Seluruh Dewan Pendidikan se-Sumsel Berkumpul Bahas Pembenahan Pendidikan

Oleh Redaksi KABARPALI | 01 Desember 2025


Palembang [kabarpali.com] — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pendidikan se-Sumatera Selatan resmi dibuka di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin–Selasa, 1–2 Desember 2025. Kegiatan ini mempertemukan seluruh unsur Dewan Pendidikan kabupaten/kota, Ketua MKKS se-Sumatera Selatan, serta perwakilan Komite SMA untuk membahas penguatan mutu pendidikan di wilayah Sumsel.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. Supadmi Kohar, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran seluruh peserta. Ia berharap pertemuan ini mampu merumuskan kebijakan strategis dan rekomendasi konstruktif demi kemajuan pendidikan di Sumsel.

“Semoga rapat ini melahirkan masukan positif bagi perbaikan dunia pendidikan. Kita juga akan membahas isu perundungan di sekolah, dan saya berharap hasil diskusinya dapat diimplementasikan untuk meminimalisir kasus-kasus tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menegaskan bahwa kasus perundungan (bullying) merupakan persoalan serius yang bisa terjadi pada siapa saja. Karena itu, menurutnya, seluruh pihak termasuk Dewan Pendidikan harus berperan aktif mencari solusi.

“Bullying bisa terjadi kapan saja. Perlu langkah bersama untuk mencegahnya. Dewan Pendidikan adalah mitra penting yang memberikan saran dan masukan demi perbaikan dunia pendidikan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Gubernur Sumsel bahwa seorang pemimpin, termasuk kepala sekolah, harus mampu menjadi teladan dan penengah ketika terjadi persoalan.

“Kepala sekolah harus bisa mengayomi, bukan memprovokasi. Rakerwil ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat komitmen dalam membenahi pendidikan di Sumatera Selatan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar bertema Mengantisipasi Perundungan di Sekolah yang menghadirkan tiga narasumber: Dr. Drs. H. Supadmi Kohar, Dr. Drs. H. Abu Hanifah, dan Dr. Ir. Alhanan Sukri.

Seminar ini diharapkan mampu memberikan perspektif dan strategi baru dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi peserta didik.[red]

BERITA LAINNYA

101849 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

78860 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39254 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25639 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23424 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Palembang [kabarpali.com] — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pendidikan se-Sumatera Selatan resmi dibuka di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin–Selasa, 1–2 Desember 2025. Kegiatan ini mempertemukan seluruh unsur Dewan Pendidikan kabupaten/kota, Ketua MKKS se-Sumatera Selatan, serta perwakilan Komite SMA untuk membahas penguatan mutu pendidikan di wilayah Sumsel.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. Supadmi Kohar, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran seluruh peserta. Ia berharap pertemuan ini mampu merumuskan kebijakan strategis dan rekomendasi konstruktif demi kemajuan pendidikan di Sumsel.

“Semoga rapat ini melahirkan masukan positif bagi perbaikan dunia pendidikan. Kita juga akan membahas isu perundungan di sekolah, dan saya berharap hasil diskusinya dapat diimplementasikan untuk meminimalisir kasus-kasus tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menegaskan bahwa kasus perundungan (bullying) merupakan persoalan serius yang bisa terjadi pada siapa saja. Karena itu, menurutnya, seluruh pihak termasuk Dewan Pendidikan harus berperan aktif mencari solusi.

“Bullying bisa terjadi kapan saja. Perlu langkah bersama untuk mencegahnya. Dewan Pendidikan adalah mitra penting yang memberikan saran dan masukan demi perbaikan dunia pendidikan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Gubernur Sumsel bahwa seorang pemimpin, termasuk kepala sekolah, harus mampu menjadi teladan dan penengah ketika terjadi persoalan.

“Kepala sekolah harus bisa mengayomi, bukan memprovokasi. Rakerwil ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat komitmen dalam membenahi pendidikan di Sumatera Selatan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar bertema Mengantisipasi Perundungan di Sekolah yang menghadirkan tiga narasumber: Dr. Drs. H. Supadmi Kohar, Dr. Drs. H. Abu Hanifah, dan Dr. Ir. Alhanan Sukri.

Seminar ini diharapkan mampu memberikan perspektif dan strategi baru dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi peserta didik.[red]

BERITA TERKAIT

Merajut Harapan dari Jerami: Ketika Limbah Panen Mengubah Nasib Petani Pengabuan

20 Mei 2026 200

PALI [kabarpali.com] — Selepas panen, hamparan sawah di Desa Pengabuan, [...]

Penutupan Desa Wisata Gunung Dempo Tuai Sorotan, Alfrenzi Dorong Solusi Bersama

30 April 2026 291

[kabarpali.com] - Penutupan kawasan Desa Wisata Gunung Dempo di Kota Pagar Alam [...]

Marak Calo Klaim BPJS Ketenagakerjaan, Warga PALI dan Sekitarnya Resah

24 April 2026 410

Prabumulih [kabarpali.com] - Masyarakat di wilayah Kabupaten PALI, Muara Enim, [...]

close button