Piton Raksasa yang Ditangkap di Sungai Limpah Lepas, Warga Resah

Oleh Redaksi KABARPALI | 22 Mei 2018
Ular piton yang ditangkap warga di Sungai Limpah Kecamatan Talang Ubi PALI. (photo:net)


Talang Ubi [kabarpali.com] - Ular piton raksasa sepanjang 8 meter yang ditangkap di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, lepas. Warga resah karena khawatir ternak mereka akan dimangsa.

"Warga ada yang mulai resah, terutama anak-anak dan pemilik ternak," kata Kepala Dusun II Desa Sungai Limpah, Ali Sipin, saat dihubungi via telepon, Minggu (20/5/2018).

Sipin mengatakan ular piton raksasa yang diikat di halaman rumahnya lepas dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Sipin mengaku masih sempat melihat ular itu pada pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

"Sekitar jam 01.00 WIB malam saya pulang dari rumah warga masih ada ularnya, masih dalam kondisi terikat. Saya juga kaget pas bangun saat orang sahur kok nggak ada lagi, sudah dicari nggak ketemu," ujar Sipin.

Sipin mengakui reptil itu memang tidak diikat terlalu kencang karena khawatir ular itu bisa mati. Sehingga warga hanya membuat simpul tali agar ular tidak lepas.

Dia mengatakan warga sempat mencari keberadaan ular piton raksasa yang lepas itu, namun, hasilnya nihil. "Tadi sempat dicari sama warga, sudah nggak ketemu. Mungkin sudah masuk ke sungai karena dekat kampung ini juga ada anak sungai," terangnya.

Dihubungi tepisah Kepala BKSDA Sumsel, Genman P Hasibuan mengatakan telah mengirim tim ke desa tersebut. Dia mengimbau warga tetap waspada hingga ular itu diketemukan.

"Tim disana sudah saya minta cek, apa benar masih ada atau tidak. Tapi kalau sudah lepas ya sulit itu ditemukan lagi. Saya menghimbau warga untuk tetap waspada dulu," kata Genman.[red/detik]

BERITA LAINNYA

101689 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

78618 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39082 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25369 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23255 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Talang Ubi [kabarpali.com] - Ular piton raksasa sepanjang 8 meter yang ditangkap di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, lepas. Warga resah karena khawatir ternak mereka akan dimangsa.

"Warga ada yang mulai resah, terutama anak-anak dan pemilik ternak," kata Kepala Dusun II Desa Sungai Limpah, Ali Sipin, saat dihubungi via telepon, Minggu (20/5/2018).

Sipin mengatakan ular piton raksasa yang diikat di halaman rumahnya lepas dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Sipin mengaku masih sempat melihat ular itu pada pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

"Sekitar jam 01.00 WIB malam saya pulang dari rumah warga masih ada ularnya, masih dalam kondisi terikat. Saya juga kaget pas bangun saat orang sahur kok nggak ada lagi, sudah dicari nggak ketemu," ujar Sipin.

Sipin mengakui reptil itu memang tidak diikat terlalu kencang karena khawatir ular itu bisa mati. Sehingga warga hanya membuat simpul tali agar ular tidak lepas.

Dia mengatakan warga sempat mencari keberadaan ular piton raksasa yang lepas itu, namun, hasilnya nihil. "Tadi sempat dicari sama warga, sudah nggak ketemu. Mungkin sudah masuk ke sungai karena dekat kampung ini juga ada anak sungai," terangnya.

Dihubungi tepisah Kepala BKSDA Sumsel, Genman P Hasibuan mengatakan telah mengirim tim ke desa tersebut. Dia mengimbau warga tetap waspada hingga ular itu diketemukan.

"Tim disana sudah saya minta cek, apa benar masih ada atau tidak. Tapi kalau sudah lepas ya sulit itu ditemukan lagi. Saya menghimbau warga untuk tetap waspada dulu," kata Genman.[red/detik]

BERITA TERKAIT

Demokrasi di Ujung Jari: Antara Kritik, Emosi, dan Kekuasaan

09 Januari 2026 831

 Opini oleh : J. Sadewo,S.H.,M.H.*) Perubahan peradaban adalah [...]

Dilema di Balik Anggaran: Ketika TKD Dipangkas, Rakyat yang Menahan Napas

06 Januari 2026 459

Pagi di awal 2026 terasa berbeda di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

Mantan Anggota DJSN RI Pertanyakan Kebijakan Pemkab PALI Tak Anggarkan Iuran JKN 40.499 Warga

06 Januari 2026 1331

PALI [kabarpali.com] – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab [...]

close button