Pura-pura Minta Kerok, Mertua Coba Perkosa Menantunya

Pelaku percobaan pemerkosaan pada menantu.
30 November 2018 Comments | Headline, PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR | Oleh Redaksi KABARPALI


Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI. Berpura-pura sakit dan minta diobati oleh menantu, ia justru berusaha memperkosanya.
 
Insiden miris ini terjadi di rumah IC binti NA (23) istri dari anak kandung pelaku sendiri bernama Al bin Irsanto (22) di Jalan Merdeka Talang Ubi, Rabu (17 Oktober 2018), sekira pukul 12.30 WIB.
 
Seperti penuturan korban pada laporannya di Mapolsek Talang Ubi, kronologis kejadian bermula saat mertuanya datang ke rumah korban ketika suaminya sedang tak ada. Kepada korban pelaku mengaku sakit gigi dan minta obat.
 
"Saat saya mengambil obat, kemudian mertua saya itu meminta agar dikerok saja punggungnya. Karena tak curiga dengan niatnya, saya pun mengerok mertua saya itu," tutur korban di hadapan petugas.
 
Namun, ketika tengah dikerok, lanjut IC, pelaku tiba-tiba membalikkan badan dan memeluknya, disertai berusaha mencium bibir dan pipi, juga meremas dada korban.
 
"Saya pun berusaha berontak, Pak. Tetapi pelaku mengancam akan membunuh saya. Nah, ketika pelaku sedang melepas celananya, saya kemudian teriak dan berlari," tukasnya.
 
Karena merasa terancam dan ketakutan, dengan ditemani saksi dan membawa barang bukti berupa satu lembar pakaian baju tidur model daster warna biru putih, ia pun lalu melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Talang Ubi.
 
Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SIK melalu Kasubbag Humas dan Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Okto Iwan Setiawan ST membenarkan laporan korban. Berdasar keterangan saksi, pihaknya pun lalu berusaha mendeteksi keberadaan pelaku dan menangkapnya.
 
"Setelah diketahui keberadaan pelaku sedang berada di salah satu rumah di Desa Babat, dengan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi IPDA Muh Arafah SH, kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku," ujar Kapolsek.
 
Paat proses penangkapan pelaku, ia tidak melakukan perlawanan dan saat digeledah di temukan BB berupa alat isap bong dan korek api. Kepada petugas, pelaku mengakui baru saja menggunakan sabu dan mengakui BB itu adalah miliknya.
 
"Pelaku dan BB kini sudah diamankan dan dibawa ke Polsek Talang Ubi guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku terancam pelanggaran pasal tentang Percobaan Pemerkosaan Pasal 285 KUHP jo 53 ayat (1) KUHP," pungkasnya.[red]

BERITA LAINNYA

53700 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

20893 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

20081 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

19409 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

18849 KaliFenomena Apa? Puluhan Gajah Liar di PALI Mulai Turun ke Jalan

PALI [kabarpali.com] - Ulah sekumpulan satwa bertubuh besar mendadak [...]

15 Desember 2019
Talang Ubi [kabarpali.com] - Tak patut sekali ulah Irsanto bin Zainal (39) warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI. Berpura-pura sakit dan minta diobati oleh menantu, ia justru berusaha memperkosanya.
 
Insiden miris ini terjadi di rumah IC binti NA (23) istri dari anak kandung pelaku sendiri bernama Al bin Irsanto (22) di Jalan Merdeka Talang Ubi, Rabu (17 Oktober 2018), sekira pukul 12.30 WIB.
 
Seperti penuturan korban pada laporannya di Mapolsek Talang Ubi, kronologis kejadian bermula saat mertuanya datang ke rumah korban ketika suaminya sedang tak ada. Kepada korban pelaku mengaku sakit gigi dan minta obat.
 
"Saat saya mengambil obat, kemudian mertua saya itu meminta agar dikerok saja punggungnya. Karena tak curiga dengan niatnya, saya pun mengerok mertua saya itu," tutur korban di hadapan petugas.
 
Namun, ketika tengah dikerok, lanjut IC, pelaku tiba-tiba membalikkan badan dan memeluknya, disertai berusaha mencium bibir dan pipi, juga meremas dada korban.
 
"Saya pun berusaha berontak, Pak. Tetapi pelaku mengancam akan membunuh saya. Nah, ketika pelaku sedang melepas celananya, saya kemudian teriak dan berlari," tukasnya.
 
Karena merasa terancam dan ketakutan, dengan ditemani saksi dan membawa barang bukti berupa satu lembar pakaian baju tidur model daster warna biru putih, ia pun lalu melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Talang Ubi.
 
Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SIK melalu Kasubbag Humas dan Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Okto Iwan Setiawan ST membenarkan laporan korban. Berdasar keterangan saksi, pihaknya pun lalu berusaha mendeteksi keberadaan pelaku dan menangkapnya.
 
"Setelah diketahui keberadaan pelaku sedang berada di salah satu rumah di Desa Babat, dengan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi IPDA Muh Arafah SH, kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku," ujar Kapolsek.
 
Paat proses penangkapan pelaku, ia tidak melakukan perlawanan dan saat digeledah di temukan BB berupa alat isap bong dan korek api. Kepada petugas, pelaku mengakui baru saja menggunakan sabu dan mengakui BB itu adalah miliknya.
 
"Pelaku dan BB kini sudah diamankan dan dibawa ke Polsek Talang Ubi guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku terancam pelanggaran pasal tentang Percobaan Pemerkosaan Pasal 285 KUHP jo 53 ayat (1) KUHP," pungkasnya.[red]

BERITA TERKAIT

Korupsi KUR, Begini Motif yang dilakukan Mantan Kepala Bank di PALI

22 Mei 2024 864

PALI [kabarpali.com] - Seorang mantan Kepala Bank milik pemerintah di Unit [...]

Mantan Kepala Bank di Betung Abab Jadi Tersangka Korupsi KUR

21 Mei 2024 2394

PALI [kabarpali.com] – Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab [...]

Berbagai Pihak Desak Polri Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Robi di PALI

21 Mei 2024 2539

PALI [kabarpali.com] – Kematian tragis Robi Oktavian (21), warga Desa [...]

close button