Antisipasi Badai Siklon Tropis, BPBD PALI Terbitkan 12 Imbauan Penting untuk Masyarakat
PALI, [Kabar Pali] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi perkembangan Badai Siklon Tropis yang dapat berdampak pada wilayah PALI. Fenomena ini diprediksi dapat meningkatkan intensitas hujan, angin kencang, serta risiko bencana hidrometeorologi.
Bupati PALI Asgianto, S.T., bersama Wakil Bupati Iwan Tuaji, S.H., memberikan dukungan penuh terhadap upaya mitigasi yang dilakukan BPBD. Keduanya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, bergerak cepat apabila kondisi cuaca memburuk, serta mengutamakan keselamatan di atas segalanya.
Kepala BPBD PALI, Ir. Ahmad Hidayat, S.T., M.M., turut mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Kita harus siaga dan tanggap terhadap perubahan cuaca yang terjadi. Upaya peringatan dini serta deteksi dini sangat penting dilakukan agar potensi ancaman dapat diidentifikasi lebih awal sebelum berkembang menjadi bencana besar,” ujarnya.
12 Imbauan BPBD PALI untuk Antisipasi Siklon Tropis:
1. Kumpulkan warga desa/kelurahan dan aktifkan sistem informasi siaga bencana. Libatkan perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta relawan untuk memantau cuaca dan area rawan secara bergiliran.
2. Gunakan kentongan, pengeras suara masjid, atau grup WhatsApp desa sebagai sistem alarm dini.
3. Warga di wilayah rawan seperti tepi sungai atau bawah tebing diminta mengevakuasi diri lebih awal ketika cuaca memburuk.
4. Amankan benda atau bangunan yang berpotensi terhempas angin, termasuk atap rumah, papan reklame, dan pohon tua.
5. Hindari berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, baliho, serta area terbuka saat angin kencang.
6. Bersihkan saluran air agar aliran tidak tersumbat.
7. Matikan listrik ketika hujan lebat atau banjir untuk mencegah korsleting.
8. Siapkan persediaan logistik seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan.
9. Hindari aktivitas di sungai saat debit meningkat; warga bantaran sungai dianjurkan menyiapkan perahu/rakit sebagai antisipasi banjir.
10. Pantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD PALI.
11. Segera laporkan kejadian bencana kepada pemerintah desa/kelurahan, BPBD, TNI, atau Polri.
12. Tingkatkan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing agar PALI terhindar dari musibah.
Bupati Asgianto dan Wabup Iwan Tuaji juga mengajak seluruh elemen masyarakat saling membantu, menjaga lingkungan, serta memperkuat koordinasi antarwilayah dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Mari kita berdoa agar Kabupaten PALI selalu diberi perlindungan dan dijauhkan dari segala bencana,” tutup Kepala BPBD PALI. []










