Warga Talang Ubi Diminta Waspada, Dugaan Aksi Hipnotis Marak Terjadi

Oleh Redaksi KABARPALI | 09 Januari 2026
Warga yang hampir menjadi korban tindak kejahatan hipnotis.


PALI [kabarpali.com] — Warga Kecamatan Talang Ubi, khususnya di wilayah Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, akhir-akhir ini mulai ramai diperbincangkan dugaan tindak kejahatan dengan modus hipnotis yang menyasar masyarakat di ruang publik, salah satunya di area Pasar Pendopo.

Salah satu dugaan kejadian tersebut dituturkan oleh seorang warga bernama Wama N melalui akun media sosial Facebook miliknya. Dalam unggahannya, Wama menceritakan pengalaman seorang kerabatnya yang nyaris menjadi korban aksi hipnotis oleh orang tak dikenal, yang berpura-pura menawarkan barang dagangan berupa perabotan rumah tangga, seperti kipas angin dan sejenisnya.

Menurut penuturan tersebut, pelaku awalnya menawarkan barang sambil meminta korban memilih kupon. Tanpa disadari, korban kemudian disentuh oleh salah satu pelaku dan sejak saat itu mulai kehilangan kesadaran.

"Dalam kondisi tersebut, korban bahkan diarahkan untuk membeli barang dan diminta melakukan pembayaran, meski telah menyatakan tidak membawa uang. Pelaku sempat menyarankan pembayaran menggunakan perhiasan berupa gelang yang dikenakan korban," tuturnya, Kamis (8/1/2026).

Korban baru tersadar setelah ditegur oleh seorang langganan di tempat ia biasa berbelanja, yang merasa heran karena korban tidak seperti biasanya, yakni tidak menyapa dengan ucapan salam.

Setelah sadar, korban langsung meminta kembali uang yang telah berada di tangan pelaku, sembari menyebut akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Peristiwa itu terjadi di dalam kawasan Pasar Pendopo.

Unggahan tersebut pun mendapat perhatian luas dari warganet dan memicu kekhawatiran masyarakat. Wama dalam pesannya mengimbau warga untuk saling peduli dan lebih berhati-hati, mengingat banyaknya modus yang digunakan pelaku kejahatan demi mendapatkan keuntungan secara tidak halal.

Menyikapi hal ini, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya kepada orang asing, terutama yang menawarkan barang dengan cara mencurigakan.

Jika menemukan atau mengalami kejadian serupa, warga diharapkan segera melapor kepada aparat keamanan setempat agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.[red]

BERITA LAINNYA

101446 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

77851 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

38697 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

24993 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

22960 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] — Warga Kecamatan Talang Ubi, khususnya di wilayah Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, akhir-akhir ini mulai ramai diperbincangkan dugaan tindak kejahatan dengan modus hipnotis yang menyasar masyarakat di ruang publik, salah satunya di area Pasar Pendopo.

Salah satu dugaan kejadian tersebut dituturkan oleh seorang warga bernama Wama N melalui akun media sosial Facebook miliknya. Dalam unggahannya, Wama menceritakan pengalaman seorang kerabatnya yang nyaris menjadi korban aksi hipnotis oleh orang tak dikenal, yang berpura-pura menawarkan barang dagangan berupa perabotan rumah tangga, seperti kipas angin dan sejenisnya.

Menurut penuturan tersebut, pelaku awalnya menawarkan barang sambil meminta korban memilih kupon. Tanpa disadari, korban kemudian disentuh oleh salah satu pelaku dan sejak saat itu mulai kehilangan kesadaran.

"Dalam kondisi tersebut, korban bahkan diarahkan untuk membeli barang dan diminta melakukan pembayaran, meski telah menyatakan tidak membawa uang. Pelaku sempat menyarankan pembayaran menggunakan perhiasan berupa gelang yang dikenakan korban," tuturnya, Kamis (8/1/2026).

Korban baru tersadar setelah ditegur oleh seorang langganan di tempat ia biasa berbelanja, yang merasa heran karena korban tidak seperti biasanya, yakni tidak menyapa dengan ucapan salam.

Setelah sadar, korban langsung meminta kembali uang yang telah berada di tangan pelaku, sembari menyebut akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Peristiwa itu terjadi di dalam kawasan Pasar Pendopo.

Unggahan tersebut pun mendapat perhatian luas dari warganet dan memicu kekhawatiran masyarakat. Wama dalam pesannya mengimbau warga untuk saling peduli dan lebih berhati-hati, mengingat banyaknya modus yang digunakan pelaku kejahatan demi mendapatkan keuntungan secara tidak halal.

Menyikapi hal ini, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya kepada orang asing, terutama yang menawarkan barang dengan cara mencurigakan.

Jika menemukan atau mengalami kejadian serupa, warga diharapkan segera melapor kepada aparat keamanan setempat agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.[red]

BERITA TERKAIT

Maling Sapi Profesional Beraksi di PALI, Satu Ekor Disembelih Tengah Hari

14 Januari 2026 443

PALI [kabarpali.com] - Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali [...]

Lima Warga PALI Dikirim Ikuti Program PPSDM Migas 2026

12 Januari 2026 293

PALI [kabarpali.com] - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas [...]

Kadis PUTR PALI Klarifikasi Anggaran MCK: IPAL Komunal Sudah Ada di APBD 2025, Dialihkan Agar Lebih Bermanfaat

11 Januari 2026 331

PALI [kabarpali.com] — Polemik anggaran pembangunan MCK yang belakangan [...]

close button