, sebelum akad nikah para hadirin baik petugas maupun calon pengantin (catin), wali, dan saksi di harapkan mencuci tangan terlebih dahulu atau tuan rumah menyediakan hand sanitazer, serta tidak boleh melakukan pesta perkawinan yang mengundang orang banyak," pungkasnya.[red]

BERITA LAINNYA

16237 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

15544 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019

14702 KaliPura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) [...]

30 November 2018

14340 KaliTak Hanya Bupati Muara Enim, KPK Juga Tangkap Pengusaha & Kepala Dinas PUBM

SUMSEL - Bupati Muara Enim, H, Ahmad Yani,  diduga [...]

03 September 2019

12582 KaliPolisi Amankan Sabu Senilai 2 Miliar di Air Itam, Bandarnya Berhasil Kabur

Penukal [kabarpali.com] - Warga Bumi Serepat Serasan mendadak gempar. Polisi [...]

20 Maret 2018
PALI [kabarpali.com] - Wabah Corona atau Covid-19 yang tengah menjadi persoalan dunia dan di Indonesia saat ini ternyata berdampak pada semua lini kehidupan. Terutama merubah cara dalam berinteraksi antar sesama. Agar virus mematikan itu tidak berpotensi menular pada orang lain.
 
Selain larangan penyelenggaraan berkerumun massa dalam jumlah banyak, yang menyangkut penyelenggaraan ibadah, pendidikan, resepsi maupun kegiatan ceremoni lainnya, hal itu juga berlaku pada prosesi pernikahan.
 
Terkait hal tersebut, baru-baru ini, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Budi Apriadi SAg, memberikan himbauan pada masyarakat yang hendak melakukan urusan di KUA Talang Ubi agar cukup melakukan via layanan internet whatsapp.
 
"Sehubungan dengan penanganan Covid 19 di wilayah Talang Ubi, dengan ini untuk sementara  pelayanan KUA Kecamatan Talang Ubi dari tanggal 26 Maret sampai dengan 11 April 2020 di lakukan dari rumah melalui layanan internet whatsapp," terang Budi.
 
Sedangkan untuk masyarakat yang akan mengadakan akad nikah, ia menyarankan agar menghubungi nomor WA-nya (08127848787), atau melalui P3N di wilayah Talang Ubi.
 
"Para P3N tersebut yakni H. Robiyanto S Sis I ; Letro Lehan ( Alex bengkel) ; Muji Simpang Tais ; Khairullah Talang Ubi Selatan ; Burhasan Pasar Bhayangkara ; Murdhani Pelita Talang Ubi Timur ; Hasani Talang Tumbuh ; dan Surod Benuang," jelasnya.
 
Disampaikan Budi, bahwa syarat-syarat pernikahan bisa di kumpul melalui perwakilan P3N tersebut. Selain itu sesuai dengan arahan Dirjen Bimas Islam, ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam pelaksanaan akad nikah.
 
"Akad nikah hanya boleh di hadiri maksimal 10 orang, Ijab dan qobul tidak perlu saling berjabat tangan, sebelum akad nikah para hadirin baik petugas maupun calon pengantin (catin), wali, dan saksi di harapkan mencuci tangan terlebih dahulu atau tuan rumah menyediakan hand sanitazer, serta tidak boleh melakukan pesta perkawinan yang mengundang orang banyak," pungkasnya.[red]

BERITA TERKAIT

BPJS Kesehatan Desak Pemkab PALI Segera Lunasi Tunggakan

22 Februari 2021 570

PALI [kabarpali.com] - Menindaklanjuti persoalan tunggakan premi Peserta [...]

Hajatan Sudah Boleh, Sekolah Tatap Muka Masih dilarang

19 Januari 2021 950

PALI [kabarpali.com] - Lucunya negeri ini! Begitu celetukan beberapa warga [...]

Mulai Pemberkasan, CPNS Serbu RSUD dan Polres PALI

03 November 2020 804

PALI [kabarpali.com] – Pasca pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) [...]

close button