Cuaca Panas Ekstrem Landa Sumsel, Suhu di PALI Sentuh 35°C — BMKG dan Dinkes Imbau Warga Waspada
PALI [kabarpali.com] — Minggu (2/11/2025), Udara terasa menyengat di siang hari. Itulah yang kini dirasakan warga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan sejumlah daerah lain di Sumatera Selatan. Dalam sepekan terakhir, suhu udara di wilayah ini melonjak hingga mencapai 33–35°C, membuat aktivitas masyarakat terasa lebih berat dari biasanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, fenomena suhu panas ini masih akan berlangsung hingga awal November, seiring dengan puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Sumsel.
“Kondisi udara kering dan minim awan menyebabkan penyinaran matahari lebih intens, sehingga suhu terasa sangat terik,” jelas BMKG dalam keterangan resminya.
BMKG Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan melaporkan, sekitar 79 persen wilayah provinsi ini telah memasuki musim kemarau sejak Juni 2025. Kondisi tersebut turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat suhu tinggi dan kelembapan udara yang rendah.
Untuk Kabupaten PALI, data prakiraan menunjukkan rentang suhu harian berkisar 24–32°C, namun bisa menembus lebih dari itu pada siang hari, terutama di area terbuka yang minim vegetasi dan bayangan awan.
Tak hanya berdampak pada lingkungan, cuaca panas juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Sumsel mengingatkan agar warga menjaga daya tahan tubuh dan mencegah dehidrasi.
“Batasi aktivitas fisik di luar ruangan saat siang terik, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung seperti topi atau payung, dan segera periksa ke fasilitas kesehatan bila muncul gejala seperti pusing, mual, atau kelelahan ekstrem,” demikian imbauan resmi Kemenkes.
Kelompok rentan seperti bayi, lansia, penderita penyakit kronis, serta pekerja luar ruangan diingatkan untuk mendapatkan perhatian khusus. Selain itu, masyarakat diimbau tidak membakar lahan atau sampah sembarangan, karena dapat memicu karhutla di tengah kondisi udara kering saat ini.
Tips Menghadapi Cuaca Panas dari BMKG & Dinkes
• Perbanyak minum air putih dan hindari minuman berkafein atau beralkohol.
• Kurangi aktivitas berat di luar ruangan pada pukul 10.00–15.00 WIB.
• Gunakan pakaian longgar dan berwarna terang untuk membantu tubuh tetap sejuk.
• Pantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan ikuti imbauan dinas kesehatan.
• Segera laporkan titik api atau indikasi kebakaran kepada aparat setempat.
BMKG memastikan pihaknya akan terus memantau perkembangan suhu ekstrem dan mempublikasikan peringatan dini jika potensi cuaca ekstrem meningkat. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada menghadapi perubahan suhu yang ekstrem ini.[red]










